Kise Ryouta x Reader

207 15 3
                                        

Author POV
" ne.. ne.. Ryouchan bangun bukan kah kau ada jadwal pemotretan hari ini? " kau mengguncangkan badan seorang lelaki yang masih betah menikmati dunia mimpinya.
Hening tak ada pergerakan dari seorang laki-laki yang kau panggil ryouchan.
" neee~ ryouchan banguuunn~ " kau memukul-mukul badan lelaki itu kau sudah mulai kezal dengan lelaki itu.
"Ughh (name)cchi kau berisik" terdengar suara lelaki dengan nada khas orang bangun tidur dan sebuah tangan menarik dirimu untuk berbaring bersamanya.
"Ryouchan apa yang kau lakukan?" kau kaget dengan apa yang baru saja terjadi dan sekarang kau tepat berada dalam pelukan lelaki yang kau panggil ryouchan.
"(name)cchi temanin aku tidur yah 5 menit saja aku masih mengantuk" lelaki itu mengeratkan pelukan pada dirimu.
"Ryouchan lepaskan" kau berusaha melepaskan dirimu dari pelukannya dan nihil.
"Diam sebentar saja (name)cchi, 5 menit saja"
"ah baiklah kalo itu mau mu, kau boleh tidur 5 menit atau selama yang kau mau, tapi nanti malam akan ku suruh kurokocchi membawa nigou ke sini untuk menemanimu tidur" ucapmu dengan nada mengejek. Sedetik kemudian lelaki yang sedari susah untuk di bangunkan langsung membuka matanya dan merengek.
"(Name)cchi hidoussu, apa maksudmu dengan nigou menemani ku tidur? Aku tak mau aku mau tidur bersamamu" Lelaki itu merengek dan semakin mengeratkan pelukannya.
"Makanya lepaskan aku dan bangun, lalu bersiaplah untuk pemotretanmu hari ini. Jika tidak aku tak mau tidur dengan mu"
"Huuh baiklah" lelaki itu melepaskan pelukannya.
"Nah anak pintar, jadi sekarang ryouchan mandi dan aku akan menyiapkan segala keperluan mu" kau menarik lelaki itu untuk bangun dari tempat tidur, tapi lelaki itu tak mau bergerak.
"Berikan aku hadiah pagiku dulu baru aku akan mandi" ucap lelaki itu sembari mempourkan bibirnya. *Blush* pipimu memerah mendengar ucapannya. Kau tak punya pilihan, akan panjang urusannya jika kau tidak menurutinya.
*chuu* kau mencium bibirnya singkat.
"Su.. Sudah.. aku sudah memberikanya jadi sekarang kau mandi"
"Eeeh kenapa singkat sekali (Name)cchi, aku tau mau mandi kalo begitu"
"Ryouchan~ jika kau tidak menurut aku akan benar-benar minta kurok-"
"iya baiklah aku akan mandi " lelaki itu memotong ucapanmu Ia bangun dari tempat tidur dan berjalan menuju kamar mandi. Saat lelaki itu sampai di pintu kamar mandi Ia berhenti dan berucap.
"Ne (Name)cchi karna aku menuruti ucapanmu berarti jatahku nanti malam bertambahkan?" pria itu berbalik dan memandangmu dengan cengiran mesumnya.
"Ryouuuchaaan~" kau mengambil bantal dan melemparnya tapi tidak kena karna lelaki itu sudah terlebih dulu masuk dan menutup pintu kamar mandi.

Reader POV
Kise Ryouta, ya itu nama Lelaki yang ku panggil Ryouchan. Jika kalian tanya dia siapa ku?, sudah jelas Ryouchan adalah suamiku. Awal pertemuan kami cukup konyol.

