"Hye Ra-ya!"
Song Hye Ra menoleh. Ia sedang berjalan menuruni anak tangga menuju gerbang sekolah ketika ada suara yang menarik perhatiannya. Di antara suara riang siswa-siswa SMA yang keluar dari gedung sekolah, tak mungkin ia mengabaikan suara yang satu ini.
Semilir angin musim semi berhembus saat ia mencari sumber suara itu, membuat rambut hitam sebahunya tersapu ke belakang. Lalu ia melihat Shim Hyun Seong menghampirinya. Rambut coklat Hyunseong naik turun ketika ia sedang menuruni tangga.
Hye Ra memasukkan kedua tangannya ke dalam saku jas seragamnya dan berdiam diri sampai Hyun Seong sampai di hadapannya. Ia hanya melempar tatapan yang meminta penjelasan kenapa Hyun Seong memanggilnya.
Hyun Seong terlihat bingung, "Mmm kau mau pulang?"
"Memang apa urusannya denganmu aku mau pulang atau tidak?" balas Hyera.
Hyun Seong tertegun. Hye Ra menjawabnya dengan sinis, bahkan angin musim dingin masih kalah menusuk.
Tapi tiba-tiba Hye Ra tersenyum. "Tidak, aku belum mau pulang dulu. Aku mau mampir ke toko buku. Ada manhwa yang ingin kubeli. Kenapa wajahmu seperti itu?"
Hyun Seong mematung. Namun ia segera mengendalikan dirinya meskipun dengan salah tingkah. "Oh! Begitu. Tadi aku mendengar kau ingin membeli manhwa di kelas. Kebetulan aku juga mau membeli buku. Jadi aku ingin mengajakmu sekalian."
Hye Ra menahan tawanya. Hyun Seong selalu seperti ini, canggung dan kaku.
***
Hyun Seong sedang memilah-milah buku dari judul buku yang dibacanya ketika ponsel Hye Ra berdering.
Hye Ra yang berada tidak jauh dari Hyun Seong mengangkat teleponnya. "Yeoboseyo."
Hyun Seong menatap Hye Ra secara refleks. Ia mengamati Hye Ra yang sedang berbicara dengan seseorang di telepon. Tidak ada salahnya untuk mencuri dengar kan, pikirnya.
"Oh, Oppa. Ada apa?... OK, tidak masalah... Aku di toko buku dekat sekolah... Aku tunggu. Sampai jumpa."
Hye Ra menutup teleponnya dan menatap Hyun Seong yang juga sedang menatapnya. Hyun Seong yang tertangkap basah tidak berkutik saat Hye Ra tersenyum dan menghampirinya.
"Aku sudah dapat manhwa-ku. Kau sudah menemukan buku yang kau cari?"
"Belum."
Hye Ra mengangguk-anggukkan kepala, "Besok kau ada di acara ekskul teaterku kan?"
Hyun Seong melanjutkan pencarian buku yang diinginkannya. "Ya. Aku perlu mendokumentasikan acara kalian di majalah sekolah. Ini kan proyek terakhirku."
"Sama, aku juga."
Hyun Seong tersenyum. "Ekskulmu hebat ya, untuk melatih anak-anak baru saja kalian mengundang seorang sutradara terkenal."
"Kami tidak bisa pergi begitu saja tanpa memberikan cinderamata untuk para hoobae."
Hyun Seong mendengar suara motor di luar toko. Hye Ra menatap ke luar jendela kaca besar toko.
"Hari ini aku dijemput seseorang. Dan dia sudah datang. Aku pulang dulu tidak apa-apa kan?Mianhae."
Pasti orang yang meneleponnya tadi, pikir Hyun Seong. Hyun Seong mengangguk. "Hati-hati di jalan."
ESTÁS LEYENDO
Confession
Fanfiction"Jika kau berpikir aku menyukainya, kau salah. Karena yang benar, aku menyukaimu." - Song Hye Ra "Confession" adalah karyaku yang tercipta sejak 4 tahun lalu. Dan sekarang kubawa kembali romansa remaja antara Shim Hyun Seong dan Song Hye Ra pada kal...
