Kematian adalah sesuatu hal yang akan terjadi . Yang akan terjadi pada kita, orang terdekat kita. Semua yang terlahir akan kembali pada-Nya . Sebuah kematian yang sangat menyakitkan yang sangat menggores hati ini. "Bunuh diri" . Ya. Bunuh diri afalah salah satu kematian yang sangat menyakitkan . Tak dapat di pungkiri banyak alasan yang dapat menjadi penyebab Bunuh diri . Merasa kehilangan , kesepian, depresi , itu adalah salah satunya . Siapa sangka orang yang terlihat bahagia memiliki beban hidup yang begitu berat.
"Oppa .. kau yang menciptakan lagu ini ? " seru seorang gadis yang sontak membuat pemuda dihadapan nya ini menghadapkan kepalanya menghadap gadis tersebut .
"Hmm .. iyaa apakah itu buruk ?" Tanya pemuda tersebut .
"Aniyaa .. ini keren sekali , kurasa aku menyukai lagu ini ." Seru gadis tersebut yang langsung mendapatkan balasan senyuman dari pemuda tersebut .
"Oppa, bukankah lagu ini menceritakan tentang kesendirian ? Lirik ini sangat dalam , aku seperti tersentuh saat membaca liriknya"
"Yaa . Ini memang lagu yang menceritakan kesendirian seseorang, yang berharap masih ada segelintir orang yang masih mengingatnya ." Ucap pemuda tersebut sambil tersenyum .
" yeah kau benar oppa . Terimakasih telah menulis lagu ini oppa . Kau telah bekerja keras ." Ucal gadis tersebut .
Siapa sangka bahwa lagu itu tercipta dari keadaan yang menimpa si penulis. Kesepian, kehampaan. Dia menumpahkan semua kesedihannya pada lagu tersebut . Berharap ia bisa berbagi kesedihannya .
"Hyung .." teriak seorang pemuda kepada pemuda lainnya yang memiliki usia di atas dirinya .
"Hmm.." gumam pemuda yang di panggil sebagai hyung tersebut .
"Hyung .. sebaiknya kau istirahat lebih awal, kau harus memperhatikan penampilan mu untuk konser mu . Hyung tidak mau kan ada kantung mata saat konser mu berlangsung ?"
Pemuda yang di panggil hyung itu pun langsung menutup laptopnya dan tersenyum .
"Baiklah aku akan tidur, terimakasih . Selamat malam .."
"Ne . Selamat malam hyung ." Ucap pemuda tersebut dan langsung berlalu .
"Hyung .." teriak seoarang pemuda sambil berlari kearah pemuda yang di panggil hyung tersebut . Pemuda yang di panggil hyung tersebut reflek membalikan badannya dan kaget saat pemuda yang memanggilnya tadi langsung memeluknya tanpa aba aba yang hampir membuat pemuda tersebut terhuyung kebelakang.
"Ehh ada apa ?" Pemuda tersebut membalas pelukan pemuda yang lebih kecil darinya itu. Disaat bersamaan ia melihat 3 teman ah tidak 3 orang terdekatnya yang sudah ia anggap sebagai keluarganya tersebut tersenyum hangat kepadanya.
"Ada apa?" Ulang pemuda tersebut .
"Hyung kau hebat . Andai kau bisa meliahat seberapa hebatnya kau berdiri di atas panggung bernyanyi dengan ekspresi yang dalam . Sungguh kau seperti angel hyung . Kau hebat aku bangga padamu."
Tidak dapat di pungkiri ia bahagia . Ia senang setidaknya masih ada beberapa orang yang masih memperhatikan dirinya . Tanpa sadar ia tersenyum dan mengeratkan pelukannya .
Banyak hal yang sudah terjadi. Rasa sakit ini terlalu sakit jika di biarkan lagi. Banyak hal yang sudah terlewati. Banyak hal yang sudah di pertaruhkan. Banyak hal yang sudah dilakukan, hingga tubuh ini tidak dapat menahan lagi . Hingga akhirnya tidak ada lagi pilihan yang dapat dipertimbangkan , hingga akhirnya ia harus merelakan semuanya. Semua keluarga yang telah ia miliki . Semua hubungan yang telah ia rajut selama ini. Hanya kali ini ia ingin bebas . Tanpa paksaan tanpa beban. Ia lelah sungguh lelah hingga ia sampai pada pilihan terakhirnya.
"Oppa .. ku mohon bangunlah. Ku mohon bangun dan katakan kau tidak apa apa , hiks hiks." Tangis itu menggema membuat semua yang mendengarnya tidak bisa menahan air matanya .
"Hyung . Kau bodoh . Cepat bangun dan tertawalah dengan tawamu itu . Katakan ini hanya lelucon mu hyung ."
"Jonghyunie .. bangun .. katakan seberapa sakit nya itu jonghyunie . Cepat bangun dan bagu rasa sakit mu itu pada kami. Setega itukah kau meninggalkan kami ?"
Isak tangis tidak bisa di bendung lagi semua yang datang meluapkan semua emosinya. Semua yang datang menyesalinya. Menyesal tidak dapat memberikan perhatiannya . Penyesalan hanya tinggal penyesalan. Semua sudah terlambat. Ia sudah pergi. Ia tidak bisa kembali lagi. Ia sudah pergi dengan semua rasa sakit yang menyiksanya selama ini . Ia bebas.
Kami menyesal telah membiarkannya berjuang sendiri, merasakan kepedihannya sendiri . Membiarkan ia melakukannya sendiri . Kami menyesal. Yang bisa kami lakukan hanya bisa berdoa dan memohon padanya lindungilah 4 bintang yang tersisa . Kami tau kau adalah seorang angel . Tolong jaga 4 bintang itu dari jauh. Jonghyun kau telah bekerja keras. You did well jonghyun . Kami menyayangi mu .
Ini hanya curahan hati saja. Saya bukan shawol , tapi saya mengerti perasaan shawol di seluruh dunia .
Terimakasih atas perjuangan mu jonghyun oppa . Kami kpopers menyayangimu ...
YOU ARE READING
Menyesal
Short StoryPenyesalan selalu datang . semua hal yang tak di ingin kan oleh seluruh fans di dunia .
