Kali ini pertama kali Aletta merasakan hal yang berbeda ketika berbicara kepada seorang lelaki yang merupakan teman kelasnya.
Aktivitas yang Aletta lakukan tetap sama seperti pelajar SMA yang masih menekuni pelajaran. Mempunyai harapan yang dari dulu tidak pernah berubah yaitu menjadi seorang designer. Disaat istirahat selalu mengukir goresan di atas kertas untuk menghasilkan karya-karya yang indah. Terkenal tegas dan disiplin dalam hal apapun. Paling tidak suka bergaul dengan beberapa teman yang sangat menyebalkan.
Ada kebahagian tersendiri karena masih punya teman yang baik. Nailah dan Dithya, mereka teman dekat Aletta yang biasa main bersama saat jam istirahat.
Semua teman memberikan julukan kepadanya yaitu cewek super tegas. Karena Aletta sangat menyukai kedisiplinan.
Saat ini Aletta mulai merasakan masa-masa itu dengan teman kelasnya yang bernama Rakha. Anak rajin, pintar, tetapi menyebalkan sedikit deskripsi tentang dia. Tempat duduknya tidak terlalu jauh dari Aletta yang membuat Aletha semakin suka kepada Rakha.
Suatu hari saat jam istirahat, namun Aletta tetap duduk di kursinya untuk melanjutkan beberapa tugasnya. Begitu juga Rakha tetap duduk di kursinya karena masih tetap asyik main game di ponselnya.
Suasana kelas sedikit lebih sunyi karena hampir semuanya berada di luar kelas. Aletta tetap fokus mengerjakan tugas sambil dengerin musik kesukaannya yang dinyanyikan oleh Shawn Mendes, salah satu penyanyi luar negeri yang lagi hits. Sudah menjadi kebiasaan Aletta tetap memilih duduk di kelas untuk melanjutkan tugas sambil mendengarkan musik.
Tiba-tiba Rakha merubah posisi duduknya menghadap ke samping dan bersender dengan tembok di dekatnya. Seketika Aletta menoleh matanya tepat ke mata Rakha dan tanpa sengaja Rakha juga menoleh matanya tepat ke Aletta. Segera Aletta kembali mengerjakan tugasnya dan seolah-olah tidak tahu yang terjadi beberapa detik yang lalu, begitu juga dengannya.
“Kenapa lo liatin gue?” ucap Rakha kepada Aletta.
“Apaan sih, kegeeran banget jadi cowok.”
“Kalo suka bilang aja.”
Tanpa memperdulikan omongan Rakha, Aletta kembali terdiam.
Rasa senang sedikit terbentang di hati Aletta, karena dia bisa semakin dekat dengan cowok yang dia suka.
YOU ARE READING
Love In Silence
Teen FictionBagaimana rasanya ya kalo orang yang selama ini kita sayang jadi milik kita? Senang dong. Apalagi kalo kalian baca cerita ini. Pasti kalian penasaran dong sama ceritanya. Ikuti terus kisahnya di ~Love In Silence~ Buat kalian yang ingin tahu tentang...
