#1 Perpisahan

159 18 1
                                        

At Korea

Di sebuah rumah yang seperti istana terlihat dua orang anak kembar berumur 6 tahun yang sedang tidur dikamar yang sama sambil berpelukan

"Anak-anak ayo bangun sudah pagi. Eoma sudah buatkan makanan kesukaan kalian" kata Eoma Sehun, Hanazuki Naomi yang sekarang berganti menjadi Oh Naomi

"Hoamm... baik Eoma thehun thudah bangun" ucap sehun kecil sambil menggeliat

"Bangunkan adikmu sayang. Eoma mau kembali ke dapur" perintah Eoma oh kepada sehun

"Baik Eoma"
"Yoongie bangunnnn" ucap sehun sambil membangunkan yoona kecil.

Tetapi Yoona tidak kunjung bangun. Dan Sehun kecil pun mulai menangis

" Hiks.. Hiks.. Hiks.. Yoongie ayo bangun. Ayo main thama Niichan" sehun terus menangis sambil mengoyang-goyangkan badan Yoona

Tidak lama kemudian Sehun pun memanggil Appa dan Eomanya
" Sehunie ada apa sayang?" Tanya Eoma dan Appa Sehun

"Yoongie hiks enggak hiks bangun- bangun hiks" jawab sehun yang masih menangis
Setelah itu yoona pun dibawa ke rumah sakit seoul

--o0o--

At Rumah sakit Seoul

Yoona sudah ada di ruang ICU dan Sehun masih tetap menangis dipelukan Eoma dan Appanya

"Eoma kapan yoongie bangun hiks?" Tanya sehun kepada Eomanya

"Sebentar lagi Yoongie pasti bangun kok. Sudah sekarang Sehunie jangan menangis lagi nanti Yoongie sedih" kata Eoma Sehun sambil menghapus air mata sehun.

Setelah menunggu selama 5 jam akhirnya dokter yang menangani Yoona pun keluar

Nyonya Oh menghampiri Dokter "Bagaimana keadaan anak saya dok?"
" Maafkan saya, anak anda mengidap penyakit Leukimia stadium awal"

" Bagaimana pun caranya tolong sembuhkan anak saya dok" Nyonya Oh memohon sambil menangis

" Maaf tetapi peralatan yang ada di Rumah Sakit ini tidak memadai dan sebaiknya anak ada berobat di Jepang saja karena peralatan disana sudah lebih baik daripada di Korea"

"Baik Dokter" jawab Appa Sehun Oh Minho

"Kalau begitu saya permisi dulu Masih banyak pasien yang harus saya tangani. Kalian boleh masuk kedalam tetapi jangan berisik"
"Baik dok" kata Oh Minho

Didalam ruangan Sehun duduk disebelah Yoona dan terus menggenggam tangan Yoona

"Yoongie bangun.. ayo kita main thama-thama lagi. Niichan gak mau main thendirian lagi"

#Malam hari

Pada malam harinya Yoona pun mulai sadar
"Euhmm.. Nii..chan.." ucap Yoona sambil terbata-bata

Sehun pun yang mendengar suara Yoona langsung terbangun
"Yoongie thudah bangun? Yoongien jangan tidur teruth Niichan kethepian kalau Yoongie tidur teruth" ucap Sehun sambil cemberut

"Maafkan Yoongie ne Niichan, Yoongie janji gak akan tidul telus" Yoona tersenyum menampakkan giginya

Tak lama Nyonya Oh dan Tuan Oh bangun
Nyonya langsung menghampiri dan memeluk Yoona
"Yoongie sayang kamu sudah bangun nak? Eoma sangat khawatir sama kamu"

"Ne Eoma Yoongie sudah bangun dali tadi tapi Eoma dan Appa enggak dengal. Tapi Eoma dan Appa jangan khawatil Yoongie baik-baik aja kok"

"Yoongie ayo kita main ya?" Ajak Sehun ke Yoona dengan muka memelas

" Sehunie sayang, Yoongie masih sakit jadi enggak bisa main dulu. Sehunie mainnya sama Eoma saja ya?" Bujuk Nyonya Oh

