Sejak awal aku tidak pernah yakin bahwa kau bisa fokus padaku. Sejak awal aku tahu bahwa aku mungkin tidak akan pernah mendapat tempat yang layak di sisimu. Kau selalu sibuk dengan duniamu sendiri. Sibuk dengan apa yang kau yakini akan mampu membahagiakanmu. Sibuk dengan segala hal yang kau kerjakan tanpaku. Kau selalu mengisi waktumu dengan orang-orang yang menjadikanmu berarti bagi mereka. Tanpa kau sadari bahwa ada aku yang selalu berusaha untuk menjadikanmu berarti bagiku, melebihi mereka. Tanpa kau sadari bahwa ada aku yang menunggumu untuk bisa meluangkan waktu sebentar saja untukku. Namun mungkin kau memang tidak pernah memahaminya dan hanya menganggapnya sebagai angan-angan kosong yang tidak terlalu penting untuk dikabulkan.
