Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

Arc 1 Chap 1 : Pemburuan Unknown

107 12 4
                                        

Suatu pagi di kota yang sedang ramai orang-orang bekerja, tepat di gang-gang kecil diantara bangunan-bangunan kota yang tinggi sedang terjadi pengejaran terhadap unknown yang melarikan diri dari para Dives.

"Disini Yuka, saat ini aku sedang mengejar Unknown itu" ucapnya sambil berlarian di sudut-sudut sempit kota mengejar unknown yang kabur.

"Aku akan segera kesana, Pancing dia ke area yang sepi tidak berpenduduk, kita akan mengalahkannya disana." Jawab seseorang dari dalam Earphone.

"Baiklah, kalo tidak salah disini dekat area pembuangan limbah, aku akan menggiringnya kesana." jawab Yuka sembari menggiring Unknown tersebut ke Arah pembuangan limbah.

~Di pembuangan limbah

"Huft hari ini bosan sekali, mau ke game store tapi tidak ada uang" Ucap seorang pelajar yang sedang beristirahat dibawah jembatan dekat pembuangan limbah.
"Sisa uang hari ini sudah kubelikan kopi kaleng ini, ya walaupun nih kopi enak juga sih." Lanjut meminum kopinya.

Tiba-tiba Unknow yang melarikan diri melewati atas lelaki itu.

"Cukup sampai disini, Fire Blade" Ucap Yuka.

Yuuka menembas sebuah tebasan Api ke Arah unknown tersebut dan mengenainya, unknown itu pun terjatuh ke bawah jembatan. Pelajar yang sedang beristirahat itu melihat unknown yang terjatuh akibat tebasan Yuka.

"Huh apa itu Unknown??" Ujar pelajar tersebut
"kenapa bisa ada unknown ditempat seperti ini?? "

Sementara itu Yuka melompat ke depan unknow tersebut. Unknown yang terjatuh itu bangkit kembali dan merasa kesal.

"Masih bisa bangun??" ucap Yuka
"Sepertinya kau makhluk yang cukup keras kepala, tapi aku akan menghabisimu disini."

"Duh bukannya itu seorang Dives?? Pantas saja makhluk itu ada disini, mengganggu tempat bolosku saja" guman pelajar itu tanpa ada rasa takut sama sekali.

Unknown yang sangat kesal itu tiba-tiba melihat pelajar tersebut, mata unknown itu tertuju ke arah kopi yang dipegang pelajar itu. Unknow ini sangat nenyukai kopi, ketika unknown ini meminum kopi tenaga nya akan bertambah kuat. Yuka pun melihat kemana pandangan unknown tersebut dan melihat pelajar itu.

"Cih.. Kenapa ada seseorang di tempat seperti ini? Aku harus melindunginya. " Guman Yuka.

Yuka pun mengeluarkan beberapa tebasan api ke arah unknown tersebut. Namun Unknown itu menyadari serangan Yuka dan menghindari semua serangan yang Yuka arahkan kepadanya dengan tubuhnya yang lembek dan lentur seperti slime. Setelah menghindari semua serangan Yuuka, Unknow itu pun memanjangkan tangannya ke arah pelajar tersebut untuk mengambil kopi itu.

"Sial tak sempat, Menghindar.. " Teriak Yuka ke pelajar tersebut.

"Cih kenapa dia mengincarku." guman pelajar melihat tangan Unknown yg memanjang ke arahnya.

Pelajar itu tak sempat menghindar serangan Unknown itu, namun tiba-tiba muncul sesorang lelaki dihadapan pelajar itu, Lelaki itu memotong tangan Unknown yang mengarah ke pelajar itu dengan tombaknya dan berdiri dihadapannya. Unknown itu pun merasa sedikit kesakitan karena tangannya terpotong, namun unknown tersebut dapat memulihkan tangannya kembali.

