Kriiiing.... Kriiiiing... Suara jam beker diatas meja didalam kamar " mewah itu memecahkan keheningan pagi yang datang dengan lembutnya. Sinar mentari mulai mengintip melalui sela sela tirai kamar itu, tanpa menggangu seseorang yang telah bergelung dengan nyamanya dengan selimut ditubuhnya, tanganya menjulur keluar dari balik selimut mencoba mematikan alarm tersebut yang mengganggu tidurnya... Dan kembali bergelung dengan selimut melanjutkan tidur.
Braaakk...
"YAAAA.. DO KYUNGSOO CEPAT BANGUN INI HARI WISIDA KITA", seorang gadis tiba tiba masuk secara paksa kedalam kamar itu.
"iisshhh.. Baek ini masih pagi, bisa tidak kau tidak menggangguku sebentar saja!! "hening
"APAAA.. ini sudah pagi.. "Gadis itu Do Kyungsoo loncat keluar dari selimutnya dengan berisik berlari menuju kekamar mandi. Brakk... menutup pintu meninggalkan temanya Byun Baekhyun yg terbengong sendirian. Hhh~selalu saja seperti ini, batin gadis itu pasrah menatap nanar pintu kamar mandi yang sudah tertutup rapat itu, kadar dia berfikir kapan gadis itu akan merubah sifat cerobohnya, menilik dari sikapnya yang tidak tau waktu itu. Jangan jangan semalam setelah berteleponan ria dengan dirinya kyungsoo melanjutkan begadangnya dengan nontonarathon film anime, yah mau bagaimana lagi penyakit insomnianya yang sering kambuh memang susah untuk disembuhkan, itulah yang membuat kyungsoo sulit bangun pagi.
"Hentikan grutuanmu, salah siapa tidak bisa bangun pagi.. kita terlambat itu juga karnamu, tau begitu kutinggalkan saja kau"Baekhun menyuapkan makanan kedalam mulutnya.
"uuugghh.. entahlah baek aku malu tadi, waktu acara wisuda aku malah berlari keaula dengan tampang seperti orang bodoh"kyungsoo menangkupkan wajahnya kemeja.
"itu salahmu, aku sudah mengatakan untuk tenang.saat kesana memang kita terlambat, tapi seharusnya kau tau kita bisa saja datang dengan tenang tanpa diperhatikan orang lain lewat pintu samping aula bukanya lari kepintu utama dan menjadi pusat perhatian. Sudahlah lupakan, toh kita sudah lulus sekarang". Baekhyun mengelap mulutnya menyudahi acara makan siang itu.
"Setelah ini kamu mau kemana baek.. ?
"aku belum tau aku akan melanjutkan studyku lagi untuk mengambil gelar S2, kau tau sendiri sebelum memimpin perusahan ayah, aku harus memiliki gelar itu. Beruntung dirimu tidak diharuskan melanjutkan perusahaan, tidak sepertiku yang begitu diatur.. "gumam baek memelan diakhir kalimat sambil memutar sedotan digelasnya.
"serius kau menyesal baek.. termasuk perjodohanmu dengan si Sexy Kim Kai itu". goda kyungsoo
"isshh.. bukan begitu"tersenyum malu baekhyun dengan pipi yangemerah, melihat itu sontak kyungsoo tidak bisa menahan tawanya.
"Hahaha serius baek.. bagaimana kamu suka denganlelaki playboy macam dia, dijodohkan lagi, heol.. ini sudah abad 21 dan para orang tua masih saja menjodoh jodohkan anaknya.
"bukan begitu kyung..para orang tua melakukan juga
demi kebaikan kita kok"
"ya tentu saja kebahagiaan menyatukan rekan bisnis mereka satu sama lain menambah pundi pundi kekayaan yang sudah kaya itu".
