Part 6

4.9K 101 16
                                    

⚠️⚠️
DILARANG KERAS UNTUK MENJIPLAK ATAU NGE PLAGIATIN KARYA ORANG!
TOLONG HARGAI AUTHOR!
KARENA MEMBUAT DAN MEMIKIRKAN CERITA ITU SUSAH SUSAH GAMPANG.
JADI TOLONG JANGAN ADA YANG MENGCOPY, MENJIPLAK ATAU SEBAGAINYA
MAKASIIH;)

-

-

-

BRUKK
Tiba2 Fateh pingsan

"BANG FATEH!!!!"

***
"Loh ada apa tuh?"ucap Saaih saat mendengar ada suara teriakan dari dalam rumah
Lalu Saaih segera berlari masuk kedalam rumah.

"Lohh Fateh?"ucap Saaih kaget.

"Bang Saaih tolongin Bang Ateh...hiks..hiks"ucap Muntaz menangis.

Lalu Saaih segera menghampiri Fateh
"Tehh bangun Teh, yatuhan kamu kenapa"ucap Saaih sudah berkaca kaca.

Lalu Fatim datang
"Loh Fateh?!!"ucap Fatim kaget.

"Bang, Fateh kenapa bang?"ucap Fatim nangis.

"Tadi Muntaz sempat melihat bang Fateh memegang kepala nya lalu saat Muntaz tanya kenapa, bang Fateh malah Jawab tidak apa2 terus tiba2 dia pingsan"ucap Muntaz.

"Astagaa"ucap Fatim meneteskan air mata.

"Tim, cepat kamu ambil minyak kayu putih cap Saaih dong (candaa😂)"suruh Saaih pada Fatim.

Lalu Fatim pun pergi mengambil minyak kayu putih.
"Nih bang"ucap Fatim memberikan minyak kepada Saaih lalu Saaih pun mencoba mendekatkan minyak kayu putih ke hidung Fateh.
Tapi Fateh tetap tidak sadar.

Lalu Atta Thoriq dan Sajidah
Datang dan kaget melihat Fateh.

"Bang Atta, ayo kita ke rumah sakit"ucap Fatim.

"Fateh kenapa?!"tanya Sajidah.

"Kami tidak tau, ayo bang kita bawa Fateh ke rumah sakit"ucap Saaih lalu mereka pun ingin berangkat ke rumah sakit tiba2 Sohwa dan Iyyah datang .

"Astaga, Ateh kenapa?"ucap Iyyah.

"Susah ngejelasin nya kak, oh iya tolong kak Iyyah dan kak Sohwa jagain Qahtan Saleha dan Muntaz ya, biar kami yang mengantar Fateh ke rumah sakit"ucap Fatim.

"Baiklah"ucap Sohwa dan Iyyah.

Lalu Atta, Thoriq Jidah Saaih dan Fatim membawa Fateh ke rumah sakit.

Kalau Fateh pingsan berarti tadi saat Fateh mengeluh kepala nya sakit itu beneran dong?
Ucap Sohwa dalam hati.

***
Sesampai nya mereka di rumah sakit
Dokter pun segera memeriksa Fateh
"Yatuhan kenapa selalu saja ada masalah:(" ucap Fatim menundukan kepala nya.

"Kamu yang sabar ya Dek kita harus banyak berdoa"ucap Saaih kepada Fatim dan sambil mengelus Fatim.

Lalu Fatim melihati Saaih
Andai saja bang Saaih beneran seperti ini
Ucap Fatim dalam Hati.

Derrt dert
Tiba2 handphone Atta bergetar dan menandakan bahwa ada panggilan masuk
Dan ternyata itu dari Iyyah lalu Atta pun segera mengangkat telfon.

"Halo"ucap Atta.

"...."

"Hah? Suruh mereka kesini saja"ucap Atta.

"...."

Lalu Atta memutuskan telfon
"Kenapa bang?"tanya Thoriq.