"Kau tidak apa-apa??" ucap Lelaki yang baru datang itu.
"Cepat pergi dari sini, karena disini sangat berbahaya."

"Ya ya baiklah" jawab pelajar itu dengan dingin sambil naik ke atas jembatan

"Cih sombong sekali" guman Lelaki itu

"Oi Yuuma, untung kau tepat waktu, kau lama sekali." Yuka berteriak ke arah laki-laki itu.

"Maaf aku agak sedikit telat, tapi kenapa bisa ada warga sipil disini?? Untung aku tepat waktu, jika tidak, akan ada korban nantinya." Jawab Yuuma

"Maaf tapi itu tidak penting, yang penting sekarang kira harus mengalahkan unknow ini, bagaimana dengan Rize?? " Tanya Yuka

"Rize sudah ada di posisinya, kita mulai saja. " jawab Yuuma

"Baikl.."
Tiba-tiba Unknown menyerang Yuka, dan memotong pembicaraan mereka, tetapi Yuka mampu menghindari serangan unknow tersebut.

"Cih setidaknya biarkan aku selesai berbicara dulu." Guman Yuka

"Tak usah banyak berbicara langsung serang saja." Ucap Yuuma sembari berlari mendekati unknown itu.

Yuuma yang berlari ke arah unknown itu dan mulai menyerangnya dengan tombaknya, unknown yg melihat pergerakan Yuuma melompat kesamping sembari menyerang Yuuma dengan tangannya. Namun Yuuma kembali menebas tangan Unknown dengan keahlian tombaknya. Sebelum unknown menyentuh tanah, tiba-tiba Yuka sudah berada dibelakang Unknown dan menebasnya 3x. Unknown yang tidak menyadari serangan Yuka tidak sempat menghindar dan terkena tebasan dipunggungnya dan terdorong agak jauh.

"Nice Yuka." Ucap Yuuma setelah melihat serangan Yuka.

Unknow itu bangkit kembali dan merasa sangat kesal, Dia pun mengeluarkan beberapa tentakel dari tubuhnya

"Cih sepertinya dia mulai kesal" Guman Yuuma.

Unknown pun mulai menyerang Yuuma dan Yuka secara Grirya dengan tentakelnya. Tetapi sebelum tentakelnya menyerang Yuuma dan Yuka, tiba-tiba unknown itu mendapat serangan busur angin yang memotong seluruh tentakelnya, dan satu busur yang membolongi tubuhnya.

"Disini Rize, sepertinya kalian harus berterima kasih kepadaku." Ucap Rize melalui Earphone Yuuma dan Yuka.

"Kau sangat terlambat, tapi berterima kasihnya nanti saja, lihat Unknown itu" jawab Yuka

Unknown yang terluka akibat serangan Anak panah yang dilancarkan Rize, mulai memulihkan tubuhnya dengan kemampuan regenerasinya.

"Benar yang diucapkan Yuka, sepertinya unknown ini memiliki kemampuan Regenerasi yang lumayan cepat, mungkin karena tubuhnya berbentuk seperti jelly, jadi mempercepat regenerasinya. "jawab Yuuma

"Kita akan memulai penyerangan sesi ke-2, Rize tugas kau menghentikan pergerakannya, aku akan menjadi umpan, dan kau Yuka, tugasmu adalah melenyapkannya, karena Dive mu sangat cocok untuk menghabisinya, soalnya Dive mu merupakan tipe pelenyap."

"Sepertinya boleh dicoba." Jawab Rize

"Baiklah aku akan coba melenyapkannya." jawab Yuka

"Lihat sepertinya makhluk itu sudah hampir menyelesaikan Regenerasinya, setelah Regenerasinya selesai kita akan mulai menyerangnya." Ucap Yuuma

"Baiklah, Unknown bersiaplah untuk lenyap dari muka bumi ini." Ucap Mereka bertiga dengan semangat.

To Be Continue...

7 DivesStories to obsess over. Discover now