"Kyung.. ".peringat Baekhyun
"ya ya ya.. maafkan aku tidak bermaksud, maksudku kalau dirimu enak dijodohkan langsung cocok, sedangkan yang lain kan belum tentu". Jawab kyungsoo
"kalau kita menerima, kita pasti cocok kok.. atau kau ingin dijodohkan, biar aku yang bilang ke paman dan bibi". Baekhyun balik menggoda kyungsoo
"apa kau gila ya.. aku tidak suka jodoh menjodohka, itu lagian orangtuaku adalah orangtua modern yang membebaskan hidup putrinya".
"ya ya.. Terserah tuan putri saja."jawab baekhyun yang dibalas cengiran kyungsoo, membuat gadis itu memutar bola matanya.
Kursi disebelah baekhyun tertarik, duduklah sosok yang dibicarakan kyungsoo, Kim Kai.
"menunggu lama sayang.. ? "kata kai dilanjutkan dengan kecupan mesra dibibir baek, membuat gadis itu merona.
"huweekk.. Get a room please, masih ada anak dibawah umurdisini".grutu kyungsoo melihat kemesraan, baekhyun melototkan matanya sedangkan kai hanya tertawa kecil melihat gerutuan sahabat tunanganya tersebut.
"maunya sih begitu kyung, tapi baekki sayang selalu menolak diajak ke kamar denga... auuwwhhh sakit sayang".
"rasakan.. Kalau ngomong itu yang benet". Ucap baek betsamaan tanganya melepaskan cubitan kepiggang kai, mengabaikan tawa kyungsoo yang melihat mereka.
"loh.. benerkan, kamu kalau diajak selalu nolak".
"apaan sih.. udah jangan bicarakan hal itu.. nah kyungsoo kau ingin kemana setelah ini". Ucap baekhyun mengalihkan perhatian.
"aku tidak tau baek, mungkin mencoba melamar pekerjaan, lagipula aku masih ingin menikmati hari hari liburku setelah berkutat dengan skripsi skripsi gila itu. Aku masih mual melihat kertas dan tulisan.
"bagaimana kalau ikut kami liburan kejepang kyung.. Kai ada pekerjaan disana, mungkin sekitar 2-3 bulan, bagaimana..?? "tawar baekhyun
"dan aku menjadi obat nyamuk kalian.. tidak terima kasih". Jawab kyungsoo dengan pipi yang digembungkan, menambah kadar keimutanya.
"ya itu terserah kamu kyung.. lagian itu bagus, aku bisa berduaan dan bermesraan dengan baekkiku disana.. "ucap kai
"Yaaaa Byuntae.. "terikak dua gadis itu yang dibalas cengiran kai.
Yap, siang itu kyungsoo kembali menghabiskan waktu bersama kedua pasangan tetsebut.
Seperti hidup kyungsoo yang selalu disekeliling mereka. Bahkan banyak yang membicarakan meteka sewaktu dikampus dulu, mengatakan bahwa kyungsoo ada affair dengan kai.Ya memang perkataan itu cukup mendasar sih, dilihat dari kedekatan mereka tapi ayolah mereka hanya sebatas sahabat. Lagian kyungsoo sudah menganggap kai sudah seperti kakanya, bahkan baekhyun tak pernah mempermasalahkannya. Entah kenapa mereka begitu suka menyebarkan gosip gosip seperti itu, itulah sebabnya kyungsoo hanya memiliki sedikit teman dikampus. Bukanya kyungsoo sombong, tapi entah mengapa gadis gadis disekitar kyungsoo begitu membencinya, padahal dia tidak melakukan apapun, huh... sudahlah untuk apa dipikirkan lagi.
Kyungsoo baru saja masuk kerumah, suara barito menghentikan langkahnya.
"sudah pulang sayang..? "pria itu Do Siwon, menyapa putri kesayanganya.
"Appa.. "
Kyungsoo berlari menuju ayahnya yang tengah duduk disofa, menjatuhkan tubuhnya kedalam pelukan ayahnya, ughhh.. Dia sudah merindukan ayahnya yang seminggu ini meninggalkanya untuk mengurus pekerjaanya di luar negeri.
"dimana ibu..?? "kyungsoo menoleh kekanan kiri mencaro sosok ibunya.
