" Aku sudah hancur, lalu kau akan membuatku semakin hancur? "
Alisnya terangkat sebelah. Mata melanite itu menatap dingin sosok yang memiliki mata zoisite.
Ia melepaskan genggaman tangan itu secara paksa lalu melangkah mundur, memberi jar...
Hidup di dunia malam sudah menjadi kebiasaanku. Oh tidak,kalian jangan salah paham. Aku bukan wanita bayaran yang suka melayani para pria berhidung belang.
Aku menjadi seorang disc jockey di salah satu club terkenal di Seoul. Ah, atau biasanya disebut DJ. Ini bukan club biasa,kebanyakan hanya orang orang teratas yang suka mengunjungi club ini.
Selain itu, berbagai macam minuman dari soda, wine, alcohol, dan sebagainya memiliki harga yang tinggi. Jelas, minumannya pun bukan sembarang minuman. Melainkan minuman yang memiliki merk terkenal dan teratas. Hingga menyajikan rasa khas yang berbeda dari minuman itu daripada minuman yang biasa.
Digoda pria? Sering sekali. Tapi maaf saja aku tidak semudah itu dan aku tidak peduli. Walaupun mereka menggodaku dari jarak yang sedikit jauh karena diberi pembatas.
Kenapa aku tidak mencari pekerjaan lain? Tidak bisa, sepertinya aku sudah terbiasa dengan keadaan ini. Aku terima jika kalian berpikir aku bukan wanita yang baik, mencari uang dengan cara yang kotor mungkin. Walaupun hanya menjadi seorang DJ tetap saja kebanyakan orang berpikir tidak baik, karena hidup di dunia malam.
Aku sudah hancur, diriku sudah hancur. Sudah banyak hal berat yang ku hadapi di masa lalu. Memang sepertinya menyedihkan, kehidupanku sangat keras dan tidak seindah seperti yang kalian pikirkan.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Aleyshia Kim Call me ' Aley ' 19 years old a DJ, sometimes part timer Live in Seoul
Hidupku penuh dengan kemewahan,kekayaan,dan selalu teratas. Aku sudah terbiasa, tapi aku tidak peduli walaupun kadang aku merasa bosan dengan kehidupan seperti ini. Enaknya, aku bisa menginginkan apa saja yang ku mau.
Wanita bayaran? Maaf aku tidak tertarik dengan mereka. Walaupun seandainya ketika sedang berkumpul di acara temanku, mereka membawakan wanita bayaran. Aku tidak melakukan itu, aku membayarnya karena aku kasihan.
Dan sekalinya jika ada wanita malam yang berani beraninya menyentuhku, aku segan menamparnya atau memperlakukannya dengan kasar. Karena aku tidak suka digoda.
Kebanyakan wanita yang menilaiku dari depan mengatakan bahwa aku sosok yang baik. Mungkin karena terkadang aku tersenyum? Hanya itu saja. Tidak ada satupun dari mereka yang tau sosok sebenarnya di dalam diriku.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Ooh Sehun 26 years old A CEO President, model Live in Seoul
Sekali lagi gue ingetin ini cerita mengandur unsur Mature content. Gue udah kasih peringatan,kalau emang gasuka silahkan mundur. Take own your risk~
Oiya btw fanfiction ini hasil karya otak gue sendiri. Jadi kalo kalian ada yang nemu karya orang lain yang bener bener sama persis sama cerita gue tolong kasih tau ya :) .
Maaf kalo masih ada yang kurang atau banyak salah. Hope you like it guys❤