Hujan

84 16 1
                                        

  Hyy . Guysss ketemu lagi sma sy. Vote dulu baru baca yaaa
   Selamat membaca😉😉

      Pagi hari yg di hiasi rintikan hujan , seorang gadis cantik tengah terduduk manis di kursi samping meja belajarnya , wajahnya tampak murung dan sekali- slkali menghembuskan nafas dengan kasar.

" seandainya kalian masih ada pasti gue nggak bakal kesepian kayak gini , gue kangen kalian moga kalian bahagia di alam sana , aminnn." . Batin risya , dia kembali mengingat kejadian yg merenggut nyawa ketiga sahabatnya.

Flasback

Hari yg cerah bagi keempat gadis cantik itu , mereka sedang berjalan-jalan di taman , mereka berhenti untuk beristirahat di kursi kayu panjang di taman dekat pohon  besar yg menghalangi sinar matahari . " dah dulu ya capek nieh jalan dari tadi " . Ucap salah satu gadis sambil mendudukkan dirinnya di kursi kayu panjang .

Mereka duduk di kursi yg disediakan di taman . Tiba- tiba hujan turun dengan derasnya, keempat gadis itu berlari menuju mobil yg mereka simpan di lahan parkir . Mereka masuk kedalam mobil masing- masing dan menyalakannya dan menuju  kerumah mereka . Di perjalanan pulang jalanan sangat licin tiba- tiba sebuah truk tergelincir dan remnya blong .

Mobil keempat gadis itu mengalami kecelakaan yg sangat parah yg membuat mereka dilarikan ke rumah sakit saat tiba di sana hanya salah satu dari mereka yg selamat dari maut ketiga gadis lainnya meninggal saat sampai di rumah sakit. Seorang gadis kini tertidur dengan alat - alat medis yg membantunya tuk bernapas .

Flasbakc end
 

  Risya yg mengingat kejadian itu menangis mengingat sahabat- sahabatnya yg tlah tiada. Tiba - tiba terdengar suara ketukan di luar kamar Risya,

TOKKK TOKK TOK

" kak buka pintunya " . Seru seseorang dari luar kamar , " iyaaa , bentar ". jawab Risya dengan suara serak habis menangis , di hapusnya air matanya lalu berjalan menuju pintu dan membukannya.

Ceklek( anggap suara pintu kebuka😁😁)

" hmm. Napa dek ??? " . Tanya Risya to the poin." Itu kak ada tamu , ehhh ntar dulu lo habis nangis ya???".tanya faisal adik Risya, saat melihat mata kakaknya sembab akibat menangis . " nggak,ngapain gue nangis . Emang siapa sih yg datang kerumah???" . Jawab isya dengan datar mengalihkan pembicaraan.

" katanya teman kakak mau kerja klompok gitu , cepetan turun kasian anak orang nunggu.". Ujar Faisal , dia tahu kakanya abis menangis  tapi dia tidak mau mengganggu kakanya.
" iya iyah . Bawel amat si loh dah sanah pergi" . Risya segera masuk kamar mandi untuk membasuh wajahnya agar tak kelihatan habis menangis. " aku tahu kau habis menangis kak. Kenapa kau tak ingin memberi tahukan kepadaku semua kesedihanmu , dan kenapa kau takut setiap hujan turun apakah ada kaitanya dengan 1 tahun yg lalu saat aku berada di jerman???, kini kau sudah berubah semenjak aku plang kau slalu menangis setiap hujan turun . Smoga kau baik- baik sja aku menyayangimu kak". Gumam faisal dalam hati.

Risya pov

" siapa yahhh??". Ujarku sambil menuruni anak tangga, setelah tiba dilantai 1 aku melihat seseorang yg tengah duduk di sofa ruang tamu, dia pun berbalik menghadap ke arah ku. Aku kaget dengan kehadiranya ternyata anak baru itu.

" ngapain loe kesini?". Sergapku dengan ekspresi datar. Dengan wajah datarnya dia melangkah mendekatiku, aku bingung apa yg dilakukanya dirmahku hari minggu begini. " mau kerja kelompok loe lupa, !!". Jawabnya dengan suara datar. Aku memikirkan apa yg dia ucapkan , aku baru ingat kalau ada tugas kelompok dri pak jul." Hmmm, ohhh baiklah ayo ke halaman belakang aja !!". Ujarku dan berjalan menuju halaman belakang rumah.





JANGAN LUPA COMEN AND VOTENYA YAA GAYSSS. 😁😁😁 SORRY KALAU TYPO HEHEHE

  

 

RISYAWhere stories live. Discover now