"ibumu, tentu kesinggasananya, dapur kebangganya, dunianya, kau seperti tidak tau ibumu saja, begitu menginjakan kaki dirumah, dia langsung melakukan hobinya memasak". Ucap tuan Do dengan wajah manyuna. Kyungsoo yang melihat itu hanya bisa tertawa, walaupun sudah berumur tetap menjadi pasangan yang mesra dan konyol, tidak usah heran, maklumi saja dari pria pria tampan yang mendekati ibu, ayah lbih cmburu dengan penggorenan dan kawan arisanya,beliau bahkan bisa merajuk seharian begitu diabaikan oleh istri tercintanya.
"ya sudah kalau gitu, kyunggi mau keatas dulu.. gerah mau mandi". Kyungsoo melepas pelukan ayahnya dan bangkit dari duduknya ingin segera membersihkan badanya.
"oh iya sayang.. nanti kita akan makan diluar, berdandanlah yang cantik". Ibu kyungsoo datang dengan membawa nampan berisi secangkir kopi dan sepiring kue untuk suaminya.
"kau dengar sayang? "kata ny. Do lagi
"memangnya ada apa bu, tumben kita makan diluar, ibu sudah bosan masak? Ucap kyungsoo dengan nada menggoda
"kau ini..sudah sana mandi dan siap siap, kau tidak sadar baumu tidak enak.. sana huss.. huss"usir ny. Do
Kyungsoo hanya mendengus dan melanjutkan langkahnya menuju kamar. Melihat putrinya seperti itu membuat ny. do menghembuskan nafasnya pasrah.
Keluarga Do tengah bersiap untuk berangkat, bisa dilihat dari persiapsn mereka, kyungsoo bahkan menggunakan gaun berwarna putih gading selutut yang membalut tubuhnya dengan pas, sepasang sepatu highell yang sepadan dengan bajunya mempercantik kski mulisnya, rambut yang digelung sederhana dan make up sederhana yang mempoles wajahnya dengan sempurna, menambah kecantikanya. Dia sedikit bingung dengan makan malam kali ini karna tidak seperti biasanya.
"umm.. Ayah kita akan bertemu dengan siapa disini? "kyungsoo menatap bingung kedua orangtuanya..
Pasalnya restoran yang kali ini didatangi sedikit berbeda, bayangkan saja satu restoran isinya hanya ada mereka saja dan klien ayahnya yg akan segera datang, bukanya ini berlebihan untuk ukuran makan malam biasa.
"kita akan bertemu dengan keluarha yang akan dijodohkan denganmu. "ucap tuan Do dengan tenang, dia tidak menyadari bahwa perkataanya berdampak pada putrinya.
"a..pa.. apa maksud ayah, aku benar benar tidak mengerti."kyungsoo bahkan tidak bisa menjaga suaranya untuk tetap tenang. Pikiranya bnar benar kalut, dijodohkan.. Heol... Yang benar saja, dia bahkan mengolok ngolok baekhyun yang menerima sebuah perjodohan. Kenapa dia juga harus merasakanya, ini benar benar tidak bisa dibiarkan, dia harus lolos dari sini.
"aku mau ketoilet dulu.. "kyungsoo buru buru bangun dari kursinya berjalan agak cepat menuju toilet, tidak lupa membawa ponsel dan dompetnya. Tergesa gesa kyungsoo masuk toilet, pikiranya kacau sekarang. Apapun yang terjadi dia harus membatalkan perjodohan ini, apa yang harus dia lakukan.. Kabur, ya kabur.. Dia harus lari dari tempat ini, apapun yang terjadi dia harus pergi dari sini..
Dan dia pergi dari restoran ini tanpa sepengetahuan siapapun....
Tbc...
YOU ARE READING
Destiny
RomanceProlog Do kyungsoo 19thn, mahasiswa di seoul university. Lahir dari keluarga kaya pemilik Do Corp dan butik paling terkenal diseoul bahkan mancanegara Timeless Do Siwon dan Do Yoona, tidak membuatnya jadi gadis yang arogan dan sombong, dibanding men...
