Jadi ini ceritanya Agam sudah seminggu sekolah di SMA.
Selamat membaca…
°°°
Jadi sehabis gua makan malam sama bunda ada notif undangan group dari dua makhluk astral yang nggak setampan gua ahay.
Kita jadi teman akrab gitu.
Kzrd.v mengundang anda kegroup…
Ircho.hygm : "group apaan nih.. Kesepian lu?"
Kzrd.v : "idihhh... Situ apa kabar?"
Ircho.hygm : " ahaha "
Adzarya.A : "maghrib woy!!!"
Ircho.hygm : "ini udah isya og*b (:"
Adzarya.A : "alhamdulillah kalian masih waras wk"
Ircho.hygm : " besok jadi kerumah gua gak lu pada?"
Kzrd.v : " Jadi nyuk. "
Setelah baca balasan chat di group gua mutusin buat tidur soalnya emang udah ngantuk banget gitu. Benda persegi panjang itu gua matiin dan taruh di nakas.
------------------------------------------
Adzar pov
Pukul 15:10
Dirumah Agam
"Dzar, nyiomay kuy. " pinta azer dengan pupil eyesnya.
Kami sedang berada dirumah agam, rutinitas nongki alias meetup kita kedepannya.
"Ogah ahh, tanggung nih bro. Lu sama Agam aja sono. " Kata Adzar yang notabene sedang main dota itu.
Saat sudah bersama game, adzar tidak bisa diganggu gugat.
"Mager. " Satu kata keluar dari mulut Agam.
Dia memang irit sekali bicara kalo lagi asik sendiri begitu.
"Yaudah deh gua sendiri aja, awas kalo pada minta. "Kata azer kesal.
Benar saja saat dia pulang, siomaynya dimakan sendirian tanpa sisa. Bahkan dia sampai menjilati piringnya, sikapnya itu sangat jauh berbeda sekali dengan tampang nya yang notabene cakep itu ya walaupun masih cakepan gua. *silakan huek-huek
"Onta tega lu, kaga bagi-bagi". Tukas gua nggak terima.
Dia mulai berdiri akan mengambil minum.
"Bodo ah gua marah sama kalian, ya gua abisin."
Katanya lalu menghabiskan minum digelas kaca itu sampai tak tersisa.
Agam dari tadi belajar untuk ulangan matematika besok pagi. Dia memang yang paling rajin dibanding Azer dan Adzar. Sudah cool, cakep, rajin, hafal Al-Qur'an 20 juz pula. Siapa yang tidak kagum dengan Hyagam.
Agam adalah anak tunggal jadi kita memang nyaman kerumahnya bahkan rumah agam sudah menjadi markas kita mulai saat ini. Bunda Agam menyambut hangat dengan banyak suguhan makanan kalau kita dateng.
"Udah sore lu pada nggak balik?" usir Agam.
"Tega lu bang, aku kan masih kangen kamu" kata azer sok dramatis.
" Jijay lu." tukas Agam kesal.
Akhirnya mereka pulang karena hari memang sudah sore.
°°°
Akhirnya bisa lanjut update..
*kaya ada yang nungguin aja dy ekeke
Kalo boleh curcol makasih kalian atau lebih tepatnya kamu, iya kamu ahaha yang udah kasih komen. Gua jadi semangat nulis lagi walau kemaren-kemaren samsek kaga ada mood shay.
Hmm
Btw makasih yang udah mau baca cerita unfaedahku ini.
*dymodeon
Jangan lupa vote~
Lope lope,
Dy
^^
YOU ARE READING
Masa Abu-abu
Teen Fiction"Ada saatnya perasaan itu datang tanpa permisi dan pergi tanpa pamit". By: Hyagam Ircho. Y Happy reading~
