Prolog

26 0 0
                                        

Gadis itu membuka matanya perlahan, silau dan matanya berusaha sekuat tenaga beradaptasi dengan cahaya ruangan ini.

Aku ...

Dimana?

Ia membatin dan sesekali berusaha menggerakan jemari kakinya yang terasa begitu dingin saat bertautan.

Seorang pria asing tengah tertidur di dekat lengan kananya yang dililit penuh selang tak ia mengerti.

"Kau sudah sadar?" tanyanya dengan mata berbinar, tapi Emily malah mengernyit dan menatap pria itu bingung.

"Kau siapa? Dan mengapa aku di sini?" Emily mengedarkan pandangannya tanpa menggerakan kepala.

Lalu tatapannya berubah berbinar saat seseorang memasuki kamar itu dengan tampilan seperti habis bekerja.

Emily mengernyit memperhatikan rambut pirang pria itu yang biasa berantakan, lalu mata mereka bertemu.  Pria itu berjalan perlahan mendekati Emily dengan setengah perasaan tak yakin. 

"Em?" Ethan lalu memeluk Emily lembut dan Emily tersenyum.

Seorang Ethan Giorgio memelukku, mimpikah ini?

"Aku sudah menuggumu, terimakasih Tuhan."  Bisik Ethan yang mampu Emily dengar.

Tapi ... Sebagian hati Emily alih-alih merasa senang, tapi malah merasa kosong.  Dan entah mengapa hatinya terasa sesak, seperti habis kehilangan sebagian hidupnya.

Wajah Ethan yang terlihat lebih dewasa dari terakhir Emily mengingatnya, menyadarkan gadis itu, bahwa ia tidak tidur dalam waktu satu dan dua hari.

Mermaid (You Who Live In My Mind)Stories to obsess over. Discover now