Aku memamerkan senyumanku padamu saat itu; saat matahari berada di atas kepala dan kau turun dari tangga dengan menghentakkan sepatumu.
Kau balas tersenyum, sedikit lebih lebar biasanya. Ah, aku benci bagaimana kau tanpa sadar masuk ke dalan hatikuㅡmembuatku merasakan sejuta perasaan yang tak mampu diucapkan. Kemudian, kau pergi namun senyummu terngiang di ingatanku.
Kemudian, temanku menyenggol sikukuㅡmenatapku karena ia tahu; untuk ke sekian kalinya, aku jatuh cinta padamu.
-🌷
That day.
