"Mungkin Pagi selalu ditemani Mentari, sedang Malam selalu ditemani Bulan serta Bintang , Gelas dan Kopi kadang saling menemani bahkan secarik Kertas yang berisi goresan salah pun ditemani oleh penghapus yang bersedia untuk menghapus kesalahan yang ada. "
Pagi itu awan terlihat mendung, Aku yang terlelap karena indahnya naungan bunyi - bunyian yang melantun disetiap jatuhan rintikan hujan itu, Namun semua itu hilang seketika saat............
"Vionaaaaaaa bangunnnnn !!! " teriakan yang mengalahkan nada - nada lantunan rintikan hujan yang indah itu, ya siapa lagi kalau bukan suara Mama.
"Apaan sih ma? hm.. mama ganggu aja deh" , sahut ku dengan memasang muka bantal ku.
"Ini sudah jam berapa sayang? ayo cepat bangun kamu harus berangkat sekolah loh ayo bangunnnnn !! " suruhan mama yang kedua kalinya huft..
"Iya bentaran ah si mama" ,sahut ku dengan nada yang super duper halus nan malas yah tapi tetap saja aku berbaring"
ESTÁS LEYENDO
Aku & Langit Abuku
Novela JuvenilCerita ini tentang Aku & Langit Abuku, kenapa aku menuliskan Langit Abuku itu karena sampai detik ini aku masih bingung dengan keadaan ku sendiri bahkan untuk kedepannya aku gimana pun aku masih mengganggap semuanya abu-abu.. Hai readers, maaf ya...