Sehun pun mulai menangis "Hiks.. hiks.. enggak hiks mau hiks thehun hiks maunya hiks main hiks thama hiks Yoongie hiks"

"Yoongie mau kok main sama Niichan tapi Niichan jangan menangis Yoongie jadi ikutan sedih" ucap Yoona dengan muka cemberut

Sehun pun yang mendengar Yoona berkata begitu langsung semangat
"Ne! Niichan udah enggak nangith lagi kok jadi Yoongie jangan thedih"

"Eoma kapan pulang? Yoongie mau pulang. Yoongie enggak mau disini"

"Mungkin besok pagi Yoongie sudah bisa pulang sayang" ucap Eoma Oh sembari mengusap rambut Yoona dengan sayang

#Pagi hari

Setelah diijinkan oleh Dokter akhirnya Yoona pun bisa pulang hari ini dan keluarga Oh sedang bersiap-siap untuk pulang dari Rumah sakit

"Ayo sayang hati-hati turunnya" kata Nyonya Oh sambil membantu Yoona turun dari ranjang

"Yoongie yakin gak mau Eoma atau Appa gendong?" tanya Nyonya Oh khawatir

"Enggak mau! Yoongie kan sudah besal. Yoongie mau jalan aja sama Niichan"

"Ayo Yoongie sini sama Niichan" Suruh Sehun

Setelah itu keluarga Oh segera berangkat menuju kediamannya

-o0o-

At Kediaman Keluarga Oh

Keluarga Oh telah sampai Rumah dan mereka langsung menuju ke kamar Yoona

"Nah Yoongie sekarang Istirahat karena besok kita akan pergi ke Jepang" kata Nyonya Oh

"Benalkah Eoma? Wahh kalau begitu ayo Niichan kita istirahat supaya besok kita enggak kesiangan" tanya Yoona dengan wajah bahagia

"Maafkan Appa Yoongie tapi yang pergi ke Jepang hanya Yoongie dan Eoma saja. Appa dan Sehunie akan tetap di Korea" kata Tuan Oh dengan hati-hati

"Ta..tapi kenapa Appa? Kenapa Appa dan Niichan enggak ikut? Kan nanti Yoongie kesepian disana?" Tanya Yoona sambil menahan tangis

"Begini sayang Appa kan sibuk mengurus perusahaannya. Jadi Appa tidak bisa pergi ke Jepang. Teruskan kalau Appa sendirian nanti Appa kesepian jadi Niichan yang akan menemani Appa. Dan Yoongie kan ada Eoma jadi Yoongie tidak akan kesepian disana juga banyak sepupu-sepupu Yoongie dan Sehunie jadi Yoongie bisa bermain bersama mereka"
Jelas Nyonya Oh

"Ne baiklah Eoma Yoongie mau" angguk Yoona dengan wajah sedih

"Yoongie jangan thedih nanti Niichan ikut thedih. Niichan janji akan thering mengunjungi Yoongie kalau Appa enggak thibuk" ucap Sehun dengan sangat ceria

"Ne. Yoongie enggak sedih kok" jawab Yoona sambil tersenyum

"Yasudah sekarang Yoongie istirahat ya" perintah Nyonya Oh dengan lembut

"Baik Eoma. Tapi Niichan temenin Yoongie tidul disini ya?" Ucap Yoona dengan memohon kepada Sehun

"Ia Niichan akan tidur dithini thama Yoongie" jawab Sehun

-o0o-

At Bandara Incheon

Yoona dan Sehun masih berpelukan sambil menangis

"Niichan cepat belkunjung ke Jepangnya jangan lama-lama" pinta Yoona masih menangis

"Ia Niichan janji enggak akan lama-lama" janji sehun sambil menautkan jari kelingkingnya ke jaji Yoona

"Janji ya Niichan"
"Janji!"

Akhirnya setelah pemberitahuan bahwa Pesawat menuju Jepang akan segera berangkat mereka pun melepaskan pelukannya

"Pai pai Oniichan"
"Pai pai Yoongie"

Dan akhirnya Yoona dan Eomanya telah berangkat menuju Jepang

-o0o-

Haii
Ini cerita pertamaku maaf kalau banyak kesalahan
Tolong beri masukkan dan vote

Every Second In My LifeStories to obsess over. Discover now