Part 1

686 18 7
                                        

IM YOON AH
AKu adalah siswi XI Seoul High School , Aku memiliki tinggi 167 cm , berat badan 47kg , memiliki kulit putih dan rambut hitam sebahu  . Banyak yang bilang badanku body goals  tapi aku berkata semua wanita itu memiliki badan bagus . Penampilanku  berbanding terbalik dengan Aku memiliki sifat tomboy .
Skip

"Eh anak Eomma  mau kemana?"
Itu Eomma  , Eomma  yang paling ngerti tentang aku .

"Mau main basket sama Sehun  , cuman berdua kok" kataku

"Ciee anak eomma " kata Mama

"Apasih ,kami tuh cuma  temen , lagian cewek tomboy ga bisa jatuh cinta kalik" kataku

"Terserah kamu deh " kata Eomma

Aku keluar lewat pintu belakang , Pintu depan  langsung mendapati jalan raya , jadi aku lewat belakang agar dekat . Aku membuka pagar  rumah Sehun dan masuk lewat belakang .
"SEHUNN !!" Kataku

Diam, Hanya terdengar suara radio
Aku melihat pintu garasi tertutup

"Gaada orang tapi pagar ga dikunci " kataku . Aku memantulkan basket yang ku genggam dan berhenti

"Apa aku masuk aja?" Tanyaku

"Nah, ga di kunci" kataku lega

Aku masuk dan suara alunan radio terus berjalan . Aku menuju tangga ke lantai 2 dan melihat pintu belakang terbuka . Aku terhenti dan melihat dua sosok manusia sedang bertatapan
Dan berpegang tangan . Dengan berani aku berjalan ke arah taman belakang dan mereka berpelukan
"HUN"

"EH HAI!" Teriak Sehun dengan bangga

"Apa yang lo lakuin?" Tanyaku hati hati

"Dia ingin menjadi temanku, berarti jika dia temanku maka dia temanmu juga" kata Sehun dengan senyum

"Haha iya" kataku

"Perkenalkan namaku Krys-"

"Udah tau, lo Krystal Jung kan? Anak XI C ? " kataku

"Ah iya, Nama Lo siapa? " katanya malu malu

"Im Yoona , t.e.m.e.n.d.e.k.a.t.s.e.h.u.n" kataku menekan kata kata terakhir

"So, mau ngapain?" " tanya Sehun

"Eh tadi pinginnya ngajakin lo main basket , eh ada tamu ternyata" kata ku

"Hehehe , sorry ya" kata Sehun

"Gapapa kok, aku bisa main sendiri" kataku

"Eh jangan, ayo kita main , tapi aku gapunya baju basket" katanya

"Itu tuh punya Yoona  banyak" kata Sehun

"Eh kok gue sih" kataku

"Kasih aja kenapa sih Yong, Ribet amat" kata Sehun

Aku melihat wajah Sehun  penuh harap dan melirik wajah Krystal yang tersenyum

"Mager ambil kerumah " kataku

"Aish , pelit amat lu " kata Sehun

"Kalau main di depan rumah gue , gue mau" kata ku

"Terserah, Jung,  lo ikut ke rumah Yoona ya, gue ganti baju dulu" kata Sehun

"Ah , iya" kata Krystal

Aku berjalan dan keluar dari rumah , Aku melirik kearah penjuru rumah Sehun
"Orangtua Sehun mana?" Tanyaku

"Katanya sih kerja ya" kata Krystal kaku

"Gausah kaku kali Jung " kata ku

Aku mendrible basket dan berhenti membuka pagar rumah Sehun
"Udah dekat banget ya sama Sehun?" Tanya Krystal

Udah anjir , udah bertahun tahun sampai aku nyaman banget sama dia

"Dari TK pas aku pindah trus liat dia yaudah " kata ku

Aku sampai kebelakang rumahku dan memberhentikan pantulan bola . Aku membuka pintu
"Eomma!! aku pulanggg" kata ku

"Loh gak jadi main nya?" Tanya Eomma

"Jadi, di halaman rumah ma " kata ku

"Eh ini siapa? " tanya mama

" ini Krystal  ma, teman baru Sehun  sama teman baru Aku " kataku

"Ikut main basket ya ? " Tanya Eomma

"Eh iya Ahjumma  biar seru " kata nya

"Sekali sekali ajak Yoona merias  diri ya sayang, dia tomboy banget , sayang   dia cuman anak bibi satu satunya " Kata Eomma

"Apasih ma" kataku

"Iya " katanya

"Gausah dengerin, yuk naik" kataku
Ia mengikuti ku ke kamar di lantai atas . Di lorong tangga , aku melihat dia sedang melihat foto foto di dinding

"Banyak ya foto kalian" kata Krystal

"Ya gitu" kata ku

Aku membuka pintu dan ia masuk kedalam kamarku

"Banyak bangettt" katanya terkejut

"Biasa aja kali" kataku

Ya wajar, aku menempel foto foto polaroid dan di hiasi kata kata dan lampu kecil .

Aku membuka lemari ku dan aku menyuruh dia memilih baju yang nyaman . Aku turun mengambil jus dan naik ke atas . Aku masih melihat dia membuka lemariku

"Apa yang kau lakukan?" Tanyaku sambil menyodorkan jus

"Apakah kau tidak punya dress?" Tanyanya bingung

"Sebenarnya ada, tapi aku tidak memakainya" kataku

"Mengapa?" Tanyanya

"Ayolah, kau ingin main atau tidak!" Kesalku

"Hehehe.. maafkan aku" katanya

Aku turun dan dia menutup pintu kamarku . Aku berlari kearah ruang depan .
Di depan rumahku terdapat lapangan khusus parkir rumah. Pagar besar membatasi antara rumah dan jalan raya . Tapi karena mobil di garasi lalu kami menggunakan sebagai tempat basket karena ada ring basket

**************************************
Haiii
Ini cerita pertama di akun ke 2
Vote dan comment ya

FriendzoneWhere stories live. Discover now