Point 1 : Love letter

29 3 0
                                        


Love Letter

Pagi yang biasa, ruang kelas ramai seperti biasa , guru pelajaran bahasa inggris hari ini tidak masuk dan dia meminta kami untuk belajar sendiri namun apa yang ku dapat? Teman-teman sekelas ku tidak ada yang belajar , yah mungkin beberapa belajar tapi sebagian banyak dari mereka tidak ada yang belajar.

"Hei –hei Masaharu-kun..."

"Hmm?"

Aku baru saja mendengar suara gadis yang memanggilku , ah ya aku ini hanya seorang siswa SMA biasa dan cukup biasa , yah maksudku aku bukan lah seorang penyendiri tapi aku juga tidak terlalu aktif , karena itu lah aku menyebut diri ku ini sungguh biasa.

"Hoi Masaharu Naoto-kun..."

ah sekarang suara gadis itu membisikkan nama lengkap ku.

Eh?

"Mo-Momoka-san?? Err wajah mu sangat dekat dengan ku, bisakah kau menjauhkan nya sedikit?"

"Ha? Ah iya maaf ,lagi pula ini salah mu aku sudah memanggilmu berkali-kali tapi kau tidak menjawab nya!"

"Geh—!.....lalu ada apa?"

Gadis ini Momoka Mio adalah orang yang duduk di belakang ku, setahu ku dia adalah orang yang biasa di sebut riajuu dan dia cukup memiliki kepribadian yang cukup kasar, terutama kepada ku.

"Ah begini, Masaharu-kun apa kau pernah mendapatkan surat cinta?"

"Eh? Ah kurasa belum pernah."

"Hmmm?"

"Jangan menatapku dengan tatapan curiga seperti itu."

"Yah kurasa memang tidak mungkin untuk orang seperti mu ya."

Jadi kau menyindir ku?

"Lalu kenapa tiba tiba kau mengajak ku berbicara tentang surat cinta?"

"yaaa.... itu karena aku mendapatkan nya satu."

Ouh jadi begitu , dan kenapa kau membicarakan nya kepadaku? Aku tidak ada hubungan nya dengan hal ini loh, dan tentu saja aku bukan lah si pengirim surat itu.

"Lalu?"

"Ah iya, masalah nya aku tidak tahu siapa pengirim nya."

Bukan kah kebanyakan memang seperti itu?"

"Hmm... lalu apa hubungan nya dengan ku?"

"Ah— err... ti—tidak ada."

Kalau begitu kenapa kau menceritakan nya kepada ku bodoh.

"Ah yasudah berjuang lah."

"Eehhh?? Tunggu dulu!"

"Ada apa lagi?? Kata nya ini tidak ada hubungan nya dengan ku."

"Ah iya memang tidak , Ta—tapi aku masih belum berpengalaman dengan hal ini, jadi aku ingin meminta bantuan mu."

Hoi apa kau sadar Momoka Mio-Sama ? kau baru saja bilang kalau diri mu tidak berpengalaman maka aku ini apa? Satu surat cinta pun aku belum mendapatkan nya.

"Ha? Bantuan? Apa lagi itu?"

"Yah... aku tidak tahu ini surat asli atau palsu jadi aku ingin kau menemani ku saja."

"kau kan memiliki banyak teman."

"Aku malu jika ternyata ini palsu dan bisa saja para teman teman ku yang tidak berguna itu lah yang mengirimkan surat ini untuk mengerjaiku."

"Sifat mu memang buruk yak."

"Eh?"

Ah... apa aku terlalu jujur ya, apa aku baru saja memberikan serangan fatal?

"A—ada apa?"

"Ah tidak,.... Ah emang nya cowok tidak suka gadis yang memiliki sifat buruk?"

"Hmm kurasa itu tergantung si cowok."

"Lalu bagaimana dengan mu? Apa kau tidak suka gadis yang memiliki sifat buruk?"

"Eh? Kau bicara apa?"

"Ah— Ti-tidak apa-apa , kalau begitu arti nya kau ingin membantu ku kan?"

"Hah.... yah seperti nya tidak ada pilihan lain lagi, jadi kapan kau akan menemui nya?"

"Hmmm di surat ini tertulis kalau akhir pekan aku harus berada di depan gerbang sekolah."

Akhir pekan? Berarti minggu ?

"Yah kurasa tidak apa apa."

"Sungguh?? Terimakasih Masaharu-kun"

Dia merepotkan....

---

Hmm?

"Untuk Masaharu Naoto.

Aku adalah seseorang yang sudah lama menyukai mu.

Aku menulis surat ini dengan seluruh perasaan ku.

Jadi tolong terimalah surat cinta ini."

Ah apa ini? surat cinta? ini kah yang nama nya surat cinta? ah aku bisa mencium aroma parfum yang wangi.

Ah ternyata masih ada lagi

"Jika kau ingin menjawab surat cinta ini maka datang lah ke sekolah di hari minggu ."

Jadi memang benar....,Ini lah yang di sebut surat cinta?

Love PointWhere stories live. Discover now