Kenikmata yang indah tak terkirakan telah sirna tat kala Syaitan bersumpah "menyesatkan adam dan hawa "yg mereka anggap bahwa kaum Syaitanlah yang lebih baik daripada adam dan hawa....
Diturunkanlah adam dan hawa ke bumi karena nafsu mendekati pohon diSurga yang sudah Allah larang agar tak sedikitpun menyetuhnya...
Hadirlah keturunan anak cucu adam dan hawa (manusia)
وَقُلْنَا ياَئاَدَمُ اسْكُنْ أَنْتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ وَكُلاَ مِنْهَا رَغَدًا حَيْثُ شِئْتُمَا وَلاَ تَقْرَبَا هَذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُونَا مِنَ الظَّالِمِينَ
"Dan Kami berfirman, "Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu Surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai,dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.(QS. Al-Baqarah:35)"
"Aiyna... Aiyna... Aiyna" suara menglegar terdengar disudut ruangan klinik bersalin disebuah kota indah dijawa tengah
Tepat 13 Januari 1992 hadirlah bayi cantik ke dunia yang fana (KHAIRANA QONITA SALSABILAH)
Sebuah senyuman indah terpancar dibalik jiwa yang lemah diatas brangkar, sebuah penantian 9 bulan yang bertaruhkan hidup dan mati
"hai nak Assalmualaikum didunia mu yang baru,dunia yang akan membawa mu kelak DiSurga atau Neraka Nya(Allah)" rintihan sang ibu ditelinga khairana dengan wajah pucat bahagia
2 hari kemudian...
Dengan kondisi ibu dan anak yg sehat
mereka diperbolehkan pulang dengan cepat,,,
Bergegaslah keluarga dan ibu khairana meninggalkan klinik..
Sebuah kehidupan baru bayi cantik telah dimulai,dimana hari - hari nya tak lagi bergeliat diperut yang sempit hanya mampu meringkuk menendang-nendang
"aira kemarilah nak" seruan panggilan sang ibu
Bayi mungil yang dulu dalam kandungan kini sudah dapat berjalan tertatih dan duduk memainkan permaianan yang digenggamnya.
Mendengar namanya dipanggil, secara terbelalak mata khairana melebar mencari sumber dimana kah suara itu berasal.
Dengan jalan tertatih-tatih khairana mendekat pada sang ibu yang berdiri tak jauh dari tempatnya duduk bermain.
Melihat sang ibu membawa sebuah piring kecil "Nda...aem nda" rengek aira
"iya sayang sekarang ayuk putri kecil bunda makan dulu" senyum mengembang dipipi Aisyah
Aira yang sudah bisa memegang sendok sendiripun melahap dengan cepat makanan yang ada dihadapannya meski masih belepotan
Sang ibu tak henti-henti mengucap syukurkepada sang pencipta yang telah mengirimkan nya putri kecil yang cantik dan pandai.
Menyalurkan kata terlintas dalam fikiran berharap menjadikan kata diminati penyukanya
Jgn lupa vote anda comment
YOU ARE READING
IMPOSSIBLE ????????
SpiritualKHAIRANA QONITA SALSABILAH gadis dari keluarga yang kurang mampu yang berusaha menjalani hidup karena Nya (Allah) dn menginginkan harapan dari Nya(Allah) bahwa kebahagiaan akan berpihak pada nya suatu hari nanti. Menjadikan harapan yang tak mungkin...
