B-1

9 0 0
                                        

Kata orang masa SMA adalah masa-masa yang sangat menyenangkan. Masa dimana kita bisa mengenal banyak hal, dimana kita bukan hanya menjadi seorang penonton namun kita juga terlibat menjadi seorang pemeran. Kita juga akan bertemu berbagai macam hal baru yang akan menuntut kita untuk berfikir jauh lebih dewasa dari sebelumnya. Dimasa SMA juga kita dapat mengenal banyak orang baru yang akan mengisi keseharian kita, kita juga akan bertemu dengan yang mana namanya teman dan mana dan mana si muka dua.

Tapi ada satu hal yang menarik dari masa SMA, yah apalagi kalau bukan sesuatu yang bernama CINTA. Bahkan banyak orang yang tak segan-segan untuk menyematkan bahwa Masa SMA adalah masa terkomplit dalam hidupnya.

Tapi tidak untuk Azara Alzazira yang bahkan sedikit membenci masa SMA, bagi gadis gadis yang sering disapa Ara ini masa SMA adalah masa dimana Ara kehilangan banyak hal yang sudah sangat Ara nikmati. Ara tak tak terlalu membenarkan pendapat orang tentang masa SMA yang sangat komplit itu, tapi ingat Ara juga tak menyalahkannya karena bagi Ara setiap orang berpendapat.

"Ara cepet sarapan sayang, ini kamu udah telat loh" kata seorang wanita paruh baya bernama Ani yang kerap Ara sapa dengan sebutan mama

"Iya ma, ini Ara udah mau turun kok"

"Kamu itu yah setiap hari pasti kayak gini, selalu malas berangkat sekolah"

"Mah kan kata mama Ara udah telat, jadi Ara berangkat dulu, maaf ngak bisa dengar mama ngomel pagi ini" ucapnya sambil menyalami tangan mamanya

"yaudah hati-hati dijalan" ucap Ani yang terdengar sedikit frustasi dengan sikap anaknya

"Iya ma"

Dan disini lah Ara, ditempat yang membuatnya tak begitu nyaman, yah disalah satu SMA yang adalah di ibukota. Ara tak membenci masa SMA nya tapi Ara juga tak begitu menyukai masa SMA, karena menurut Ara masa SMA nya adlah masa dimana dia selalu dituntut banyak hal yang membuatnya risih.

Bukan karena Ara tak memiliki teman bahkan banyak yang ingin menjadi teman seorang Azara Alzazira. Hanya saja menurut Ara cukup satu atau dua orang teman yang tulus dari pada begitu banyak namun semuanya memiliki tujuan tertentu.

"Wihh princess Ara udah datang, tumben ngak telat?" teriak Fani teman sebangku Ara sekaligus sahabat Ara

"Yah kalo ngak dipaksa bangun sama mama gue juga ogah datang sepagi ini, bosen tau ngak" balas Ara dengan cueknya

"Gila yah lo, Ara ku sayang sejak kapan lo bilang jam segini itu pagi banget buat anak sekolahan macam kita, hah?"

"Yah barusan lah gue bilang, amnesia yah lo? Lagian yah fan gue tuh males tau ngak sama suasana kayak yang kaya gini"

"Ra kalo gue boleh jujur, lo orang teraneh yang gue temuin" jawab Fani yang tidak percaya dengan sahabatnya yang satu ini

"Teraneh? Maksud lo?" tanya Ara dengan sedikit penasaran. Ingat sedikit penasaran.

"Ya gimana ngak aneh coba, disaat yang lain nganggep masa SMA itu masa yang paling menyenangkan nah lo malah ngak suka sama masa SMA" ucap Fani yang mengerti cara berfikir sahabatnya itu

"terserah gue lah mau mikir kayak gimana" balas Ara dengan nada songong yang dibuat-buat

"Tau ah, ribet bahas itu mulu sama lo" Balas Fani yang sudah frustasi

"Yaudah, terserah lo" jawab Ara dengan santainya

white grayWhere stories live. Discover now