aku tidak punya pendirian

35 6 3
                                        

Saat itu aku hanyalah sebuah sampah dari sekelompok idola yang bersinar.

Aku hidup berdampingan dengan mereka, tapi mereka seakan tidak melihat keberadaanku.

Disaat mereka terjatuh, mereka akan menyebut namaku.

Dasar anjing !

Mereka bilang aku seperti binatang jalang, tapi nyatanya mereka lebih rendah dari itu.

Dasar bangsat !

Sekelompok orang orang dengan gaya yang sok kekinian dengan uang pemberian orang tua.

Disaat aku mulai merubah paradigma dalam kehidupanku, akupun mulai menjadi seperti mereka.

Berlagak sok kekinian, merasa menjadi bintang di sekolah, merasa bahwa akulah yang paling terkenal disini, banyak orang yang memuja diriku, memanggil namaku, dan senang ketika bertemu denganku.
Akupun berpikir, ah inikah yang mereka rasakan dulu ?

Namun setelah aku sudah melanjutkan ke jenjang yang lebih bermanfaat, disaat aku bisa bergaya dengan uang sendiri, aku merasa seperti fallen idols.

Tidak seperti mereka yang lebih dulu menjadi idola pada zamannya, mereka tetap mempertahankan posisi nya sebagai idola, dan tetap dikenal oleh banyak orang.

Entah apa yang ada di pikiranku, aku merasa bahwa aku memang seperti binatang jalang yang tak punya pendirian.

Saat aku bertemu dengan mereka, dan aku memberanikan diri untuk bercengkrama dengan mereka, aku merasa, hey asik juga ya ngobrol dengan mereka.

Ternyata kunci dari popularitas yang tetap mereka jaga hingga saat ini adalah, jangan menjadi golongan dari orang orang yang bersifat introvert, dan jadilah dari sebagian mereka yang bersifat ekstrovert.

Bergaul dan berteman dengan siapa saja, tanpa membedakan yang satu dengan yang lainnya

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jan 24, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

fallen idolWhere stories live. Discover now