Prolog

426 44 19
                                        

Hanya berawal dari sebuah buku noteku yang kosong, dan sikapku yang cepat bosan...aku berusaha untuk mengisi waktuku dengan kegiatan yang berguna. Tapi satupun hal yang kulakukan tidak berguna sama skali untuk diriku sendiri....

Kegiatanku hanya menulis garis-garis dibuku noteku yang tidak berguna. Aku hanya menghabiskan kertasku hanya untuk mencoretnya, tanpa membentuk suatu karya seni apapun. Yang kulakukan hanya menghabiskan waktu, tanpa memikirkan masa depanku....

Kebosananku melanda keujung kakiku, lama kelamaan aku slalu melamun dikelasku, ditanya...aku malah berbicara tidak karuan..., bahkan aku tidak menyadari apa yang baru saja kukatakan..

Lembar demi lemar kertas kuhabisakan hanya untuk menggoresnya dengan tinta hitam yang tidak ada maknanya...lembar demi lembar terus kuhabiskan...

Tidak peduli dengan apa yang dikatakan orang lain padaku. Aku hanya fokus pada kertas didepanku, aku hanya menusukkan ujung penaku keatas kertas putih itu dan menggesernya kekanan atau kekiri, itupun kulakukan berulang-ulang kali...

Tinta hitamku mulai habis, aku menggantinya dnegan pensil. Pensilku patah, aku merautnya, lagi...lagi...dan lagi.. otakku stress merautnya terus, jadi kuputusakan memakai pena buatanku sendiri...

Yang hanya bermodal bulu angsa saja dan tinta gurita yang kucuri dari Ayahku. Sama saja hasilnya, tidak ada yang berubah.

Dirumah aku mengunci diri, disekolah aku mengunci diri, dimanapun aku berada aku slalu mengunci diri. Mengunci diri dari orang lain, dari dunia, dari alam semesta sampai kegalaxy Bima Sakti.

Detik berubah menjadi menit...

Menit berubah menjadi jam....

Jam berubah menjadi hari...

Hari berubah menjadi bulan...

Bulan berubah menjadi tahun....

Dan tahun....

Tahun......

Tahun.........

Tahun.......



Entah Tahun  akan berubah menjadi apa...


Akhirnya aku menemukan suatu permainan yang bisa menenangkan diriku sejenak. Hal ini terjadi karna ketidak sengajaan.

Aku hanya membuat 4 buah kotak diselembar kertas....

Menulis kata 'Yes, No' dan 'No, Yes'......

Diempat garis itu, kuletakkan 2 batang pensil, satunya baru dan satunya lagi telah teraut...

Aku mengucapkan sebuah kata yang langsung datang dari pikiranku...

♪♪"Charlie....Charlie....are you here??"♪♪

Ssrrreeettt!!!!





Bukan sulap....

Bukan sihir....

Pensilku yang sudah teraut bergeser dengan sendirinya, menunjuk kearah kata....


'Yes....'


"Wow....game ini seru juga..."





Apa kalian mau ikut bermain bersamaku???



Bersambung....




5 vote baru lanjut~

Gak maksa ya...cuma mau memastikan kalau kalian benar-benar ingin membaca cerita saya yang baru saya rilis ini...

Kalau sudah 5 vote, itu sudah saya anggap kalau kalian benar-benar ingin membaca cerita saya!

Tanggal 13 September baru update...

Chapter 1

Game Of Pencil'sStories to obsess over. Discover now