Aktivitas memang tidak ada henti-hentinya di sini. Pagina harus bangun pagi-pagi lalu menyiapkan sarapan di pagi hari. Tidak hanya berhenti di situ, dengan sigap ambil sapu untuk menyapu halaman dan rumah. Kemudian menyiram bunga di halaman rumah. Lelah sekali memang rasanya, apalagi rumah yang dibereskan cukup luas. Tumpukan baju kotor sudah menunggu di kamar mandi, ndeh... Belum juga siap. Gerutu Sila dalam hatinya. Sila itu tipikal orang yang rajin dan tidak bisa melihat benda-benda kotor di sekelilingnya.
Badan mulai melemas, nafas mulai terhimpit karena kecapean. Setelah melakukan bermacam aktivitas sila langsung tumbang. Tak seorangpun yang sadar ketumbangan Sila. Dia terkapar di tempat tidur dan diam. Degupan jantung tidak normal lagi. Dimana Sila? Suara itu tiba-tiba muncul di balik pintu tengah.
YOU ARE READING
Tumbang
Non-FictionTidak ada yang menerka dengan kondisi kita saat ini. Kadang, kita melihat seseorang terlihat sehat. Namun, tidak disangka apa yang di rasakan justru berbanding terbalik.
