PROTOKOL ABC (edited 16 September 2017)
Protokol ABC adalah langkah-langkah yang disusun secara sistematis dan menyeluruh untuk memulihkan tubuh dari paparan scabies. Protokol ini terdiri dari 3 langkah :
Langkah A - USIR KUTU KELUAR TUBUH,
Langkah B, MEMULIHKAN KULIT
Langkah C, TERAPI LINGKUNGAN
Apa saja bahan-bahan utama yang dipergunakan dalam PROTOKOL ABC?
1. hidrogen peroxide (H2O2) konsentrasi 3% (untuk kompres) dan 35% atau 50% (untuk terapi oral dan transdermal/mandi berendam).
2. Garam borax/Sodium Borate
3. Epsom Salt (MgSO4)
4. Baking Soda (NaHCO3)
5. Bubuk Diatomaceous Earth (Diatomix)
6. Lotion dari bahan alami
7. Herbal untuk membantu immune booster dan mengasup nutrisi yang membantu pemulihan kulit: VCO, sambiloto, kelor, cengkeh, kunyit, binahong, MSM, Vit C ester C dll
Alat yang dibutuhkan :
1. Ember mandi besar untuk berendam
2. Kapas untuk kompres
Ketiga langkah dalam PROTOKOL ABC ini secara rinci dijelaskan sebagai berikut.
Langkah A. USIR KUTU KELUAR TUBUH
Langkah pertama haruslah dengan cara mengusir kutu yang menjadi penyebab gatal yg sangat yg disertai kerusakan kulit yang dapat meluas.
Keberhasilan langkah ini sangat menentukan untuk pemulihan yang tuntas tanpa kambuh lagi.
Caranya adalah sebagai berikut:
- KOMPRES kulit dengan H2O2 3% sehari sekali pada kulit yg terinfeksi. Pada kulit yg luka atau bekas lobang masuk kutu akan nampak memutih dan menonjol keluar. Jangan khawatir bila hal ini terjadi, kulit sedang proses healing. Setelahnya kulit akan mengering dan siap diberi treatment lotion / obat oles untuk pemulihan.
- MANDI BERENDAM dengan 2 cangkir borax (garam sodium borate, penampakan bentuknya mirip garam epsom) dan 1 gelas (~ 250 ml) H2O2 35% atau 50% sebanyak 2x sehari, bila area sudah menjangkiti hampir seluruh tubuh. Lakukan setiap hari selama masih gatal.
Tips: untuk mengurangi keinginan menggaruk, mengurangi resiko penyebaran telur scabies dan infeksi bakteri, pakaikan kaus kaki dan baju panjang langsung setelah mandi dan diole lotion.
Langkah B. PEMULIHAN KULIT
Sel-sel kulit tubuh manusia sebenarnya memiliki kemampuan untuk self healing. Cara-cara yang disarankan dalam langkah B ini semata-mata adalah untuk meningkatkan kemampuan sel2 kulit untuk memulihkan dirinya sendiri. Yaitu dengan cara mengasup nutrisi yang dibutuhkannya untuk meregenerasi sel, membunuh parasit dan bakteri yang masuk, dan membuang residu metabolisme/toksin dari sel.
Langkah ini bisa dilakukan pada periode yg sama dengan langkah A.
💗 BOOSTER Imun dengan terapi alkaline, asupan Vit C dosis tinggi dan kolagen (Jelly gamat), minum VCO, minum Herba pahit seperti sambiloto, cengkeh, atau Herba bernutrisi super seperti Kelor, daun binahong.
❤️ TERAPI OKSIGEN ORAL HIPE 35% (Highly recommended)
Minum 3x sehari 10 tetes hipe 35% dalam segelas air minum.
Untuk membiasakan dengan rasanya dan mengantisipasi reaksi detoks, lakukan secara bertahan dari 3 tetes dulu, lalu tingkatkan dosisnya dari waktu ke waktu hingga bisa rutin 10 tetes.
Ini akan memberikan oksigen pada seluruh sel tubuh dari dalam, yang akan meningkatkan kemampuan sel dalam membunuh scabies dari dalam. Dan sangat baik untuk memulihkan kondisi tubuh secara keseluruhan. Jangan berhenti terapi oral hipe sebelum menjadi sehat paripurna.
Lakukan saat perut kosong (sebelum atau sesuadah terapi alkaline BS bisa dibedakan waktunya 15') pagi , siang dan sore. Bila diminum malam sebelum tidur bisa menyebabkan sulit tidur karena oksigen akan mengaktifkan kerja sel otak.
🌹 PULIHKAN KULIT yang rusak dengan oles MO, minyak zaytun, VCO, castor oil, neem oil tau gamat gel. Minyak2 carrier oil di atas bisa dipakai tersendiri atau dicampur2. Bila ingin mendapatkan tambahan rasa nyaman dari efek hangat, analgesik dan anti bakteri, maka bisa ditambahkan EO minyak kunyit, minyak cengkeh, Tea Tree oil, minyak lemon, bergamot, pada minyak2 di atas dengan perbandingan 50% EO (boleh campur2) : 50% Carrier oil
Atau buat lotion yang resepnya di posting di sini. #Lotion4Scabies.
