Hela

22 1 2
                                        

Terpujilah bagi mereka yang tidak menyembah berhala
Karena kita tahu, sesuatu yang berwujud tidaklah kekal
Lihat! , ketika orang-orang suci mulai berbaris
Mereka tidak akan menyanyi untuk dosa - dosamu
Mereka hanya berharap
Kau telah belajar sesuatu dari hidup dan mulailah bernafas.

Tangan terkutuk mulai menuliskan cerita di atas kulit mereka.
Dengan tinta darah sang penulis
Mencoba membuat cerita tak berujung

Dimana hatimu?
Harusnya kita bisa menghancurkan tembok pembatas tak kasat mata ini.
Dengan bersama kita menjadi satu

Jika kau menuduhku menuangkan terlalu banyak asam kedalam luka
Kita telah membuktikan hal itu.
Mereka bisa mengotori otak kita dengan berita
Dan mulai memanipulasi kekacauan ini

Takdir yang kejam memaksa kita menelannya
Darimana dan dimana kita berada
Hitam dan putih akan menjadi kelabu
Lingkaran tidak akan pas dengan wadah persegi

Beri Kasihmu,singkirkan egoismu
Hidup penuh rasa hormat
Pujilah Tuhan mu, mungkin caraku berbeda
Hidup tetap penuh rasa hormat

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Oct 24, 2017 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

AZAKMUNStories to obsess over. Discover now