Bagaimana cinta dan jendela bekerja sama?
Jendela adalah salah satu lubang utama untuk keluar masuknya udara. Kegunaannya, tidak lain untuk mensirkulasi udara.
Jendela juga bisa untuk melihat keindahan-keindahan di sekitar rumah tanpa harus keluar dari pintu.
Fungsi lain, bisa untuk buang sampah, meludah,mengintai tetangga yang perabotannya baru, atau sekedar mengamati hujan.
Sayangnya,
Di dalam kamarku tidak ada jendela.
Sumpek di dalamnya. Namun aku tetap bisa bernapas. Udara keluar dari pintu utama kamar. Aku masih bisa meludah walaupun jaraknya jauh di depan teras. Dan harus berhati-hati kena orang, karena kamarku berada di lantai dua.
Kamar itu hanya berisi buku berserakan, gitar baru pinjaman dari teman, tv panasonic model 90'an, dan sound sistem bonus dari pekerjaan serabutan.
Aku ingin jendela tapi aku tak sanggup membuatnya.
Aku hanya berimajinasi ada jendela di kamar.
Berimajinasi tentang kesejukan angin yang di bawanya, keindahan lukisannya, dan suara kriyet kriyetnya.
Aku banyak berharap tentang rindu, rindu yang datang dari jendela.
Namun tak ada jendela. Mana bisa rindu datang?
Entah kenapa baru-baru ini aku sangat percaya datangnya cinta berasal dari sela-sela jendela?
Dan saat ini, aku akan tetap berusaha untuk membangunnya.
