"Prologue"

13 3 0
                                        

"Dan satu suara terakhir..." semua kelas hening menunggu Bu Meri menyebutkan nama di kertas kecil itu "selamat untuk Nadya" ujar Bu Meri di depan sambil mencoret garis hitam dipapan tulis yang berwarna putih bersih sebersih kaca. Dan suara terakhir itu memenangkan Nadya menjadi ketua kelas 11 ipa2 yang unggul satu suara dari Novika.

"Oke,selamat ya Nadya, semoga Nadya menjadi ketua kelas yang teladan tahun ini" gue yang mendengar itu hanya tersenyum dan menganggukkan ke arah Bu Meri, walas gue

"O iya, kita kedatangan murid baru,sebentar lagi dia naik" sontak kelas yang tadinya hening, ricuh seperti ada bom jatuh. Anak perempuan sibuk nimbrung dengan genknya masing-masing menebak murid baru itu laki-laki dan anak laki-laki sibuk mengoceh menebak murid baru itu cantik

Gue terdiam dan berpikir "nyusahin gue kaga tuh bocah? atau tipe bad boy?" oh my god!! dalam hati gue berteriak

seseorang mengetuk pintu, ternyata Bu Weli dengan murid baru itu, aktivitas mereka yang tadi ribut menjadi hening kembali

"Oh kemari nak" sambut Bu Meri dengan senyumnya. Seorang murid masuk ke kelas,dandan dan berpakaian rapi dengan rambut model undercut dan sepatu convers hitam semua tak lupa ikat pinggang. Kesan pertama dalam benak gue dia murid baik dan pintar

"Silahkan perkenalkan diri nak" ujar Bu Meri

"Hai!!watzup kenalin ini gue Rifqi Ihza Mahendra, kalian boleh panggil gue Rifqi, terserah deh, salam kenal" ia tersenyum kecil membuat kelas gaduh

murid baru cowo,baik dan lumayan tampan. Kesan pertama yang ia tunjukan baik. Cewek terpaku melihat dia tersenyum tapi dibalik senyum itu gue yakin ada sesuatu

"Oke Rifqi bisa duduk di samping Irfan, dan kenalkan Nadya ketua kelas ini" gue hanya tersenyum sekilas

KASIH BINTANG YA GUYS HEHE...

HUJAT SESUKA HATI KALIAN JANGAN SUNGKAN

HEHE

LOVE YOU GUYS~

"secret"Where stories live. Discover now