Salam sua dihulurkan
dari Marsyal gagah lisan dan perkataan
kukerahkan kata-kataku beraksi
dari bawah tanah medan
semboyan perang tersenyap ini kubunyikan
tuk semua generasi masa depan
agar mara ke medan
dengan semangat dan harapan
untuk mencantas ,
manusia yang menyimpan portfolionya bersama longgokan dokumen usang,
otaknya cuma mahu kaya dengan keduniaan
di ilat menyembah Yang Esa namun aklinya bertuhankan kebendaan.
Serang!
Ada yang gempal , ada yang kurus
mengaku khalifah yang optimis
gaya islamik , tapi sadis
kasta bawahan menangis
yang bertakhta senyum sinis
sawai , dirasuk mambang oportunis
yang kejam lagi ekstremis
kau alpa , kau lemas
dengan usia semakin tipis
kudrat kami terhakis
dalam kulit yang kian tipis
dengan dinar yang kian nipis.
Serang!
panji seteru usah dipangkah
bangun ! bangun ! bangkitlah
bangkit suara marhaen lemah
bangkitlah bersama menjadi gagah
biarpun kudratnya lemah
cipta suara baru yang megah
laungan hening dalam peti , terserah
bukalah netramu , hai bakal pemerintah
seteru yang datang , cantaslah
biar tanah air ini gemilang megah
bangkit semula dengan futur yang cerah.
Maju!
jangan mundur , jangan menyerah
perang ini tidak berdarah
tumbangkan si diktator suka bermegah
berbekalkan kudrat yang basah
demi tanah ini , biar darahku tumpah
asalkan maruah kita tak diludah
oleh kasta atasan membunuh tak menumpahkan darah.
Bangun , bangun Negaraku , DIRGAHAYULAH !
SamsaraMasa(22 Mac 2018)
dirgahayu semua
