Saat aku terbangun di pagi hari, aku sudah merasakan ada nya rasa suka antara kau dan aku.
Sebut saja aku Cinta, dan lelaki yg aku maksud adalah Rangga.
Kita berdua sudah lama sekali saling mengenal satu sama lain, walaupun hanya sebatas melihat sekilas. Tidak sedekat sekarang yang aku rasakan. Dulu aku malu ingin menyapa mu di sudut ruangan rumah mu itu, karena sikap cuek dan dingin mu membuat ku segan akan hal yang akan aku lakukan agar kita bisa sedekat ini.
Tapi, aku mulai berpikir, akan kah aku harus berdiam diri terus dengan rasa penasaran ku ini? Tidak kah aku punya pemikiran yang akan bisa membuat nasib ku berubah setelah ku beranikan diri untuk berkenalan dan dekat dengan mu?
Di mulai dengan sosmed yang terkenal dan sering digunakan para remaja masa kini, Line , aku mulai beranikan diri ku untuk mengenal mu lewat Line. Awalnya aku tak mengira bisa seberani ini untuk menghadapi kecuekan dan rasa dingin mu terhadap ku. Tapi, entah rasa apa yang membuat ku tidak mengapa jika engkau mencuekan keberanian ku ini, karna aku sudah ikhlas bila aku di acuhkan oleh mu. Pertama aku mulai dengan kata "Halo, kak addback line ku ya?" dengan rasa pasrah dan tidak peduli dia ingin balas apa terserah dia, aku berdoa didalam hati.
tidak ku sangka hanya dalam beberapa menit pesan ku dibalas oleh nya. Ya! Setelah 10 menit kemudian pesan ku dibalas, dan apa kata dia ? "Oh Okay, Lo Cinta Yang Gue Sering Liat Ya" dengan bahasa khas dia, yang selalu kapital diawal kalimat hahaha membuat ku geli dan gembira. Tidak ku sangka, dia selama ini memperhatikan ku, aku kira dia sosok yang cuek dan dingin tidak akan memperhatikan diriku apakah aku sedang dirumah nya atau tidak.
Aku sering kerumah nya karna ada sahabat ku sebut saja Nuky, ia tinggal satu rumah dan satu saudara dengannya. Rasanya hidup ini penuh dengan kebetulan dan keajaiban di dalamnya. Aku tidak pernah menyangka saudara sahabat ku sendiri bisa dekat dengan ku. Mungkin, Allah SWT telah menuliskan nama Rangga di dalam jalan hidup ku. Mau tidak mau, aku harus melalui nya dengan kesiapan yang ku punya.
Hari demi hari, line ku menjadi ramai oleh ocehan dan obrolan dari nya. Sosok yang ku kenal cuek kini bisa dekat dengan ku, satu pelajaran yang aku ambil bahwa tidak selamanya orang cuek nan dingin seperti Rangga bisa selamanya cuek dan dingin. Ada titik dimana sikap hangat dan ramah tersalurkan ke orang yang mau dekat dengannya, mungkin kebanyakan orang lihat ia tidak pernah seramah ini karena saking cuek dan dinginnya kepada orang lain disekitarnya.
Pada suatu ketika, dia berkata "Ta Kalo Misalnya Kamu Lagi Bete Biasanya Ngapain?" sontak aku kaget dan terkejut, tiba-tiba dia bertanya seperti tak biasanya. Karena aku sedang bete dirumah langsung saja aku balas pesannya "Hmm, kalau lagi Bete biasanya aku jalan-jalan ke tempat sambil nyari makan, segitu saja juga sudah bisa menghilangkan rasa bete lagi kok" lalu aku bertanya lagi "Kok tumben kamu nanya kayak gitu? Ada apa?" rasa penasaran itu menyelimuti seluruh pikiran ku saat itu. Meski rasa penasaran itu tiap detik meningkat, aku usahakan untuk menenangkan diri dengan minum segelas air hangat.
10 menit kemudian, dia membalas pesan ku "Kalau Gitu, Kamu Mau Aku Ajak Ke Cafe Pink? Disana Makanan Nya Enak Dan Nuansa Pink Nya Bisa Buat Kamu Jatuh Cinta.." wah, kedua kalinya dia bikin aku kaget dengan kejutan-kejutan super kecil dari nya. Baru aku ingin balas pesan nya dia sudah balas lagi "Kamu Kan Sedang Bete Di Rumah, Tidak Salahnya Keluar Dengan Aku Ke Cafe, Kamu Juga Suka Pink Kan? Yukk siap siap"
rasanya kayak kesambar petir di siang hari, aku yang sedang tidutan dan gak karuan posisi tidurannya dia malah bilang untuk aku siap-siap. Aku harus bagaimana? Ya Allah apakah ini memang sudah ditakdirkan untuk ku aku harus jalan dengan nya untuk pertama kalinya?? Aku terima aja kali ya? Tapi bilang ke Mama bagaimana ya. Kalau ditanya pergi sama siapa aku jawab apa nanti?
Penasaran kelanjutannya? Next bagian ke dua ya❣
