Warna?

25 1 0
                                        

Sifat, sifat itu seperti warna bagiku.
Bila cerah dia hangat, bila gelap dia dingin. Bagiku warna hanya deskripsi dari sifat, bukan hanya sesuatu yang indah.

"Kamu" Ya benar kamu, seseorang yang diam tanpa kata, bicara bila perlu, dan tertawa bila harus. "Kamu" yang tidak perduli atas apa yang terjadi, hanya membantu bila ingin. "Kamu" yang mereka pikir tidak punya hati, seseorang yang cuek, ketus, tertawa bila kamu mampu. "Kamu" pemuda yang membuat mereka bangkit, meski salah satu caranya salah. Dan "Kamu" seseorang yang berwarna abu-abu itu.

Dia diam, hanya melihat keadaan sekitar, memantau setiap langkah kaki yang berusaha menendang. Sebuah olahraga yang kini menjadi bagian hidupmu, kau pertahankan baik-baik.

Setiap tetes keringat dari mereka, kau tahu bahwa mereka letih, lelah, lesu, dan terbakar oleh semangat juara.

Kamu yang hanya diam, dengan mata seperti elang, melihat pergerakan cepat atau lambat. Terkadang ketika mereka bergerak lambat, kau tegur, kau beri contoh yang baik. Tapi dengan cara yang tegas dan penuh harapan akan mereka bisa menang.

~ First time to meet you ~
(Sore)
Tempat itu terlihat sunyi, hanya ada beberapa orang hang datang. Ku hempaskan lelah sehabis pulang sekolah di kursi biru tua yang usang itu.

Aku belum mengenal siapa saja yang ada di sana, tetapi karena terpaksa aku mengikuti olahraga ini. TAEKWONDO.
Begitulah kata mereka ketika mendengar olahraga tersebut. Pertama aku mungkin mau mengikutinya, tapi ternyata semuanya berbanding terbalik dengan apa yang kupikirkan. Ya karena aku mengikutinya karena iseng, hanya ingin bercanda, dan menambah teman.

Ternyata semua yang ada disini serius untuk menjadi atlet terbaik.

~Dia~
Pelatih. Dihormati disini tanpa ada kata "Kesal" bila bertemu dengan dia.

Sabeum
(pelatih dalam bahasa korea)
Memberi arahan agar para atlet, bisa menguasai gerakan yang diajarkan.

Dia, berbeda dari yang lain. Dan ketika suatu hari aku tidak melihatnya.
Entah aku pun berkata
"Dia adalah penyemangatku"
Bukan tentang cinta, tapi sebuah rasa kagum akan semangatnya menggapai cita-cita. Namun suatu hari kata itu berubah yang benar-benar menjadi kata "cinta".

Kamu Yang Berwarna Abu-abuHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora