Hai, perkenalkan nama ku bambang aku seorang manusia biasa seperti kalian semua, namun orang – orang selalu salah mengira tentang ku orang selalu menyangka bahwa aku jauh lebih tua dari usia asli ku, usia ku tahun ini menginjak ke 19 tahun namun semua orang menyangka aku berumur 25 ke atas.
Sekarang aku duduk di bangku perkuliahan disalah satu universitas swasta di ibu kota ini, ya aku tinggal di ibu kota lebih tepatnya di ujung ibu kota, aku tinggal di sebuah kampong yang ramai dan mempunyai orang yang ramah-ramah di dalamnya, dan mempunyai nama yang aneh yaitu kampong jembatan, aku tidak tahu kenapa disebut seperti itu, tapi kalau aku boleh menebak mungkin karna kampong ini membutuhkan jembatan sebagai penghubung ke pusat ibu kota. Memang ramah dan menyenangkan mempunyai tetangga yang menyenangkan seperti , mereka namun layaknya manusia biasa ada saja masalah di dalamnya.
Namun sebenarnya cerita ini bukan cerita tentang dimana aku tinggal dan bagaimana situasinya, namun cerita ini tentang aku yang selalu terjebak di dalam sebuah zona, ibarat lagu mungkin lagu zona nyaman dari fourtwenty adalah lagu yang cocok, bukan karna aku terjebak dalam zona yang di maksudkan oleh sang penulis dan penyanyi lagu tersebut, namun ini lebih kedalam zona yang hanya aku yang merasakannya mungkin.
Zona dimana hanya ada ikatan tak pasti menunggu, zona dimana aku hanya bisa memandangi mu tanpa berkomentar "kamu cantik hari ini", zona dimana aku hanya bisa menikamti senyum manis mu dari kejauhan, zona dimana bibir ini tidak bisa mengatakan "aku sayang kamu", zona dimana malah hati yang sering berkata "aku sayang kamu", zona dimana aku sangat nyaman berada di dekat mu, sering kali dengan berbagai macam cara aku mencoba keluar dari zona ini, namun sering kali semua cara itu mengalami kebuntuan, dan hanya kejadian yang sama terulang lagi, aku seperti sudah terjebak di dalam zona ini, mungkin bahkan tanpa aku sadari aku sudah menetap tinggal di dalam zona ini, andaikan ada seseorang yang datang dan mengucapkan "ayuk kita keluar dari zona mu ini dan memasuki zona baru dimana di dalam zona itu hanya tentang kita dan kita yang akan membangun zona itu agar kamu menetap di zona baru tersebut bersama aku untuk selamanya sampai hanya ada satu zat yang memisahkan kita" mungkin aku akan bahagia sekali, namun............ ini lah ceritanya
