#HAPPYVKOOKDAY
!!! YAOI AREA !!!
author pov~~~
Angin senja menyapu lembut surai cokelat seorang namja cantik yang tengah sibuk memberi makan kelinci gembulnya, senyum bahagia tak pernah lepas dari bibir plumnya. Tak jauh dari sana seorang namja tan bersurai merah menatapnya dengan penuh sayang.
"sampai kapan kau akan terus memberi dia makan kookie? Dia bisa susah bergerak karena kekenyangan" ucap namja tan itu lembut sambil duduk dibangku taman yang ada berada tak jauh dari namja cantik itu.
"eoh, tae hyung, kau sudah pulang? Sejak kapan? Aku tak mendengar suaramu masuk" jawab kookie menyusul taehyung duduk di bangku.
"belum lama, aku sudah memanggilmu kookie tapi kau terlalu asik dengan kelincimu itu hingga tak mendengar panggilanku" ucap taehyung mempoutkan bibirnya.
"hehehe, mianhae hyung. Aku sangat suka memberi tookie makan, dia imut dengan badan gembulnya" kookie tersenyum memperlihatkan giginya yang sama seperti gigi tookie.
"dia tak jauh lebih imut darimu kookie" taehyung ikut tersenyum sambil mengacak gemas surai coklat kookie.
"ya ya ya terserah kau saja hyung. Sebaiknya sekarang kau bersihkan badanmu sementara aku menyiapkan makan malam" kookie baru ingin bangkit dari duduknya ketika taehyung memegang sikunya dan menyuruhnya duduk kembali.
"ada apa?"
"bagaimana kalau kita makan diluar saja malam ini? sudah lama kita tidak makan berdua diluar, kau sibuk dengan tugas akhir kuliahmu dan aku sibuk mengurus perusahaan. Haa aku jadi meridukan masa-masa kau dan aku masih punya banyak waktu luang" taehyung membaringkan kepanya di atas paha kookie
"hem aku mengerti. Aku juga merindukan masa-masa itu hyung. Aku merindukanmu. Baiklah, malam ini kita makan diluar saja" ucap kookie seraya menusap lembut surai merah taehyung. "sekarang bangunlah karena aku harus siap-siap untuk acara makan malam kita" kookie menepuk-nepuk pelan pipi kekasihnya.
"sebentar lagi sayang, biarkan aku seperti ini sebentar lagi" taehyung semakin menelusupkan wajahnya ke perut kookie, mencari kenyamanan yang bisa menghilangkan rasa lelah setelah seharian bekerja di kantor
"sifat manjamu mulai lagi hyung" kookie terkekeh pelan, ia kembali mengelus surai merah taehyung dengan penuh sayang.
Kini taehyung sudah siap untuk acara makan malam dirinya dan kookie, malam ini ia menggunakan turtle neck putih yang dilapis dengan sweater hitam polos. Memang santai karena dia dan kookie tidak pergi makan ke restoran mewah, mereka lebih suka makan di kedai-kedai sederhana namun nyaman.
"kookie sayang, masih lama dandannya? Cacing diperutku sudah mulai demo" taehyung berteriak memanggil kekasihnya yang masih di kamar mereka
"sebentar hyung, aku mencari ponselku dan aku tidak berdandan hyung kira ku yeoja yang harus menggunakan make up tebal hanya untuk makan di luar?" kookie balas berteriak, terdegar sedikit nada kesal dari teriakannya dan taehyung hanya tertawa kecil karena sudah membuat kekasihnya itu kesal.
Tak sampai satu menit kemudian kookie keluar dari kamar dan menuruni tangga, ia menggunakan kaos putih polos dan kemeja pink kebesaran yang sengaja tak dikancing, tak lupa choker di leher putihnya dan kaca mata yang bertengger manis di hidung mancungnya. Bibir plumnya terlihat sedikit mengkilap pasti karena pelembab bibir, kookie menghampiri taehyung yang terus menatapnya dari dia keluar kamar hingga sekarang berdiri di depannya. Apa taehyung marah karena ia terlalu lama siap-siap? Salahkan saja pelembab bibir yang sempat tak diketahui keberadaannya.
"hyung... kenapa menatapku terus? Apa ada yang salah dari penampilanku? Apa kau marah karena aku terlalu lama?" suara lembut kookie membawa taehyung kembali ke dunia nyata
"kookie~ya" panggil taehyung lembut namun tatapan matanya tak lepas dari kookie, seakan-akan jika ia mengalihkan tatapannya kookie bisa hilang dari pandangannya
"ne...hyu...ng" kookie gugup, ia merasa pipinya memanas mendengar taehyung menyebut namanya dengan lembut dan tatapan mata itu terasa menyelam sangat dalam ke hati kookie
"you look perfect tonight" blush satu kalimat itu berhasil membuat wajah kookie merah total seperti tomat yang siap panen, jantungnya seperti sedang lari marathon. Ia hanya bisa menunduk menyembunyikan wajah merahnya dan tersenyum malu-malu. Taehyung yang melihat kekasihnya sudah seperti kepiting rebus hanya bisa tersenyum sayang, ia merangkul bahu kookie dan membisikan sesuatu ketelinga kookie yang membuat namja cantik bergigi kelinci itu semakin menundukan wajahnya, taehyung yang melihat reaksi itu hanya bisa terkekeh pelan ia mulai berjalan dengan kookie disampingnya ooh jangan lupakan tangan taehyung yang sudah berada di pinggang ramping kookie.
kookie pov~
"you look perfect tonight" aku yakin wajahku sudah merah seperti tomat, kalimat tae hyung barusan membuat jantungku berdebar tiga kali lipat seperti sedang lari marathon. Aku hanya bisa menunduk untuk menyembunyikan wajah dan senyum malu-maluku. Tiba-tiba saja tae hyung merangkul bahuku dan mengatakan sesuati dengan suara huskynya "sebaiknya kita pergi sekarang sayang sebelum aku berubah pikiran dan menjadikanmu makan malamku" kepalaku semakin kutundukan. Dasar kim byuntae setelah makan malam ini pun aku yakin aku akan tetap jadi makan malamnya.
Hufh sepertinya besok pagi aku tak akan bisa pergi kuliah....
VOMMENT JUSEYO~~~
