PART 1

39 4 0
                                        

Kenapa hidup ini kadang tak adil? Aku berusaha membahagiakan orang lain namun, aku sendiri tidak bahagia dengan hidupku. Tapi aku selalu menutupinya dengan senyuman palsu di wajahku. Akankah aku bisa merubah hidupku? Ataukah aku akan terus menutupinya?

*****

Pagi ini merupakan pagi yang cerah dan membuat semua orang bersemangat menjalani aktivitas masing-masing, namun tidak untuk gadis cantik berambut panjang yang bernama Nalindra.

Pagi ini Nalindra berangkat ke sekolah dengan rasa malas yang berlebihan, karena pada dasarnya bersekolah adalah salah satu hal yang paling ia tidak suka apalagi saat bertemu pelajaran MATEMATIKA.

Nalindra berangkat kesekolah biasanya menggunakan transportasi umum, namun terkadang ia juga berjalan kaki menuju sekolah, Namun hari ini ia lebih memilih untuk berjalan kaki.

Saat Nalindra sudah sampai di depan gerbang sekolah, ia melihat ada guru TATIB yang sedang mengecek kelengkapan atribut sekolah. Nalindra yang melihat itu otomatis langsung berhenti dan ia baru menyadari kalu dirinya tidak memakai ikat pinggang.

Nalindra berusaha berpikir agar ia tidak diberi hukuman, akhirnya satu ide muncul dipikirannya, yaitu dengan berpura pura sakit perut. Saat ia mulai masuk ke gerbang sekolah ia berpura memegangiperutnya dan ber-ekspresi seperti sedang kesakitan.

Dan alhasil ia berhasil melewati guru TATIB tersebut. Nalindra menarik nafas lega, namun tanpa ia sadari ada guru yang memperhatikannya dan ia pun segera berlari agar tidak ketahuan.

Sangking cepatnya Nalindra berlari, ia tidak melihat benda yang ada di depannya dan "bruuukk.." Nalindra terjatuh karena tersandung kaki seseorang. Nalindra berpikir akan ada orang yang membantunya, namun nihil tidak ada yang membantunya berdiri

Akhirnya Nalindra bangkit walaupun masih merasakan agak sakit di kakinya. Saat bangkit ia melihat anak laki-laki yang menyandungnya dengan santainya berdiri dengan membaca buku sejarah.

Tanpa berpikir panjang Nalindra membentak laki-laki itu "eh, lu bisa gak sih gak nyandung kaki orang sembarangan."

Namun dengan santainya laki-laki itu menutup bukunya dan berkata "ngomong sama gua?" Tangan Nalindra mulai mengepal, namun ia masih berusaha menahan amarah dan berkata "G, gua ngomong sama angin kok." Setelah itu Nalindra pergi meninggalkan seorang MAGADIR (Manusia Gak tau Diri) itu dengan amarah yang masih membara.

"Anjir... apes bet sih gue hari ini. Terus kok bisa-bisanya ada magadir di negara ber-flower ini. Mana sakit lagi siku gue gegara jatuh tadi. Awas aja nanti kalo ketemu, tapi kok kayaknya gue belum pernah liat anak kek gitu ya disini? Ah.. bodo ah." Gumam Nalindra di sepanjang jalan menuju kelas.

***

Skip kelas...

Di kelas ternyata sudah ada seseorang yang menanti Nalindra daritadi. Orang itu tidak salah lagi adalah Gitta.

Brigitta Ziya merupakan teman terdekat dari Nalin. Namun jika kalian tahu, sifay mereka hampir sama yaitu tukang ceroboh. Tapi jika di bandingkan lebih mending Gitta.

....

Gimana menurut kalian ceritanya??? Jika ada kesalahan dan kekurangan mohon di maafkan ya... sebab semua manusia di dunia ini gak ada yang sempurna

Jangan lupa comment dibawah dan beri kritik dan saran

Thanks ya.. semua😗

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 21, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

NALINDRAWhere stories live. Discover now