prolog

92 10 4
                                        

"Tuh cowo gak ada ganteng gantengnya" kata seorang wanita yang tak lain adalah Krystal.

"Alig-Alig! Dia tuh cowok dingin disekolah BS! Baru liat 1x aja lo udah ngomong gitu." Seru sahabat Krystal, Irene.

"Terserah lo aja deh ya, menurut gue sih enggak, soalnya gue sendiri liatnya sekilas, jadi menurut gue no." Kata Krystal sambari mengibas mengibaskan tangan.

Irene hanya menggeleng melihat sifat Krystal, bagaimana tidak, seorang Novan yang terkenal akan sifat cueknya dan dinginnya membuat siapa pun bisa bertekuk lutut, meskipun memiliki wajah standart tapi herannya banyak wanita yang mengejarnya.

Krystal pun melangkahkan kaki menuju kelasnya sendiri, IX A Starlight.

ting!
Hp Krystal berbunyi tanda masuknya pesan singkat. Krystal langsung merogoh saku roknya dan mencari benda yang berbunyi tersebut.

From : Rainata
Kalo lo mau masuk sekolah kayak gue alias BS, lo harus temenan sama adeknya temen gue.

"Idih apa-apaan nih?" Krystal mendengus pelan dan membalas pesan kakaknya

To: Rainata
Terserah lo ae kak.

Setelah membalas pesan kakaknya, Krystal kembali memasukan hpnya kedalam saku roknya, dan melanjutkan kembali langkahnya.

Krystal menaruh tasnya dibangku tempat dia duduk kemudian beranjak untuk pergi kekantin untuk membeli sebotol air putih seperti kebiasaannya setiap pagi.

Krystal didudukan ditempatkan papan tulis, bukan berarti dia bodoh, Krystal adalah salah satu wanita malas tetapi memiliki otak cerdas yang kadang tidak ia gunakan.

Kringgg..
Semua murid IX A sudah berdoa dan kembali duduk ditempat masing masing dan berisik karena guru matematika belum masuk.

"Woi BuRina woi, balik balik balik!" seru salah seorang murid yang biasanya menjadi monitor jika ada guru.

seluruh kelas yang tadinya berisik dan ricuh menjadi tenang dan adem, bu Rina yang baru masuk,tersenyum puas melihat muridnya duduk rapi, tanda telah siap menerima materi hari ini.

Krystal yang sebenarnya malas, mau tak mau harus mendengarkan, menyatat dan mengerjakan segala yang diberikan.

"Baik anak anak, sekarang buka buku paket kalian, ibu akan berikan Pr. Buka halaman 101 kerjakan PG dan Esai, Pertemuan berikutnya akan kita bahas" ucap bu Rina sebelum keluar kelas.

Krystal langsung menyenderkan tubuhnya ke kursi, "Ribet amat, tiap pertemuan selalu ada pr" Krystal kembali mengibas-ngibaskan tangannya.

"Kebiasaan banget sih, pinter mah pinter aja" seru Ashley

Tiba-tiba Krystal bangkit dari tempatnya, membuat Irene dan Ashley mengernyit bingung, "kantin ayo, ini udah istirahat, mau berkutat sama tuh mate sampai kapan? capek tau gak"

UsDonde viven las historias. Descúbrelo ahora