*Flashback on
" semuanya sudah ku belikan? " aku memeriksa kantong belanjaanku. Setelah kupastikan semua sudah ku beli aku berjalan pulang melewati jalan menuju rumah seperti biasa. Saat aku tiba di lorong kecil tak jauh dari rumahku seorang laki-laki berlari menabrakku dan bersembunyi di balik tembok bangunan di lorong itu, ya Laki-laki itu adalah Kise.
" hey.. Tidak bisa kah kau berhati-hati saat berlari? " aku hampir terjatuh untung saja belanjaanku tak tehambur.
"Hah.. Maaf hah.. hah.. Aku sedang terburu-buru" dengan nafas yang tak beraturan dia meminta maaf kepadaku.
"Walau kau terburu-buru setidaknya-" belum selesai aku berbicara aku mendengar suara langkah kaki orang berlari 3 ah tidak kurasa lebih dari 10 orang. Dan saat itu juga Kise menarik ku untuk bersembunyi dengannya.
"HEI.. APA YANG KAU humpp-" aku belum menyelesaikan perkataanku Kise sudah membekap mulutku.
" sstt.. Diam lah sebentar, aku akan mati jika tertangkap oleh mereka"
*flashback end

Bagiku sekarang itu pertemuan konyol tapi dulu, itu pertemuan menakutkan buatku.
"(Nama)cchi aku sudah selesai" suara kise membawa ku kembali ke dari dunia lamunanku
"ah.. Sarapanlah dulu, aku sudah memasakan makanan kesukaanmu Ryouchan"
"woaah... Arigato (name)cchi" kise memeluk ku dari belakang dan mencium pipiku.
"ryouchan tak perlu berterima Kasih ini sudah menjadi kewajibanku". Ucapku sambil tersenyum.
Kamipun makan bersama, sebenarnya aku tak terlalu bernafsu untuk makan tapi kise memaksaku untuk menemaninya
"(Name)cchi apa kau sakit?"
"Eh.. Aku? Aku baik-baik saja kok"
"Mukamu terlihat pucat dan juga sedari tadi kau hanya memakan sedikit sarapanmu?" kise bertanya dengan nada khawatir
"Benarkah? Hmm aku baik-baik saja kok ryouchan, mungkin aku hanya kurang istirahat" aku mencoba tersenyum, agar tidak membuat kise khawatir. Memang sudah beberapa hari belakangan ini aku merasa sedikit pusing, badanku terasa lemas dan nafsu makanku juga berkurang tapi, aku tak terlalu memikirkannya lagipula aku masih bisa menahanya mungkin aku hanya kelelahan.
" benarkah? Apa sebaiknya kita kerumah sakit, aku takut kau kenapa-napa (name)cchi".
"Aku baik-baik saja Ryou, kau tak perlu khawatir, sekarang cepat habiskan sarapanmu atau kau akan terlambat untuk pemotretanmu" aku meyakinkannya, awalnya dia ingin protes tapi kurasa dia lebih memilih mempercayai ku.
"Baiklah, tapi jika kau sakit katakan padaku". Aku mengangguk mengiyakan perkataannya. Kami pun melanjutkan sarapan kami.

Author POV
Setelah selesai makan kau mengantar kise kedepan pintu rumah kalian. Tepat sebelum kise masuk ke dalam mobilnya, kau teringat sesuatu.
"Ah iya ryouchan tadi pagi Atsuchan mengirim e-mail padaku"
"Murasakibaracchi?"
"Iya, Atsuchan mengundangku untuk menhadiri pembukaan cabang toko kuenya, sebenarnya dia mengundang kita berdua. Tapi karna kau tak bisa, jadi aku mengatakan hanya aku yang pergi. apa aku boleh pergi?"
"Tentu saja, sampaikan salamku untuk murasakibaracchi dan bilang maaf aku tak bisa datang"
"Hmm akan ku sampaikan nanti"

*bersambung

Hai aku datang dengan cerita baru 😆*cerita yang lama aja belum diselesain* 😅
Kali ini castnya Kise dari dulu pengen banget bikin ff castnya Kise tapi baru dapet idenya
Butuh saran dong buat judul yang pas apa ??
#janganglupavote 😉

Kise Ryouta x Reader [HIATUS]Where stories live. Discover now