"ADELL CEPETAN BANGUNNN"
Bukannya bangun, gadis yang bernama Adell itu justru menarik selimutnya dan melanjutkan tidurnya.
"Adell ayo cepetan bangun, nanti lo telat masuk sekolah" ucap Devian, kakak pertama Adell.
"Berisik Bang, 5 menit dehh" balas Adell setengah sadar.
"Gaada lima menit. Bangun sekarang atau gue panggil papah?" ancam Devian
"Ishh iya iyaa, mainnya ngaduan ga seru" balas Adell lalu beranjak dari tempat tidurnya.
"Good girl, udah buruan sana mandi " balas Devian lalu berjalan keluar kamar.
******
"Adrian bangun udah siang" teriak Natasha, mamah Adrian
"Lima menit lagi Mah" balas Adrian masih dengan mata terpejam.
"Bangun atau uang jajan kamu mamah potong?" ancam Natasha.
"Iya iya, jangan sangkut pautin sama uang jajan dong Mah" balas Adrian lalu beranjak untuk ke kamar mandi.
"Udah cepetan sana mandi" balas Natasha.
****
"Adrian, kamu ga sarapan dulu?" tanya Natasha.
"Engga mah, aku mau langsung berangkat aja ya. Assalamualaikum " balas Adrian lalu mencium punggung tangan Natasha.
"Waalaikumsalam, hati-hati sayang" balas Natasha.
Adrian mulai mengeluarkan motor ninja merah kesayangannya lalu bersiap menuju rumah Adell. Rumah Adell memang hanya berbeda beberapa blok dari rumahnya. Sesampainya dirumah Adell, Adrian langsung memarkirkan motornya di garasi.
"Assalamualaikum" ucap Adrian sambil berjalan masuk ke rumah Adell.
"Waalaikumsalam, eh bro mau jemput Adell ya?" tanya Alfi, kakak kedua Adell.
"Tau aja lo, btw Adell mana?" tanya Adrian.
"Adell mas-- nah tuh anaknya" ucapan Alfi terputus saat melihat Adell sedang menuruni tangga.
"Udah yuk berangkat. Bang, adikmu yang cantik ini berangkat dulu ya. Assalamualaikum" ucap Adell lalu berjalan keluar diikuti Adrian.
"Waalaikumsalam, hati-hati jangan sampai lecet adek gue" balas Devian.
"Tenang gue jamin adek lo gaakan lecet sedikitpun" balas Adrian lalu bergegas ke motornya.
*******
Sesampainya disekolah, Adel dan Adrian langsung menuju kelas mereka dan langsung disambut oleh Aldo dan Danny.
"Wah sang pangeran dan tuan putri udah dateng nih" ucap Aldo.
"Lucu ya mereka, kaya orang pacaran gitu hahaha" balas Danny. Mendengar ucapan Danny barusan, Adrian hanya membalas dengan senyuman tipis.
"Iya, cocok tuh sama-sama tukang tidur, sekalinya tidur butuh seabad buat bangunin" balas Aldo.
"Apaansih kalian orang kita sahabat, ya kan?" balas Adell sambil menyenggol lengan Adrian.
"Iya bener, kita kan cuma sahabatan " balas Adrian dengan senyum masam.
Aldo dan Danny yang mengetahui bagaimana perasaan Adrian terhadap Adell hanya bisa tersenyum. Tak lama kemudian, guru pun datang dan mereka kembali ke tempat masing-masing.
Kringg...Kringg..
Saat bel istirahat berbunyi, Adell, Adrian, Aldo, dan Danny memutuskan untuk ke kantin.
