Ini adalah cerita narasi tetang seorang mahasiswa normal yang tidak menyukai hal-hal merepotkan, makanya sebisa mungkin dia menghindar dari keramaian. Cerita ini menarik kawan " kenapa menarik ?" coba baca sendiri kawan hehe 😅, bercanda kok, cerita ini menarik karena mengandung unsur romance, slice life, dan komedi didalamnya dan tentunya banyak makna dan pelajaran yang tersirat didalamnya
******************************
Aku seorang mahasiswa cowok yang normal tanpa hal mencolok dan kelebihan menonjol. Hari ini umurku 18 th, aku kuliah di Politeknik Negeri Banyuwangi, rumahku di desa Gurit kecamatan Rogojampi. Aku menjalani rutinitas perkuliahan secara normal mungkin, entah menurut kalian ... 😅. "Bro, kapan mulai ceritanya? penasaran bro".
Ok ok kita mulai cerita ini, Cerita ini akan aku awali dari masa dimana berkobarnya jiwa muda yaitu masa SMA, kebanyakan orang menganggap masa ini memberikan kesan paling menarik dalam hidup, biar kupertegas" hanya sebagian orang dan itu hanya anggapan".
"memang begitu kawan SMA masa paling berkesan !" eits... sabar dulu bro/sist, sebagian memang begitu, lalu bagaimana dengan sebagian lainnya ? tentu setiap orang mempunyai kisah berbeda dan ini adalah kisahku, seorang anak normal yang memilih mengikuti arus hidup dengan menjauhi hal yang merepotkan terutama keramaian. Karena dimana ada keramaian disitu pasti dan pasti banyak hal merepotkan dan aku gak mau terlibat hal semacam itu.
Tahun 2012, aku mendapat ijasah SMP sebuah hasil kerja keras selama 3 tahun, hmm.... Lebih tepatnya selama 3 tahun SMP aku hanya bermain main dan bukan "kerja keras" hehe..., akurasa kalian juga begitu atau tepatnya lebih dari 90% kalian yang membaca cerita ini hanya belajar mati matian saat malam sebelum ulangan atau ujian esok harinya dan berharap sepenuhnya pada keberuntungan , hayo ngaku.... 😅😂.
Back to the story, ijasah SMP adalah jembatan menuju "masa yang Lebih " itu adalah sebutanku untuk masa SMA. Setelah mendapat ijasah SMP esok harinya aku langsung mendaftar ke salah satu SMA favorit di daerahku, "berapa nilai kamu kawan ?" mungkin itu pertanyaan dari kalian, sebenarnya ini memalukan tapi yaah..... 25,75 itu adalah nilai Ujian Nasional SMPku, panyah dan memalukan memang :v tapi mau bagaimana lagi itu adalah buah dari bermain main saja tanpa ada beban selama SMP.
SMAN 1 Rogojampi, itu adalah SMA incaranku. Tentu saja setiap pelajar ingin melanjutkan ke SMA negeri apalagi itu sekolah favorit , tapi dengan nilaiku sekarang .... aku hanya bertaruh pada keberuntungan dan nasib . "mengenaskan" mungkin itu kata yang tersirat di pikiran kalian.
Esokharinya aku bersama teman dekatku waktu SMP pergi ke SMA tersebut guna mendaftar sebagai calon pelajar, setelah proses mendaftar yang begitu lama aku dan temanku pulang guna mendinginkan pikiran ditemani rasa cemas dan berharap kemunculan nama kami pada papan nama calon pelajar. " woy..kawan, dari tadi kok gak ada nama pada karakter yang disebutkan ?" ok ok aku akan memberi nama pada setiap karakter yang terlibat pada cerita ini, namun tentusaja dengan menggunakan nama palsu 😁.
------------------------------------------------------
▶📝 Geser kebawah kawan, cerita akan semakin menarik 😁
KAMU SEDANG MEMBACA
Lika Liku Kehidupan Pelajar
Short StoryIni adalah cerita narasi tetang Lika Liku Kehidupan seorang pelajar cowok hingga menjadi mahasiswa normal yang tidak menyukai hal-hal merepotkan, makanya sebisa mungkin dia menghindar dari keramaian. Cerita ini menarik kawan " kenapa menarik ?" cob...
