Ghania Vandella Nismara = Pengembara Cantik yang penuh ketenangan.
Bukankah namanya cantik? Ah, tentu orangnya secantik namanya. Dia seperti pendekar. Ke manapun selalu sendiri. Tidak ada teman di sampingnya. Aku selalu berharap bisa mengajaknya berkenalan layaknya orang-orang tapi aku tidak bisa. Dia selalu menghindar setiap kudekati. Miris. Hanya melihat tanpa benar-benar bisa menjadi temannya adalah sesuatu yang teramat kusesali sepanjang eksistensiku saat ini.
Dia begitu penyendiri dengan segala kelebihannya. Dia selalu dianggap sebagai sesuatu yang tidak seharusnya ada oleh sebagian murid di sekolah ini. Padahal dia cantik, pintar dan berbakat. Berbeda hal denganku yang dulu justru menjadi sorotan. Mereka bilang aku tampan, kaya dan terlebih adalah anak dari pemilik sekolah ini. Tapi itu tidak menjamin mereka benar-benar menyukaiku seperti itu. Tidak saat dulu sebuah kecelakaan membuatku lumpuh dan aku dijauhi. Semuanya berubah tanpa kukehendaki.
Mereka hanya menyukai ketika aku berada di atas tapi tidak saat aku berada di bawah. Hingga seperti inilah aku sekarang. Begitu mengenaskan bahkan jika aku sudah tidak berada dalam satu dimensi dengan kalian. Tapi... ada satu hal yang harus kusukuri untuk saat ini. Dia, si pengembara cantik yang penuh ketenangan bisa melihatku. Hanya orang dengan hati bersih yang mampu melihatku. Dan dia adalah salah satu yang terakhir.
========
New story. Setelah sekian lama beristirahat dari lelahnya berpikir, gue putusin buat nge-delete hampir semua story lama gue dan open buat story baru. Ah, ya. Gue juga berusaha buat rampungin story ini. And then, I just ask for one thing. Cukup kalian tau tulisan gue. Dan cukup panggil nick name or pen name gue, Chou. Just it.
Buat temen dunia Wattpad yang setia banget ngontak gue padahal jarang gue bales karena gue emang males ngetik dan melakukan voice note. Thanks and sorry for that. Jangan langsung judge gue sombong karena perlu kalian tau kalau gue emang gitu orangnya. -sigh-
Setelah ini gue bakal publish part 01.
KAMU SEDANG MEMBACA
Two Minutes
Fantasi======== Dia adalah alasan terciptanya pelangi setelah mendung berakhir. Dia adalah seseorang yang butuh teman. Dia adalah seseorang yang begitu rapuh untuk terlihat tegar. Dia adalah satu hal yang dapat kupertahankan setelah kematian itu datang.
