Hari senin, adalah hari dimana semua orang sibuk. Tidak terkecuali dengan lelaki tampan dan juga mapan ini, umurnya yang sudah hampir 28 tahun ini belum juga mempunyai calon untuk mendampinginya. Dengan postur tubuh yang tegap dan memiliki senyum yang memikat, seakan memiliki kekuatan untuk membuat semua wanita tertarik padanya. Tapi sayangnya tidak satu pun yang memikat hatinya, mungkin dulu pernah ada tapi ia ditinggalkan begitu saja, dan hingga saat ini pun jika ada kesempatan ia ingin mencari tau sebuah alasan dan wanita nya dulu itu.
"Selamat pagi pak Dimas Atmaja, maaf mengganggu. Diluar sudah ramai dengan orang-orang yang ingin di review oleh bapak, bagaimana apakah segera kita mulai?" Ohh, Dimas lupa sangking asiknya dia melamun ia lupa jika hariini akan ada banyak pertemuan, dan tentunya akan malah membuat dia makin sibuk
"Ya. Sebaiknya kita mulai sekarang" ucap dimas kepada asistennya itu
"Baiklah pak, akan saya panggilkan orang pertama namanya Mita Anggraini Putri" nama itu sontak membuat Dimas sangat terkejut, nama itu... batin Dimas.
"Ulang lagi siapa namanya?" Ucap Dimas dengan sedikit penegasan
"Mita Anggraini Putri, apakah ada yang salah dengan wanita ini pak?" Dan benar, itu tidak akan salah lagi Dimas bisa merasakannya. Ini Mita, wanita nya dulu. Ya, dia tidak akan lupa
"Tidak ada yang salah, baiklah suruh secepatnya dia masuk. Bilang kepadanya kalau saya sudah tidak sabar ingin bertemu" ucap Dimas dengan tenang, tapi itu salah. Justru sekarang Dimas merasa sangat begitu gugup. Jika ini adalah Mita kekasihnya dulu, ia tidak akan melepaskannya begitu saja lagi, ia butuh sebuah alasan dan penjelasan.
"Baiklah pak, saya permisi" ucap asistennya dengan sedikit aneh terhadap kelakuan bosnya satu ini.
Bismillah, assalamualaikum. Ini cerita pertama yang saya buat dan juga berkaitan sekali dengan agama. Saya harap kalian suka, hehe...
Salam penulis buat kaliann:)
YOU ARE READING
Just Give Me a Reason
SpiritualMelihat sosok lelaki itu kembali membuat Mita tidak bisa menahan rasa gembiranya, sosok yang dulu pernah singgah dihatinya kini ada dihadapannya, sosok yang pernah ditinggalkannya karena sebuah alasan kini kembali muncul dipikirannya. Pertemuannya d...
