Pertemuan

57 9 0
                                        

Di sebuah ruangan terdapat grand piano berwarna hitam, dan di depannya terdapat seorang namja yang duduk dan memainkan tuts-tuts piano itu. Nada yang mengalun begitu menyedihkan sarat akan kerinduan.

"Taehyung.." sebuah suara memecah konsentrasi, dan denting piano berhenti.

Namja itu menoleh, menatap seseorang yang memanggilnya. Park Jimin ternyata, dia hanya diam dan menunggu kata selanjutnya.

"Hey bro, ayo kita istirahat sejenak, sampai kapan kau akan mengurung diri disini?" tanya jimin sambil merangkul pundak taehyung

Taehyung terkekeh ringan

"Kau tau jim, aku lebih suka disini daripada di pandangi ribuan mata di kantin"

Yahh mau dikata apa lagi, kedua orang ini memang mempunyai kadar ketampanan yang diatas rata-rata membuat semua yang melihat jadi terpesona.

Jimin terkekeh ringan, sahabat seperpopokannya ini memang terlampau jujur jika berbicara, sampai kadang-kadang ia ingin membungkam mulutnya.

"Oh ayolah...my suga dan yang lain sudah menunggu kita"

Jimin menyeret paksa taehyung keluar dari ruang musik yang di depan pintunya bertuliskan Kim's

Baru saja beberapa langkah mereka keluar sudah banyak yeoja maupun uke yang menatap mereka kagum, yah sudah kubilang kan kalau ketampanan mereka itu diatas rata-rata.

Bangtan Music High School adalah salah satu sekolah bergengsi yang bergerak dalam bidang musik di Seoul. Tidak sembarangan murid bisa masuk, mereka harus melalui serangkaian tes secara akademik maupun skill mereka. Dan yah, lulusannya pun sudah banyak yang menjadi artis dari agensi-agensi ternama.

Kantin adalah salah satu tempat yang akan dituju oleh semua orang ketika istirahat, yah kecuali anak tunggal dari keluarga kim yang akan mengasingkan dirinya ke ruang musik khusus di lantai 4.

Taehyung dan jimin menginjakkan kaki mereka di kantin, suasana kantin yang riuh bertambah riuh ketika mereka datang, mata coklat terang itu mengerling mencari sebuah meja, tersenyum ketika menemukannya. Sebelah tangannya mencekal tangan pemuda kim yang nampak lesu.

Meja itu diduduki oleh 4 orang namja, ditambah jimin dan taehyung menjadi enam namja #iya tau kali gk ush dijelasin #plakk # back to story

Kim seokjin, siswa tingkat 3 jurusan vocal tersenyum ramah, wajahnya yang cantik dan manis membuat ia terlihat perfect, tapi jangan salah yang satu ini sudah di claim oleh seorang siswa jurusan Rap, yang tidak lain tidak bukan adalah Kim Namjoon. Seorang Pemuda tampan yang memiliki lesung pipit di kedua pipinya, sehingga menambah kesan manis dan manly dalam waktu bersamaan.

Min Yongi, merupakan namja datar dan sedingin es batu, tapi jangan salah, kalau sudah tersenyum manis sekali, tapi berhati-hati dengan mulutnya yang tajam setajam golok, Yongi mengambil jurusan Rap sama seperti Namjoon dan Kim Hoseok mereka bertiga juga merupakan tingkat 3 sama seperti Seokjin.

Jimin dan taehyung merupakan satu angkatan. Jimin yang berada di kelas Dance dan Taehyung yang berada di kelas Vocal.

Mereka berenam memang merupakan icon dari sekolah bergengsi ini, sederetan prestasi sudah diraih sampai ke tingkat internasional, tidak heran jika banyak orang yang mengagumi mereka.

Dan sayangnya diantara mereka berenam hanya taehyung yang setia menjomblo tanpa pasangan #eh bang hoseok gk jomblo #plak #aku khilaf

"Hyung ada apa menyuruhku kesini.."

Taehyung memecah keheningan, matanya sudah panas melihat para pasangan ber lovy dovy #gws tae

"Aku ingin mengenalkan seseorang.." yongi berucap sambil memutar kepalanya terlihat mencari seseorang

Yang lain hanya diam, penasaran ingin bertanya

"Siap-"

"Ah itu dia, Kookie sebelah sini"

Belum selesai taehyung berbicara, yongi sudah menyela, taehyung menoleh kebelakang. Dari kejauhan dia dapat melihat seorang namja bersurai hitam yang berjalan ke arah mereka. Namja itu tersenyum, dan memperlihatkan gigi kelincinya yang manis.

"Hyungieee..."

Namja itu memeluk Yongi dan dibalas pelukan hangat dari Yongi.

"Nah kenalkan, sepupu ku dari Busan Jeon Jungkook"

Yongi mengenalkan sepupunya itu, jungkook tersenyum manis dan sedikit membungkuk

"Anyeonghaseo Jeon Jungkook imnida"

Ditambah dengan senyum manis, seokjin memekik tertahan.

"Ughhh dia manis sekali, nah kookie kenalkan aku Kim Seokjin, kau bisa panggil aku hyung"

Ucap seokjin dan mencubit pipi jungkook gemas.

"Nde Hyung.."

Seokjin kemudian mengenalkan semua anggota yang duduk di meja itu. Jungkook sedikit kaget ketika jimin bilang bahwa ia adalah kekasih yongi, dan dapat hadiah cubitan manja dari si manis yongi. Jungkook terkekeh manis, dia menatap kearah taehyung yang nampak diam, seokjin mengerti akan tatapan itu

"Eum, nah kookie yang paling dingin dan datar ini adalah Kim Taehyung, jangan khawatir sikapnya memang dingin tapi masih bisa dijinakkan" ucap seokjin tertawa renyah.

Netra sekelam malam itu bersirobok dengan netra biru sedalam lautan, menimbulkan gejolak aneh ketika bertemu. Tanpa disadari seulas senyum terpatri di wajah tampan Kim Taehyung, membuat kedua pipi Jungkook memanas tanpa komando.

"Hai Kookie lama tidak bertemu"




TBC

Hai semuanya salam kenal
Aku masih baru dalam dunia penulisan, banyak typo dan alur yang mungkin belum dapet feelsnya, kecepetan atau ntah...

Semoga kalian suka cerita ini aku masih belajar dan mohon bimbingannya....

SweetWhere stories live. Discover now