PROLOG

17 5 0
                                        

LIBURAN semester tahun 2017 datang. Kami, para siswa, dijatah dua minggu untuk berlibur. Berlibur dari urusan sekolah, urusan kelas, dan urusan pr. Kami libur di minggu ke tiga dibulan Desember.

"Nina, ada rencana liburan gak? "

Tanya Tesa saat kami selesai memasukkan meja terakhir kedalam kelas. Dua jam yang lalu, aku dan beberapa teman menjadi trima tamu dalam rangka pembagian rapot semester satu.

"Gak tau, paling dirumah aja, " Balasku.

"Aku gak sabar mau traveling bareng temen smp ku dulu. " Ujar Tesa dengan mata berbinar.

Kurasa dia senang.

"Kamu gak ada acara sama temen-temen mu dulu apa? " Tanyanya lagi.

Aku menggeleng pasti, "Enggak, aku mageran. " Ucapku dengan nyengir.

"Buset dah, nih anak, mageran banget sih," Tesa, cewek dengan pipi tembem itu meninju lenganku pelan.

"Biarin, selama liburan aku bakal hibernasi," Balasku yang lansung disusul gelak tawanya.

...

Bisa dibilang, bulan Desember adalah bulan yang paling aku nantikan. Bukan karena akan ada natal. Bukan. Semua selalu salah asumsi ketika aku bilang bulan desember adalah bulan favoritku. Terlebih ayahku yang akan ceramah panjang lebar jika aku bilang suka Desember.

Alasanku memilih Desember sebagai bulan favorit bukan karena aku ulang tahun di bulan itu. Bukan. Aku ulang tahun bulan Juni.

Alasanku memilih Desember adalah karena di bulan itulah aku bisa libur. Benar-benar libur. Aku suka libur. Sangat suka. Sampai-sampai ya itu tadi, Desember sudah memikatku, memikatku untuk suka padanya.

"Nina! " Seru seseorang dibelakangku.

Aku berhenti, dan menoleh. Ari, teman se-ekskulku itu berjalan ke arahku.

"Ada apa? " Tanyaku.

"Pastiin on line terus ya, "

"Kenapa? "

"Takutnya ada info dari senior. "

"Oh gitu, yaudah, oke. "

"Aku duluan ya, udah ada janji. "

Aku mengangguk. Dan setelahnya cowok bertubuh gemuk itu berlalu dari hadapanku.

****

Selamat datang!

Ini adalah draf pertama yang aku buat+aku publish di wattpad. Semoga suka ya.

HOLIDAYWhere stories live. Discover now