The Truth?

314 21 3
                                        

Niall menunduk menghindari kontak mata dengan Luna untuk beberapa saat, "Agak rumit ceritanya, tapi aku janji akan segera memberitahumu" kata Niall

**

Mereka berdua menghabiskan sore itu bersama Lisa bermain di taman bermain

Hanya mereka bertiga

"I want that unicorn!" Kata Lisa penuh semangat melihat boneka unicorn tergantung di etalase sebuah stand permainan

Niall dan Luna berhenti melihat ke arah boneka itu, "That's cute" ujar Luna

"I'll get it" ucap Niall yang sedang menggendong Lisa. Mereka menghampiri stand permainan tersebut. Niall menurunkan Lisa dan membeli tiket. Dia harus bisa melemparkan bola ke arah tumpukan kaleng dan menjatuhkan semua kaleng mimimal dua kali lemparan

Niall berhasil memenangkan boneka unicorn itu dan Lisa sangat senang menerima boneka itu

"IT'S SO FLUFFY!!!" Pekik Lisa, memeluk boneka itu sangat erat

"You know what, she reminds me with Agnes dari film Despicable Me" kata Niall

"Yeah, she's so sweet" Luna tersenyum melihat Lisa bisa bahagia

Setelah dari sana mereka bertiga berfoto bersama di photo booth, makan ice cream, memberi makan burung-burung merpati dan menaiki beragam permainan. Semuanya terasa begitu cepat hingga malam hari mom-nya Lisa datang menjemput anak itu

"Thanks a lot Niall telah mengajak Lisa bermain seharian ini, dan tentu kau juga Luna. Sudah cukup lama aku tidak melihatmu"

"Sama-sama Mrs. Robert, it's a pleasure" Kata Niall dan Luna

Lisa memeluk dan mengecup pipi mereka berdua sebelum pergi dengan momnya, "Ka Luna harus datang ke rumah sakit bersama ka Niall hari Sabtu nanti" kata Lisa

Luna mengangguk pelan tak mengerti, dia masih tak tahu kenapa Lisa berada di rumah sakit dan bagaimana Niall bisa bertemu dengan Lisa lagi

Setelah Lisa pulang mereka juga pulang, awalnya perjalanan itu sepi. Niall tahu kenapa Luna tak mau bicara, Luna sedang menunggu Niall menjelaskan

"Luna.." kata Niall lirih saat mobil mereka berhenti di depan rumah Luna

"Kumohon Niall, jelaskan padaku"

Niall mengusap wajahnya, dia masih belum siap menceritakan Luna dan tak akan pernah siap menceritakannya, "Lisa sakit, dia punya leukimia"

"What?!" Luna memekik tak percaya, "Niall, that ain't funny!" Dia memukul lengan Niall, "Dia masih sangat kecil"

"Tapi itu kenyataannya Luna!" Niall mengangkat wajahnya dan menatap lurus ke arah Luna dan Luna tahu arti pandangan itu, itu adalah pandangan kejujuran

Selama beberapa saat Luna menggeleng tak percaya dan perlahan dia menunduk, "Tapi dia hanyalah gadis kecil yang belum tahu banyak hal" lirih Luna

"I know, aku juga sangat sedih saat aku tahu hal itu" Tangan kanan Niall menyentuh pundak Luna mencoba menenangkannya

"Dimana dia dirawat?"

"Lisa dirawat di rumah sakit khusus anak-anak kanker" jawab Niall, "Kalau kau mau kita bisa kesana Sabtu nanti"

Luna masih tertunduk sedih, "Aku tak tega melihatnya Niall" setetes air mata sudah mengalir di pipi Luna. Dengan sigap, ibu jari Niall menghapuskan air mata itu dan Niall mengelus pundaknya

"Aku yakin dia bisa sembuh"

Luna hanya mengangguk pelan dan mengusap wajahnya, "Thanks for today Niall" dia memeluk Niall erat dan mengecup pipinya

Fly To Your Heart (Niall Love Story)Where stories live. Discover now