1

2 2 0
                                        

Kata org kegagalan adalah awal dari kesuksesan. Akan kah aku berhasil?

Kringgg
Bunyi bel masuk diSMA Plus di Jakarta.
"Huft,untung gue kgak jdi telat!"
Ucap seorang anak perempuan yg menggunakan rok berwarna abu-abu disebuah sekolah.
Lalu ia pun segera berlari keruang kepala sekolah SMA tersebut karena dia adalah murid baru disekolah itu akan tetapi ia menabrak seseorang.
Brukk...
"Aduh,pagi pagi gini udah sial gue! Eh lo gak punya mata apa ya nabrak orang seenak jidat aja!" Kata seorang perempuan yg mungkin seorang senior diSMA ini.
"Eh, maaf kak aku gak sengaja" ucap ku padanya karena memang aku sebenarnya yang salah karena gak liat liat dulu.
"Enak aja lo minta maaf doang lo pikir dengan maaf lo itu gue gak sakit lagi gitu?" Ucap nya dengan sinis.
"Trus ,gimana lagi kak,maaf banget deh kak aku lgi nyariin ruangan kepsek dan aku udah telat jadi lain kali aja yah kak lanjutin ngobrol nya,bye!" Ucapku dngn cepat karena hanya itu jurus kepepet ku saat ini. Dan aku pun berlari sekencang kencang nya dan akhirnya aku menemukan sebuah ruangan yg diatas pintu nya berlambang Ruangan Kepsek dengan tergesa gesa aku pun memasuki ruangan tersebut.
Ceklek.
"Om Revan, apa kabar?" Ucap ku lalu memeluk om ku yg ganteng ini.
"Baek,kok rara." Ucap nya.
Ya,nama ku adalah Ravena Dirgantara. Anak dari Abraham Dirgantara, dan Revina Dirgantara. Nama ku gak jauh jauh dari mama ku dan om ku yg satu ini alias Revan Dirgantara.
Dan nama panggilan ku adalah Rara.

"Kelas ku dimana om?"tanyaku kpd om tamvan ku ini.

"Bentar ya" ucap om ku. Lalu ia memanggilkan seseorang melalui telepon yg ada diatas meja nya dan tak lamu pun org yg mngkin ia panggil dtng.

Tok tok tok

"Permisi,pak ada yg bisa saya bantu?"tanya seorang wanita yg sepertinya seorang guru dari pakaiannya dan kulihat nametag nya tertera nama Indah Pertiwi.

"Em, tolong kamu antarkan siswi ini kekelasnya sesuai dgn isi map ini!" Perintah om ku ,yg merupakan Kepsek sekaligus pemegang saham di sekolah ini.
Lalu om ku memberikan wanita itu map yg mungkin berisi tentang kelas ,jadwal pelajaran ku ,dll .
Dan kami (aku dan bu indah keluar dari ruang kepsek).

"Kamu masuk dikls 8.1" ucapnya selagi diperjalanan menuju 8.1 dan kami pun sampai.
Dia mengetok pintu kelas trsbt dan berbicara sebentar dgn guru yang sedang mengajar.

"Baiklah,anak anak, kita kedatangan murid baru, silahkan masuk !" Ucap guru yg berada didlm lalu ibu indah pamit dan pergi dari kelas 8.1 .
"Silahkan ,perkenalkan dirimu" ucapnya.

"Hay temen - temen, kenalin nama aku Ravena D. Aku pindahan dari jerman. " ucap ku kpd mereka semua.
Maybe mereka kaget sama aku karna aku pindahan dri luar negeri.
"Oke , silahkan duduk miss vena, em kamu duduk sama Vivi aja ya" perintahnya .
"Vivi !" Panggil ibu guru yg kulihat diname tag nya bernama Dessy Yulianti.
"Iya,buu!" Sahut seorang anak perempuan yang seperti nya dia bisa jadi temen yg baik.
"Kamu duduk sama vena ya!" Kata bu dessy
"Oke bu!" Jawabnya
Lalu aku pun berjalan menuju bangku dimana vivi berada.

Baik lah kita kembali ke materi kita mengenai kongruen...
Kring kring kring
Bunyi bel yg sedari tadi ditunggu - tunggu sama siswa Smp Plus.
"Baiklah anak-anak sampai disini materi kita,silahkan istirahat" ucap bu dessy.
Dan seketika kelas menjadi riuh.

"Ven!" Ucap vivi
"Iyaa?"sahut ku
"Kantin yuk?" Ajaknya.
Emm boleh juga lah sekaligus jln -jln
"Oke,tapi abis ngantin kita keliling sekolah ya ,kamu pemandunya,oke?" Tanyaku
"Okee"jawabnya
Dan kami pun berjalan bersama sambil dia bercerita cogans diSmp plus ini.
"Ven, lo tau gak, gue tuh beneran penasaran sama kehidupan cowok itu , dia tuh terlalu misterius banget kalo menurut gue" ucap Vivi yg sedang menceritakan seorang kakak kelas yg bernama Radika D yg merupakan salah satu cogans di SMA Plus ini ,sebenarnya dia adalah abang kesayangan ku dia adalah anak om kesayangan ku om Revan.
Sepertinya akan sangat menyenangkan menjodohkan abang ku yang very cold itu sama sahabat baru ku ini yg sangat ceria, periang. Klop banget kan?
"Emang lo udah pernah ngobrol sama dia sampe penasaran gitu?" Tanya ku yg merasa aneh karna bagaimana dia bisa menyimpulkan bahwa abang ku itu misterius, setahuku dia adalah abang terbaik satu dunia bagi ku entah lah jika menurut orang lain, makanya aku bertanya kepada nya.
"Emm, belom sih" ucapnya dengan cengiran yg mirip sama iklan peps*dent :v
"Terus kenapa lo bilang dia misterius?" Tanyaku lagi
"Karena aku rapuh" ucapnya yg sangat tdk ku mengerti. Tapi yah sudah lah lagian kami sudah sampai dikantin sekolah baru ku ini.
"Kita duduk dimana vi?"tanya ku karena kebingungan untuk duduk dimana .
"Ikutin aja gue" ucapnya dan aku pun hanya mengikutinya.

-Be Continued

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Mar 01, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

KecewaWhere stories live. Discover now