Kring!! Kring!! Kring!!! Bunyi alarm milik Rayna yang menunjukkan jam setengah tujuh
"Waduh gawat udah jam setengah tujuh" ucap Rayna kaget.
Langsung saja Rayna bergegas mandi dan bersiap-siap lalu berangkat ke sekolah tanpa sarapan
"Taxi!!" Ucap seorang cowok dan Rayna langsung masuk kedalam taxi walaupun Rayna tidak kenal dengan cowok itu
Cowok itu sambil menarik tangan Rayna "eh , apa-apaan lo?? Gue duluan . Cepat keluar!!"
"Ish.... Lepasin tangan gue !! Sakit tau" sambil Rayna berusaha melepaskan genggaman cowok itu di tangan nya
"Siapa suruh masuk ?? Itu taxi gue. Gue yang panggil "
"Ngalah dong sama cewe !! Gue udah telat nih , hari ini gue upacara"
" Gue juga hari ini upacara"
"Misi cu, nenek duluan ya" ucap nenek yang tiba-tiba masuk kedalam taxi
"Iya nek , silahkan" ucap Rayna dengan rasa iba
Setelah taxi itu pergi , cowok itu memarahi Rayna
"Ngapain lo kasih taxi itu ke nenek-nenek? " Tanya cowok itu dengan nada yang keras
"Kasihan aja" jawab Rayna dengan wajah tak merasa bersalah
"Kita aja telat , eh lo malah ngebiarin nenek itu duluan " ujar cowok itu dengan wajah juteknya
"Maaf ya" ucap Rayna dengan wajah merasa bersalahnya
"Maaf-maaf , terus sekarang gimana?" Tanya cowok itu
"Gini aja deh , kalau ada taxi lagi kita naik. Gue yang bayar" jawab Rayna
"Ok" ujar cowok itu
Setelah menunggu 5 menit , akhirnya taxi datang
Selama di perjalanan, suasana taxi sepi dan sesekali Rayna melirik pria itu hingga ketahuan
"Ngapain lo lirik-lirik gue? Hati-hati nanti lo demen Ama gue" ucap cowok itu dengan percaya diri
"Idih jangan sampai gue demen Ama lo" ujar Rayna
"Terus kenapa ngeliatin gue ?" Tanya cowok itu
"Gue kayak pernah ngeliat lo di sekolah , lo sekolah di SMA Cahaya Bangsa kan?" Ujar Rayna
"Iya" jawab cowok itu dengan singkat
"Oh pantesan" ujar Rayna
------------------------------------
Tepat dengan pemikiran Rayna bahwa gerbang sekolah sudah di kunci dan dibuka saat upacara telah selesai .
"Tuh liat !! gara-gara lo , dikunciin kan kita " ucap cowok itu dengan wajah marahnya
"Ini juga gara-gara lo" sahut Rayna
"Kalau lu ga ngajak ribut juga ga bakal dikunciin" ujar cowok itu menatap Rayna dengan sinis
"Yaudah sih tunggu aja . Dihukum ya tinggal dihukum " sahut Rayna dengan santai
Setelah menunggu akhirnya pak hasan-satpam membukakan pintu gerbang sekolah yang berarti upacara telah selesai namun hukuman untuk kami akan dimulai
"Kesini yang telat " ucap pak Wahyu-guru kesiswaan
"Iya pak" ucap siswa yang terlambat
"Sekarang kalian perkenalkan diri kalian di depan siswa-siswi SMA Cahaya Bangsa" ucap pak Wahyu
Siswa-siswi yang terlambat memperkenalkan diri mereka dan tersisa Rayna dan cowok itu
"Perkenalkan nama saya Rayna Anggita Rahma dari kelas 10 MIA 1" ucap Rayna
"Perkenalkan nama saya Adrian Rizqi Wibowo dari kelas 10 MIA 3"
"Untuk siswa yang tidak terlambat silahkan masuk ke ruang kelasnya" ucap pak Wahyu
"Terus kita ngapain pak? Masuk ke kelas juga pak ? " Ucap salah satu siswa kelas 11 yang telat
"Bapak punya hadiah buat kalian " ucap pak Wahyu
"Hadiah??" Tanya semua siswa yang terlambat
" Iya hadiah , untuk yang perempuan silahkan bersihkan WC perempuan dan untuk yang laki-laki silahkan bersihkan WC laki-laki" jawab pak Wahyu
"Tuh kan gara-gara lo , kita disuruh bersihin WC " ucap Adrian dengan kesal
"Yaudah sih tinggal bersihin aja, ngeluh Mulu lo udah kaya cewe lagi menstruasi " sahut Rayna
"Iya " ucap Adrian dengan wajah kesalnya
Lalu Mereka membersihkan WC hingga bersih
***
Hai teman-teman ini cerita pertama ku . Makasih yang sudah membaca Semoga kalian suka ya😊
Jangan lupa untuk vote and saran nya yaa ..
Tunggu part selanjutnya yaa😊
YOU ARE READING
Regret Of Love
Romance"Cinta tak harus memiliki" kalimat itulah yang mengungkapkan perasaan Adrian kepada Rayna. Namun Tuhan berkehendak lain untuk kisah cinta mereka berdua
