"Zee.... Kemarilah nak..,mari sarapan. " kata ayahku, tengah duduk menungguku.
"Makan batu? Ngapain ayah peduli lagi dengan zee?"dengusku kesal
"Lihatlah nak.... Makanan ini sungguh nikmat! Bersyukurlah masih bisa makan dengan lauk seadanya... " Ayah membujukku lagi
"Buat apa Zee bersyukur? Ndak ada manfaatnya! Kapan Tuhan ngasih makan enak? Aku capek lihat makanan busuk itu! " Aku Marah, capek,benci dengan semua tentang ayah. Tak berasa air mataku jatuh merasakan semua ini
"Zee, jangan bilang seperti itu, Tuhan itu Maha segalanya nak... "Ayah datang mendekatiku.
"Sudahlah aku akan berangkat, jangan ganggu zee lagi! Zee muak lihat Ayah" Kumengelak tangan Ayah yang akan mengusap air mataku.
Kubanting pintu dengan sekeras - kerasnya, tanpa peduli Ayah di depan pintu.
Apa guna Ayah dalam hidupku? Jika Ayah tak pernah membahagiakanku.
Aku benci Ayah
BINABASA MO ANG
Ayah Maafkan aku...
Teen FictionTentang sebuah penyesalan Tentang kerinduan, dan cinta kepada seorang ayah yang datang terlambat. Namanya zela anastasya veera, cantik parasnya namun tidak dengan hatinya. Ia benci dengan ayahnya, ia tak mau menerima ayahnya sendiri, sampai kapank...