Langkah C. TERAPI LINGKUNGAN.
Lengkapnya di posting DOs & DON'Ts
Langkah ini harus terus dilakukan berbarengan selama langkah A masih belum tuntas. Bila sudah tuntas maka bisa agak diperlonggar.
Klik hashtag ini untuk membacanya.
#ScabiesDos
1. Gunakan PAKAIAN YANG PANJANG dari ujung kepala hingga kaki untuk mengurangi penularan ke tempat-tempat yg diduduki di rumah dan di tempat2 lain,
2. TABURKAN DIATOACEOUS EARTH/Tanah diatom (DE) ke kasur, karpet, sofa, dan sudut2 rumah.
3. PISAHKAN CUCIAN KOTOR yang dipakai penderita dengan pakaian orang lain yang satu rumah. SEDIAKAN BAJU YANG CUKUP UNTUK LEBIH DARI SATU MINGGU, setiap hari menggunakan baju yang berbeda, di rotasi setelah satu minggu baru boleh mengenakan baju yang sama lagi. Ini sebagai upaya mematikan kutu yang menempel pada pakaian, karena kutu tidak dapat hidup lebih dari 3 hari tanpa menyerap makanan dari inang yang diinfeksinya.
4. Cuci pakaian kotor penderita dengan campuran BORAX ATAU NATRIUM CARBONAT (washing soda NaCO3, kakaknya si baking soda yang lebih alkali) untuk mematikan kutu yang menempel.
5. SETRIKA SUHU SANGAT PANAS BAGIAN DALAM BAJU.
6. GUNAKAN BAHAN KAIN YANG NYAMAN SEPERTI KATUN UNTUK MENGURANGI IRITASI, JANGAN YG BERBAHAN KARET.
7. Sediakan TEMPAT TIDUR TERSENDIRI jangan dekat dengan orang rumah (sebisa mungkin).
8. Vakum sesering mungkin tempat tidur, kursi atau tempat istirahat lainnya.
Kutu scabies tidak kasat mata, hanya bisa nampak melalui kaca pembesar atau mikroskop mini pembesaran minimal 60 x. Debu vakum langsung dibersihkan dengan diflush ke toilet jangan ditunda-tunda membersihkannya langsung sehabis memvakum.
9. ANGGOTA RUMAH yang sudah terinfeksi maupun yang belum sebisa mungkin DIJAGA IMUNITAS TUBUHNYA dengan pola makan sehat, pola tidur sehat, pola pikir sehat, banyak berjemur di bawah sinar matahari agar dapat terhindar dari penularan.
10. BANYAK BERAKTIVITAS YANG MENGALIHKAN PERHATIAN DARI RASA GATAL.
11. BERSABAR menjalani proses pemulihan, BERSYUKUR dengan penyakit ini kita jadi selalu ingat untuk bermohon pada Allah atas kesembuhannya. Kita takkan dapat sembuh tanpa izinNya.
12. JANGAN BERHENTI MENJALANI PENGOBATAN sebelum warna kulit pulih seperti semula. Bila masih kambuhan berarti bakterinya belum habis.
13. Terakhir nampaknya tidak penting tapi sangat penting. GUNTING KUKU setiap 3 HARI SEKALI. Paling lambat 5 hari sekali. Jangan biarkan panjang dan memberinya kesempatan untuk menggaruk secara tidak sadar. Kutu scabies dapat bersembunyi di bawah kuku.
#ScabiesDonts
1. Jangan melamun tanpa aktivitas, dan membatin/misuh-misuh tentang penyakit ini. Sebaiknya lakukan aktivitas yang produktif yang mengalihkan perhatian dari kondisi ini. Pemulihan memang panjang dan membutuhkan kesabaran.
2. Jangan berputus asa dari rahmat Allah swt. Semua ini bagian dari ujian hidup. Ada banyak hikmah dari penyakit ini. Dan di sini banyak yg sedang diuji dengan sakit yang sama, dan banyak juga yang telah melewatinya dengan baik. Yakinlah suatu saat ini semua akan berakhir, dengan ikhtiar yang didasari ilmu, dan adab makhluk kepada Allah.
3. JANGAN MENGGARUK (Walaupun ini sering saya langgar, terutama kalau rasa gatalnya ya Allah nggak tahan. Setelahnya langsung deh menyesal 😞
4. Jangan melakukan kontak kulit yang lama dengan orang lain, walaupun itu pasangan sendiri.
5. Jangan tidur satu tempat tidur dengan anggota rumah yang tidak terinfeksi. Ganti seprai dan selimut yang ditiduri 2-3 hari sekali. Rendam dulu dengan Dettol atau hidrogen perokside sebelum dicuci.
6. JANGAN MEMBEKAM kulit yang kena maupun yang belum terkena scabies, karena membuat kutu berpotensi masuk semakin dalam ke kulit. Yang direkomendasikan untuk membersihkan darah adalah terapi fashdu.
Bismillah. Semoga lekas pulih dengan protokol ini, kita sebut saja PROTOKOL ABC ya. Yang sudah mendapat progres dengan PROTOKOL ABC agar melaporkannya di sini atau posting baru dengan menambahkan #PROTOKOLABC
