1

32 5 0
                                        

Paris
Seorang gadis yang memakai pakaian syar'i yang sedang berjalan menyusuri kota Paris kota kelahirannya, gadis yang memiliki wajah perpaduan antara Eropa- Indonesia itu berjalan menuju bandara untuk menjemput teman temannya yang akan berlibur di paris, teman yang selalu memberi ia semangat, teman yang selalu mengatakan bahwa daddy nya masih ada
Setelah menunggu 1 jam gadis itu dikagetkan dengan kehadiran seorang pria berwajah indonesia yang tiba tiba duduk disamping nya

"Dari indonesia? "

"Ya saya dari indonesia, om sendiri dari mana? "pertanyaan yang membuat lelaki tersebut melotot

"Saya dari Indonesia"jawab lelaki itu dengan malas

"Oh"
"Rumah om dimana? "

"Saya tinggal di Berlin"

"Saya juga tinggal di berlin, saya lahir di Paris sekolah SD di Indonesia dan Sekolah SMP di Berlin dan. "sebelum gadis itu menyelesaikan bicaranya

"Sekolah SMA di Boston dan S1 di Paris"ucap lelaki tadi

"Om hebat bisa baca pikiran saya"ucap gadis itu dengan kegirangan

"Om lagi nunggu siapa?"tanya gadis itu

"Nunggu keponakan dari indonesia"jawab Alif

"Kamu sendiri nunggu siapa? "tanya alif
Sebelum gadis itu menjawab mereka dikejutkan dengan seorang gadis yang tiba tiba berlari dan langsung memeluk alif
"Oom"teriak gadis itu yang membuat gadis di samping alif melongo
"Fakhi"ucap alif yang mengusap puncak kepala keponakan nya yang membuat gadis disamping nya menggelengkan kepala
"Om udah lama? "tanya syanida
"Gak juga sya"ucap pria itu
"Om alif"teriak seorang lelaki yang sedang berjalan menuju orang yang ia panggil alif
"Hey fauzi"sapa alif
"Kapan maen ke dubai? "tanya fauzi
"Tar insya allah secepat nya zi kalo udah ada jodohnya"jawab alif
"Eh diana,maaf aku jadi buat repot kamu"ucap fakhira
"Enggak kok ra, eh itu om kamu? "tanya diana
"Ia dia om aku, kenapa gitu? "tanya fakhira
"Gak kenapa kenapa"jawab diana
"Kita kerumah om alif yul, diana ikut yuk"ajak syanida
"Okey aku ikut"ucap diana
"Om boleh gak kalo fakhi mau ke menara eifel dulu?"tanya fakhira pada om nya
"Boleh, sini koper biar om yang bawa kamu nikmati kota paris dulu"jawab alif
Setelah itu alif mengajak keponakan nya ke rumah tercinta nya sesampainya di rumah alif langsung menyuruh krponakan nya untuk makan karena alif tau pasti perjalanan yang mereka te. Puh memakan waktu juga tenaga yang banyak.Saat para keponakan sedang makan alif merasa ada yang kurang dan memang benar dugaan alif ia tak melihat teman keponakan nya itu kemana gadis kecil itu gadis yang tadi membuatnya hampir membantingkan kepalanya ,akhirnya alif pamit kepada keponakan nya untuk pergi sebentar
"Om tinggal dulu"ucap alif
"mau kemana om? "tanya sya kepada alif yang sudah pergi menjauh dari meja makan yang membuat para keponakan nya bingung kenapa alif bersikap seperti itu
Alif memutuskan untuk pergi ke taman dekat kolam renang dan benar gadis kecil iti sedang duduk di tepi kolam renang, gadis itu sedang memainkan air sambil menatap kosong kearah depan yang membuat alif heran kenapa gadis kecil itu seperti mempunyai banyak beban,alif memutuskan untuk mendekatkan dirinya mendekati gadis itu tiba tiba gadis itu mulai berbicara
"Daddy ana kangen daddy"ucap gadis itu sambil menitihkan air mata
"Kapan daddy pulang, diana ingin daddy melihat diana putri daddy"lanjut diana yang sudah menangis sesegukan yang membuat alif mendekat pada diana
"Kamu kenapa? "tanya alif
"Mhh gak kok om"ucap diana sambil mengelap air matanya
"Ibu kamu tinggal dimana? "alif to do point
"mommy tinggal di jerman"jawab diana
"bapak mu? "
"at some place"ucap diana sambil bangkit meninggalkan alif karena tiba tiba hp alif berbunyi
Dianapun berjalan ke dalam rumah tiba tiba diana ditabrak oleh seorang pria yang mengakibatkan diana dan pria tersebut terjatuh dan lagi lagi diana dikejutkan dengan suara seorang wanita yang begitu keras
"Abang"teriak gadis yang memakai niqob
"Abang malah kaya gini sama temen nya fakhi, fakhi mana abang"lanjut gadis itu sambil mengangkat abang nya
"Kan abang disuruh pulang"ucap fauzi yang dijawab senyum malu dari farisa
"Maaf udah nabrak, gak papa kan? "tanya fauzi dengan lesung pipi ciri khas fauzi
"Gak papa ko"jawab diana
"Saya fauzi"ucap fauzi
"Saya Mila"ucap diana mengenalkan diri dengan nama aslinya
"Bang kamu tau gak kalo fakhi belum makan"ucap farisa tiba tiba yang meruntuhkan senyum dari bibir diana
"Abang lupa, gimana kalo fakhi pingsan"ucap fauzi khawatir yang lagi lagi membuat wajah sendu diana terbit
"Telpon abangku, kenapa loe jadi bego sih"ucap farisa
"Aku abang mu loh dek"ucap fauzi yang langsung menelpon fakhi tetapi fakhi tidak menjawab teleponnya, fauzi mencobanya lagi jawabannya sama seperti yang pertama, untuk ketiga kalinya akhirnya telepon fauzi di angkat oleh sang mpu
"Assalamu'alaikum honey"salam fauzi yang membuat farisa dan diana langsung melotot
"wa'alaikumsalam"ucap fakhi dengan santainya
"Kamu dimana, udah makan blom? "tanya fauzi dengan manisnya
"Aku udah makan kok"ucap fakhi dan langsung menutup teleponnya
Fauzi terkejut karena tiba tiba fakhi mematikan telepon nya, muka fauzi langsung pucat fauzi adalah seorang sahabat yang selalu ada di saat perjuangan seorang fakhira sampai sampai semua orang menyangka bahwa fauzi dan fakhi itu sepasang kekasih
"Kenapa bang? "tanya risa
"Dek kok dimatiin ia, abang takut ada apa apa dek"
Tiba tiba
"Tenang aja, kata om akmal fakhi udah tau kok paris"ucap alif sambil memberikan kode kepada diana agar mengikutinya,diana menurut diana mengikuti alif sampai lantai 2 tanpa mereka sadari ada seorang gadis yang telah ada dihadapan mereka
"Diana udah darimana aku nyariin loh"tanya syanida dengan nada kesal nya
"Maaf aku dari taman tadi"ucap diana dengan nada yang lembut
"Om juga dari mana? "tanya sya
"Om dari taman"jawab alif singkat
"Jangan jangan om ia yang ngajakin diana ke taman"duga sya
"Apaan sih kamu sya"sebelum alif menyelesaikan ucapannya tiba tiba terdengar suara keributan di halaman depan

DianaHikayelerin yaşadığı yer. Şimdi keşfedin