Part-1

63 6 4
                                        

"Hai! Gue Adela, panggil aja Adel atau Dela.  Gue dari SMA Nusa Permata. "

"Halo juga, Della. " Seorang laki laki tampak bersemangat menyapa teman barunya.

"Dasar si Alde, tau ae dia yang bening kaya gimana. " celetuk seorang lelaki yang berperawakan besar.

"Oke, cukup perkenalannya. Adela kamu bisa duduk di kursi pojok belakang yang barisan ujung ya, kamu duduk dengan Alysa. "

Adela langsung berjalan ke tempat duduk yang Bu Watu tunjukan. Perempuan yang memiliki rambut panjang bergelombang dan berwarna sedikit kecoklatan bila terkena matahari itu langsung saja mengajak berkenalan teman sebangkunya.

"Gue Della. "

"Gue Alysa, salam kenal ya Del"

"Oke salam kenal juga ya, eh iya sekarang ini pelajaran apa? "

"Seni budaya, menggambar." Sambil memgeluarkan peralatan memggambarnya.

"Astaga! Gue engga bawa apa-apa. Boleh minta tengahannya ga? " Kata Della sambil cengengesan.

"Yah, Del. Ini udah mau habis juga tinggal sisa satu. Lo minta izin aja sama Bu Watu ke koperasi pasti diizinin kok. Gue temenin, deh. "

"Lo mau skip pelajaran bentar ya? " sambil memandang Lysa curiga "Ah bodo, gue minta izin dulu.  "

Della mengacungkan tangannya sambil berseru kata 'Bu' disertai dengan serentetan kalimat minta izin untuk ke koperasi.  Ia dan Lysa langsung saja keluar setelah diberi izin. Menuju ke koperasi mereka mengobrol banyak hal.

"Eh, sebenernya gue tuh pindah kesini... " ucapan Della terhenti ketika melihat sesosok laki-laki di depannya.

🐼🐼🐼

"Kamu makan aja dulu, aku mau ke toilet dulu bentar ya. " Ucap seorang laki-laki yang bernama Lano.

"Ih Lan, ntar kalau ada guru gimana? Kalau aku dihukum gimana? " Kata seorang perempuan dengan wajah memelasnya.

"Kamu makan aja soalnya kamu belum makankan?" Gia mengangguk. "Yaudah makan,  gabakal ketauan guru ko." lanjut laki-laki tersebut.

Gia menghela nafas lalu mengangguk lagi "Tapi kamu jangan lama ya. "

Si cowok tersenyum tipis lalu mengangguk. Toilet laki-laki berada diujung lorong kelas 2 IPS 1 dan berada lumayan jauh dari kantin. Koridor terlihat sepi mungkin anak anak sedang mengikuti pelajaran.

"Lano! " seru seorang cowok " Sini lo, bolos kagak ngajak-ngajak, panci gosing. " cerocos Hisyam.

"Eh kutil Pa Eki, gua juga bolos nemenin cewe gue makan,  tolo." balas Lano.

"Yaudah dih, sans ae bos. Eh btw, lo mau kemana? " tanya Hisyam

"Gue mau ke toilet kebelet boker. Udah ah, gue mau ke toilet dulu takut ntar gue boker disini." ucap Lano sambil terkekeh melihat wajah jijik dari Hisyam.

"Jorok banget lo, nyet. Yaudah sono sono. " ucap Hisyam sambil mengusir Lano

Lano terkekeh, lau melanjutkan langkahnya menuju kamar mandi. Dari arah berlawanan ia melihat sesosok perempuan.

Kamu, batin Lano

🐼🐼🐼

📝 : halohalo semua, salken, gue penulis amatir baru disini. dan ini merupakan cerita pertama gue di watty. so, kalau ada typo atau yg lainnya, maapin. part 1 ini gue buat dikit bgt.  gapapa la yaw. oke, semoga kalian betah sama cerita abal ini. see you on next chap


DellanoHistórias para pegar e não largar. Descubra agora