Bagian 1

16 0 0
                                        

Hakim adalah anak pertama dari dua bersaudara , ia kini menginjak bangku kelas 2 sma di jakarta , iya memanggil orang tua nya dengan sebutan umi dan abi , umi nya beranama harum sedangkan abi nya bernama herman.

Hakim memiliki adik laki2 yang bernama reza , ia sangat mencintai adiknya tersebut , jarak umur hakim dan reza sangat lah jauh , reza belum bersekolah , reza sangatlah manja kepada hakim.

Pagi hari yang cerah , pagi di saat semua umat bersiap2 menjalani aktivitas nya . Begitu pula Hakim yang telah bersiap2 untuk berangkat ke sekolah nya .Tak lama kemudian Umi Harum , memanggil Hakim untuk segera sarapan .
"Nak , sarapan nya sudah siap , mari kita sarapan bersama , abi dan adik mu sudah di rumang makan" , panggil umi harum sambil mengetuk pintu.
"Iya umi , ini lagi cari buku , nanti aku susul" ucap hakim sambil mencari buku.

Umi pun meninggalkan hakimdan berkumpul di ruang makan bersama abi dan adik hakim. Tak lama kemudia hakim pun sampai di meja makan .
"Kenapa kok lama nak , biasanya nggak seperti ini". Tanya abi

"Hehe afwan bi , tadi hakim nyari buku temen , mau hakim kembaliin" jawab hakim sambil tersenyum.

"Makanya kalau malam di persiapkan dulu , biar pas mau berangkat tidak bingung" sahut umi dengan cepat.

"Baik umi , nggak lagi kok" jawab hakim.

Mareka pun berdoa dan makan dengan tenang. Setelah selsai makan , hakim pamit untuk berangkat sekolah.

" umi , abi aku berangkat sekolah dulu ya " ucap hakim sambil menggendong tas.

"Iya nak hati2 di jalan , jangan ngebut , jangan nakal , sekolah yang benar ya nak"ucap umi

"Iya umi , dek kakak berangkat sekolah dulu ya" ucap hakim sambil menyubit pipi reza.

"Aku mau ikut sekolah kakak" jawab reza sambil memeluk kakak nya.

"Adek kan masih kecil , besok kalo udah besar baru boleh sekolah seperti kakak , ya udah nanti adek beliin apa kalau kakak pulang ?" Rayu hakim

"Minta es krim sama susu" jawab reza sambil tersenyum manja.

"Ok nanti kakak beliin , kakak berangkat dulu , asaalamualaikum" ucap hakim.

"Waalaikumsalam" jawab umi , abi , dan reza bersamaan.

Ia mengendarai motornya samapi di sekolahan nya . Setelah sampai di sekolah ia langsung pergi ke kelas. Sebelum sampai di kelas , ia tak sengaja menabrak seseorang. Ternyata dia adalah Nurul.

Nurul adalah siswi yang pendiem , ia lebih suka menghabiskan waktu senggang nya dengan mwmbaca buku , entah itu novel atau buku pelajaran , sehingga ia tidak banyak memiliki teman.

Salah satu teman nya yaitu Azizah , azizah memiliki sifat berlawanan dengan Nurul , tetapi mereka bisa berteman karena mereka memiliki prinsip yang sama , yaitu tidak pernah memilih2 teman , sehingga mereka dapat berteman hingga mereka sering di juluki dengan si kembar tapi tak sama.

"Aduh awfan mas , aku terburu2" ucap nurul sambil mengambil buku yang jatuh berserakan.

"Iya nggak papa kok , jangan panggil mas ah , aku bukan tukang bakso lho"
Jawab hakim sambil membantu mengambilkan buku nya.

"Udah nggak usah mas eh kim , biar aku sendiri yang beresin" ucap nurul sambil menatap hakim.

Tak sengaja mata mereka saling memandang , entah apa yang di rasakan mereka , mereka terus memandang dan akhirnya mereka di kagetkan dengan suara Azizah.

"Hayoh , lagi ngapain , zina mata lho" kata Azizah sambil menepuk kan tangan.

"Eeenggak sengaja kok" jawab azizah sambil gugup dan bergegas pergi meninggalkan hakim dan azizah.

"Awas ya kalo kamu macem2 sama sahabat aku , aku bikin kamu tahu rasa" ancam Azizah pada hakim.

"Nggak kok" jawab hakim sambil pergi menuju ke kelas.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Nov 09, 2017 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

CINTAWhere stories live. Discover now