"Umi dan Abi sudah pulang"ucap Atta panik.

***
Sebelum nya

Setelah mereka ke rumah sakit
Tiba2 Umi dan Abi pulang.

"Loh Abi Umi?"ucap Sohwa kaget.

"Yang lain mana? Kok cuma kalian aja di rumah?"tanya Umi.

"haduh Iyyah gimana nih?"bisik Sohwa ke Iyyah.

"Tunggu biar Iyyah telfon bang Atta dulu"ucap Iyyah lalu Iyyah pun menelfon Atta.

"Halo bang, gawat bang, Umi sama Abi udah pulang, terus mereka nanyain kalian dimana, aduh Iyyah sama kak Sohwa harus bilang apa nih sama mereka?"ucap Iyyah.

"...."

"Oh ok ok"ucap Iyyah.

Lalu Iyyah pun menghampiri Sohwa
"Kak kata bang Atta Umi dan Abi disuruh ke rumah sakit dan kita harus kasih tau kalau Fateh pingsan"ucap Iyyah.

"Ekhem, Umi Abi jadi tadi itu, Fa-Fateh pingsan-"

"Hah?!!"belum selesai Sohwa menyelesaikan ucapan nya Umi langsung kaget.

"Lalu dimana dia sekarang?"tanya Abi.

"Di Rumah Sakit"ucap Sohwa.

"Ayo Sohwa kita harus cepat ke rumah sakit, Iyyah kamu jagain Qahtan, Saleha dan Muntaz ya"ucap Umi lalu Iyyah mengangguk.

Lalu Umi, Abi dan Sohwa pun ke rumah sakit
Sampai rumah sakit Umi Abi dan Sohwa langsung menghampiri Atta Thoriq Jidah Fatim dan Saaih.

"Ada apa dengan Fateh?"tanya Umi panik.

"Mi Atta sama adek adek minta maaf ya sama Umi karena Atta belum menelfon Umi"ucap Atta.

"Yasudah tidak apa2 sekarang bagaimana keadaan Fateh? Kenapa bisa dia sampai pingsan?"tanya Umi.

Lalu Atta pun menceritakan semua nya.

"Kira kira apa penyebab nya sampai Fateh bisa Pingsan seperti itu?"tanya Abi.

"Kemarin yang Fatim ingat, Fateh belum makan Malam dan belum minum obat nya"ucap Fatim.

"Haduh Fatimm, Umi kan sudah tugas kan kamu untuk memberikan obat dan mengingat kan Fateh untuk makan kenapa kamu bisa ceroboh?"ucap Umi.

"Tapi Mi kemarin Fatim sudah menyiapkan obat dan makanan buat Fateh lalu Fatim tinggal untuk menidurkan Qahtan lalu Fatim ketiduran"ucap Fatim.

"Thoriq juga lihat ada makanan yang masih utuh saat Thoriq mau mengunci ngunci pintu rumah"ucap Thoriq.

"Aduh Fateh Fateh, kenapa dia tidak memakan dan meminum obat nya"ucap Umi.

"Lalu tadi pagi dia sudah makan?"tanya Abi.

"Tadi Kami semua sudah makan bersama tapi Jidah lihat Fateh cuma makan sedikit banget"ucap Sajidah.

"Yaampun Fateh"ucap Umi cemas.

"Umi dan Abi duduk dulu, jangan panik yah, sekarang kita harus banyak berdoa"ucap Fatim.

"Iya nak"jawab Umi lalu mereka pun duduk di sebelah Saaih.

"Tumben Saaih mau mengantar Fateh"tanya Umi kepada Saaih.

➖➖➖
Bersambung....
kira kira Saaih bakal jawab apa yah?
Maaf kalau cerita ini gajelas atau kalian ga ngerti sama alur cerita nya
Kalau gasuka ya gausa di baca:)
Jangan lupa Vote Komen dan Follow yaa

Kenapa?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang