"hmm... Ok Lex nanti malam jangan lupa ya, sumpah Lo doang yang gw harapin"
"Ahh slow aja Jes gw pasti bantu Lo kok" kata Lexsi mengakhiri percakapan kami.
Setelah Lexsi meninggalkanku beberapa meter aku duduk sebentar di kursi taman, kebetulan perpustakaan yang tadi kami kunjungi tidak jauh dari taman. aku sangat suka suasana taman itu, bunga yang indah dikelilingi kupu-kupu dan langit yang cerah membuatku tenang merasa seolah tidak ada beban. Kuasa Tuhan sungguh membuatku lupa akan tugas kuliah yang menumpuk.
"Aku sangat tenang..."
Seketika hembusan angin ditaman membuatku bangun dari lamunanku dan ada sesuatu yang memperhatikan aku dari tadi, seketika aku merasa tidak nyaman diperhatikan orang asing diseberang taman mood-ku langsung berubah menjadi tidak senang.
"Ahh... Dasar orang gk jelas! Ganggu gue aja" kataku pada diriku sendiri
Jauh beberapa meter dari taman aku melihat ada toko boneka.
"Hmm... Mungkin aku memang butuh hiburan sebentar"
Aku memasuki toko boneka itu, aku melihat berbagai macam boneka yang cantik dan bagus. Mataku langsung terarah kepada satu boneka beruang berwarna coklat muda dan boneka itu bertuliskan huruf 'jj' dibantal yang berbentuk love yang boneka itu genggam, dan tiba-tiba dibelakang aku merasa ada yang memperhatikanku,
"Ahh... Yang benar saja! Dia lagi dia lagi"
Karena aku merasa tidak nyaman aku memutuskan untuk segera pulang dan beristirahat.
.
"Mah... Aku pulang,"
"Mamah gak ada di rumah jes" kata vano kakak laki-laki ku
"Kemana kak?"
"Katanya sih belanja sebentar"
"Oh" kataku singkat mengakhiri percakapan kami, aku memang agak gk suka berbicara sama kakak ku sendiri karena dia lebih mementingkan kepentingan dia dibanding aku adiknya sendiri.
"kurasa dia tidak menyayangiku, hmm mungkin hanya perasaan ku"
.
"Jessica!..." Teriak kakak ku
"Tolong buatkan minuman untuk teman kakak" sambungnya
"Ah... Manja banget sih, gue baru pulang! Cape!" Aku mendumel sendiri
Ya walaupun aku mendumel, anehnya aku selalu menuruti kemauan dia. Tiba-tiba.... Pikiran jail datang di kepalaku.
"Hhh... Rasain Lo, siapa suruh sok sibuk" kataku cekikikan
"Nih tehnya k..."
Kata-kataku terhenti saat aku melihat teman kak vano, dia itu...
Orang yang memperhatikanku di taman dan ditoko boneka sepanjang hari.
"Lho... De? Knp? Knp gk ditaro tehnya? Kok bengong?"
"Lu siapa?! Kenapa lu ngikutin gw sepanjang siang tadi?! Mau lu apa dari gue?!" Kataku dengan nada kasar
"Lho.. lho.. jes, kmu kenal temen kakak?"
"Ini temen Lo kak?Hah tolol banget Lo punya temen begini?"
"Tenang de... Ini temen kakak namanya joey, Joey ini Ade gw namanya Jessica"
"Senang bertemu lagi dengan kamu jes"
____________________________________------------------------------------------------------
KAMU SEDANG MEMBACA
Antara Aku, Kamu dan Jarak
Fiksi RemajaSetiap detik, setiap menit, dan setiap waktu aku slalu memikirkan tentang mu, tentang hubungan kita kedepannya. mengapa jarak ini harus terjadi diantara kita? kenapa harus kita berdua? mengapa Tuhan menghukum kita? Jarak... ya 1 kata yang aku benci...
