1.Awal Mula

26 6 1
                                        

Terik pagi yang indah menembus gorden kamar seorang gadis cantik yang masih terlelap di alam mimpinya.Kicauan burung seakan akan menyanyi di awal pagi.Daun pun mulai berjatuhan dan terbang ke sana kesini di terpa angin yang sejuk.Jam beker berbunyi keras dan lantang membuat gadis itu perlahan membuka mata di rasakannya angin yang berhembus sampai ke leher dengan sejuknya membuat gadis itu semangat menjalankan awal harinya.

Dia bergegas mengambil handuk menuju kamar mandi.Setelah melakukan kegiatan mandinya dia segera mengambil seragam putih abu-abu dan mengenakannya.Tidak lupa dia menyisir rambut yang dibiarkan terurai di hiasi jepit rambut merah yang tertata indah di rambutnya.Mengoleskan bedak bayi ke wajah putih nan mulusnya dia bergegas menuruni anak tangga rumahnya.

"Pagiii Mah Pah"Sapanya tak lupa ia selalu menunjukan senyum termanisnya kepada kedua orang tuanya yang masih sibuk dengan handpone masing-masing. Karina sudah terbiasa melihat pemandangan seperti ini di pagi hari dan sering membuatnya bosan juga muak.

"Pagi juga sayang"Masih dengan Handpone yang dia pegang Hani membalas sapaan putri tunggalnya.

"Yaudah ya Mah Pah, Aku berangkat dulu"Enggan dengan pemandangan yang membuatnya kesal di pagi hari Karina pergi meninggalkan kedua orang tuanya dengan mengambil satu roti bakar yang sudah di siapkan oleh asisten rumah tangganya.

"Sabar na Sabar"Gumamnya menyemangati diri sendiri.Setelah menaiki mobil Sport kesayangannya Karina langsung menancapkan gas pergi meninggalkan rumahnya.Karina mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang namun jalan komplek yang dia lewati ternyata sepi Karina pun bertekad menaikan kecepatannya dengan Kecepatan tingkat tinggi.

"Seru juga pagi-pagi pemanasan"Tanpa ia sadari ada sebuah mobil Sport merah yang berjajaran dengan mobil Karina.Sontak kaget Karina menurunkan Kaca mobilnya dan ingin melihat siapa yang sedang berada di mobil itu.

"Mao ngajak balap nih?!"Tantang Karina.Namun lelaki yang di tantang hanya memberikan senyum yang menantang bagi Karina.Tanpa basa basi Karina Menambah kecepatan mobilnya. tak mau kalah dengan gadis yang berada di mobil sport itu lelaki ini juga menaikan kecepatannya sehingga terjadi balap balap mobil di pagi hari.

"Ko ada yang bisa nyamain kecepatan sport gua si?!"Kesal dengan adanya seseorang yang bisa menyamai kecepatan Karina dalam mengendarai mobil.Karina pun ambisi mengalahkan lelaki itu dengan terus menambah kecepatan mobil sportnya.Melihat gadis itu menambah kecepatan mobilnya lelaki itu pun terkekeh melihat perempuan itu tidak mao kalah dengannya tanpa berfikir dia berbelok mengambil arah lain dan memilih mengalah.Tersadar akan kepergian lelaki tadi Karina menatap sepion mobilnya dan ternyata benar lelaki itu sudah tidak berada di belakang mobilnya. Apa dia ngalah?Banyak pertanyaan terlintas di pikiran Karina saat ini.

"Ah masa bodo, yang penting gua menang dari dia"Tanpa menempuh waktu yang lama Karina sudah berada di area parkir Lapangan sekolahnya dan segera memakirkan mobil kesayangannya di tempat dia biasa memarkirkan mobilnya.

Setelah memarkirkan mobil dia segera beranjak keluar dan berjalan menuju kelasnya. Seperti biasa banyak Siswa-Siswa yang bersiul untuk mendapatkan perhatiannya.Bukan Karina namanya jika dia menanggapi siulan serta panggilan namanya.Setelah sampai di kelasnya dia segera menuju mejanya.

"Pagi Karina cantik"Sapa Febby selaku sahabat Karina.Karina dengan Febby memang sudah bersahabat dari kecil karena jarak rumah Karina dengan Febby bersebelahan.

"Pagi juga Febby"Jawab karina.

"Na lu udah ngerjain PR bu Tya belom?"Tanya Febby.

"Emm...Udah kenapa?Ambil ajah kalo mao nyontek?tuh di dalem tas gua lu ambil sendiri ajah ya gua laper mao ke kantin"Karina pergi meninggalkan Febby yang sedang tersenyum senang.Karina hanya menggeleng geleng kepala pasalnya Febby anak yang pintar dan Selalu mendapat juara kelas karena Karina Selalu mendapat rangking 2 setelah Febby.Tidak ingin pusing dengan memikirkan Febby dia terus berjalan di koridor sekolah yang tampak mulai sepi karna bel 10 menit lagi akan di bunyikan dengan memepercepat Langkahnya Karina mulai memasuki Kantin dan segera membeli Roti serta air mineral dia tidak mau terlambat dalam segala hal.Setelah itu dia bergegas meninggalkan kantin yang sepi menuju kelasnya kembali.

