from chat down to heart

24 5 4
                                        

     Saat kita terpuruk pasti selalu ada seseorang yang menyemangati kita, walau hanya sebatas kata-kata yang di kirim melalui hp. Ini juga yang terjadi padaku, perkenalkan namaku Azzura Putri Callisandar, biasa di panggil Sandra, aku hidup bersama dengan adik ku, karena kedua orang tua kami meninggalkan karena kecelakaan dua tahun yang lalu. Sekarang tulang punggung keluarga adalah aku, setiap hari nya aku bekerja sebagai pegawai toko, kalau pagi aku sekolah, kalau malam jaga di toko. Dari gajiku setiap hari cukup untuk memenuhi kebutuhan kami. Aku bersekolah di SMP NUSA BANGSA,  Oh ya aku masuk di sekolah itu karena mendapat beasiswa, di sekolah itu aku termasuk anak kurang mampu yang beruntung bisa masuk di sekolah itu.
     Aku mempunyai seorang sahabat namanya maura anindita, dia adalah salah satu anak penyumban dana terbesar untuk sekolah itu. Dan di sekolah itu pun aku bertemu dengan seseorang yang selalu menyemangati ku melalui status nya di wa.

SAAT PERTAMA KALI KU BERTEMU DENGAN NYA
" Awas!!!" Ucap ku memberi peringatan
"Ahh... Aduh!!! "Suara seorang laki-laki yang tak sengaja ku tabrak
" Maaf ya. "Ucap ku menyesal
" oh gak papa kok "jawab nya
" maaf aku buru - buru, sampai nanti" "oh iya, lain kali hati - hati"

KEJADIAN ITU
Semenjak kejadian itu aku sering bertemu dengan dia. Suatu hari aku bertemu dia di perpustakaan, aku di sana bersama sahabat ku maura, dia menghampiri ku dan maura yang sedang membaca buku, dan maura kaget lalu menyenggol lengan ku.
"hai kamu yang waktu itu nabrak aku kan? "tanya nya
" iya, aku yang waktu itu, maaf ya ".
" iya, santai kali ".
"kenalin nama gue zakiy ramadhan"
"gue Sandra "membalas jabatan tangan nya.
" nah sebagai awal perkenalkan kita, ke kantin yuk "
" maaf gue bawa bekal "
" oh, kalau gitu kita makan bareng aja di kantin ". Tiba-tiba maura menyenggol tangan ku sebagai isyarat agar aku mengiyakan.
" boleh, kamu duluan aja nanti aku nyusul "kataku.
Setelah itu maura terlihat senang
" eh dra loh tau gak siapa yang ngajak loh tadi, dia itu si zakiy, beruntung loh bisa kenal, jarang orang bisa kenal sama dia "sambil senyum - senyum sendiri.
" ayo cepet, pumpung ada kesempatan ". Ajak maura memggandeng tangan ku
" iya, sebentar, sabar dong ra ". Sambil merapikan buku.

DI KANTIN
    Saat sampai di kantin, aku melihat zakiy sudah duduk di salah satu tempat duduk di kantin, dia memberi isyarat dengan melambai kan tangan agar kita datang dan duduk di situ.
Saat sudah duduk, tiba-tiba maura langsung mengajak kenalan zakiy
"hai zakiy, kenalin gue temen nya Sandra, salam kenal! ".
" oh iya, salam kenal juga, gue zakiy" sambil membalas jabatan tangan maura.
Tanpa ku sadari ada beberapa pasang mata memandang kami dengan tatapan yang tidak enak.
"oh ya kenapa loh ngajak gue ke sini?"
Tanya ku.
"oh gue ngajak loh kesini, denger - denger loh pinter matematika dan fisika, loh bisa gak ngajarin gue, plisss" mintanya dengan memelas.
"ok, sebagai ganti nya loh harus bayar gue RP50. 000, setiap gue ngajarin loh"
"setuju "jawabnya.
" btw gue sekarang harus balik ke kelas, bentar lagi kan masuk "
" oh gue juga"

SETELAH PULANG SEKOLAH
    Saat di perjalanan pulang tiba-tiba aku di hadang oleh beberapa siswi yang satu sekolah dengan ku.
"eh loh jangan pernah deket tin zakiy lagi "
" eh la ngapa, emang dia pacar loh, gebetan loh, bukan kan? "
" emang gue bukan siapa - siapa nya, tapi sebentar lagi, gue akan jadi gebetan nya, awas loh sampai macem - macem, apalagi godain dia! "ancamnya.
" eh loh sadar dong gue gak pernah godain zakiy, zakiy sendiri yang deketin gue! "sambil menahan air mata.
" dasar brengsek loh! "sambil mengangkat tangan mau menamparku.
Tapi sebelum itu terjadi, tiba-tiba ada tangan yang menghentikan, ternyata dia zakiy
" eh loh jangan kasar dong sama Sandra, emang ada masalah apa loh sama dia? "
" eh, anu, maaf zakiy tadi gue gak sengaja, tadi kita tuh cuman bercanda, iyakan? "
Memberi isyarat mengedipkan mata
" masak bercanda sampai mau nampar gitu, loh bully ya? "
" ng... Nggak kok" sambil mendekapku, bersikap sok baik pada ku.
"oh, kalo gitu gue dulu an ya "
" Iya, dah" mengatakan dengan logat genit nya.

SAAT DI PERJALANAN PULANG
     Saat di tengah jalan aku bertemu dengan zakiy dan dia sedang di jemput oleh supir nya.
"Pak... Pak... Stop pak! "menyuruh supir nya berhenti.
" eh ketemu lagi, bareng yuk "ajak nya
" enggak makasih, nanti ngerepotin. Mksh, lagian rumah gue deket kok"
" gak kok ayuk, gak usah sungkan, santai aja "paksanya.
Dengan terpaksa aku ikut mobil zakiy
Dari jauh aku melihat sepasang mata menatap ku dengan tatapan benci.
" oh ya rumah loh di mana? "
" Hmm rumah gue deket kok belakang sekolah doang "
" pak kita nanti belok kiri ya "sambil mengarah kan supir nya
" oh iya den "
Saat ada belok an kekiri supir itu mengarah kan setir nya ke kiri, sampah akhirnya kami sampai di depan gang.
" loh mau mampir gak? "
" maaf lain kali aja, gue sibuk "
" oh, oke "
DI RUMAH
" Assalamualaikum "sambil mengetuk pintu
" walaikum salam "jawab seorang anak kecil, sambal membukakan pintu.
" yee kakak dah pulang, kak aku laper, masak in yang paling enak ya! "pinta adik ku dengan memelas.
Ok, adik ku tersayang. Jawab ku sambil memberi senyum.
Setelah makan aku langsung masuk ke kamar, ku rebah kan badan ku ke pulau kapas, tidak lama kemudian hp ku berbunyi ada nomor telepon yang tak ku kenal masuk melalui sms
"hai "sapa orang itu dlm pesan
" oh, maaf siapa ya ya ini "
" ini gue zakiy "
" loh kok bisa dapet nomer gue sih? "
" iya, gue dapet dari sahabat loh "
" oh, ada apa? "
" maaf gue ganggu, loh bisa gak kerumah gue, nanti gue jemput, tolong ajarin gue dong, minggu depan gue ada ulangan harian fisika nih, pleas!!! "mintanya dengan memelas
" ok jam berapa? "
" jam 3 sore "
" ok deh, bye "
KE ESOKAN HARI NYA...

   

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Mar 16, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

from chat down to heartWhere stories live. Discover now