Dua pelajaran telah usai bu Tya pun keluar dari kelas XII IPA2 pasalnya bel Istirahat pertama sudah berbunyi dan artinya waktu istirahat di mulai.

"Kantin yuuk"Ajak Febby.

"Ett males gua"Jawab Karina.

"Weilah temenin gua napa kan mager jalan sendirian berasa jomblo hahaha.."Rengek Febby.

"Ya emang lu jomblo tololl"Karina pun akhirnya mengalah untuk menemani Febby karna kasihan terhadap Sahabatnya ini yang terus merengek seperti anak kecil minta balon.Kantin terlihat sangat ramai mungkin karena bel istirahat baru saja berbunyi.

"Na duduk di sana ajah yu"ajak Febby sembari menunjuk salah satu meja yang kosong karena semua meja sudah penuh.Karina mengangguk setuju setelah itu Mereka berdua jalan menuju meja tersebut setelah duduk Febby pergi untuk memesan makanan yang mereka inginkan setelah 2 menit menunggu. Pesanan mereka akhirnya pun jadi dan Febby dengan lahapnya menyantap makanan yang dia pesan tadi.Karina sibuk memainkan ponselnya sambil menyuap sedikit demi sedikit makanannya.

"Uhuk...Uhukk"Karina tersendak.

"Ehh...lu kenapa? Minum dulu nih"Febby segera menyodorkan air kepada Karina sambil menepuk nepuk pundak karina agar sedikit menghilangkan sesak.Karina dengan cepatnya meminum minuman yang di beri Febby sampai habis seketika.

"Busyett! Lu aus apa gimana?itu ampe abis"Tanya Febby.

"Tenggorokan gua sakit tololl!"Jawab Karina.

"Emang ada apan si di ponsel lu? Sampe-sampe lu keselek begitu?"Karina pun mulai menceritakan kepada Febby yang dia alami sekarang.

"Jadi gini ni mula-mulanya tadi pagi gua kan ngebut ngebutan di Komplek gua tuh..."Belum sempat melanjutkan ceritanya Febby langsung memotong.

"Hahh?Lu pagi-pagi udah ngebut ajah!"Kaget Febby.

"Njirr gua lagi cerita malah di potong sii,Lu mao kaga si dengerin gua cerita"Tanya Kirana.

"Hahahahha...jan marah atuh mba,yaudah lanjut mbaaa"

"Terus di samping mobil gua ada mobil sport warna merah dia kaya nantang gua balap gitu pas gua tanya dia cuman senyum, malahan senyumnya kaya ngajakin berantem abis itu gua bapalan sama dia kan, nah pas gua liat spion ternyata mobil dia udah gak ada kan lucu ya mungkin dia ngalah kali sama gua atau dia emang kalah sama gua soalnya dia bawa mobilnya nyamain kecepatan gua njirr. Dan barusan gua liat Instagram ada dia jadi gua keselek gara-gara itu"Jelas Karina.Sontak Febby nganga melihat sahabatnya mendapat saingan di bidang Sport sepengetahuan Febby Karina adalah pembalap Sport yang terkenal dan belum sampai ada yang mengalahkannya saat ini.

"Woy lu ngapain bengong?"Tanya Karina yang membuat Febby kembali ke dunia nyata setelah memikirkan siapa yang bisa menyamai kedudukan Karina.

"Na?"Panggil Febby.

"Kenapa?"

"Lu tau nama dia kaga?"

"Gak lah gua aja baru ngeliat dia"

"Tadi kan lu liat Instagram ada dia?Coba lu liat namanya siapa?"Tanya Febby.Karina pun mencari tahu siapa nama lelaki tersebut.

"Namanyaa...Satya Aditia"Jawab Karina.

"Hah? Siapah tadi namanya?"Febby ingin memastikan bahwa bukan lelaki itu yang dia kira.

"Satya Aditiaa,Febby"Lantang Karina agar Febby tidak bertanya lagi padanya.Lantangnya Karina membuat mata tertuju pada meja mereka berdua.

"Serius Satya Aditiaa?Na lu tau nggak dia siapa?"

"Gak tau?"Jawab Kirana sembari mengangkat bahu.

"Dia itu kan..."

Hay aku Comeback dengan cerita baru dan alur baru
Hahahaha...
Semoga cerita ini enak buat di baca...

Hayoo siapah itu Satya Aditia?Penasaran nggak si?
Jangan lupa vote and coment ya jangan pelit pelit vote.

Oh iya jangan lupa baca cerita aku yang pertama.
Judulnya " KARMA"

Jangan lupa Follow
Ig:@novitaafebby_

StruggleTempat di mana cerita hidup. Terokai sekarang