Mendoakanmu yang baru saja ku kenal.
Mendoakanmu yang belum tentu mendoakan ku.
Mendoakanmu yang mendoakan orang lain.
Aneh bukan ?
Tapi,entahlah
Aku selalu saja ingin mendoakanmu.
Hati kecil ku memilih untuk mendoakan mu.
Apakah kau akan menyadarinya ?
ku rasa tidak.
Aku bisa apa ?
Membuatmu tersenyum ?
Kurasa mustahil.
Karena dia adalah alasan mengapa kau tersenyum.
Membuatmu bahagia ?
Kurasa juga tidak.
Karena untuk menatapmu saja aku takut.
Aku hanya bisa melihatmu dari kejahuan.
Jadi selain mendoakan mu, aku bisa apa?
Buruk bukan ?
iya ini buruk.
Lama-lama aku yang akan tersiksa.
Tetapi, lagi lagi hati kecilku memilih mendoakanmu.
Tanpa kau tersenyum bersama ku pun aku tetap mendoakan mu.
Dia yang membuatmu tersenyum memang pantas bersama mu.
Tapi, Bisakah sejenak kau berbalik melihat ku ?
Melihat ku yang masih berdiri tegar di tempat yang kau hindari.
Namun itu semua adalah pilihanmu.
Kau mau melihatku atau tidak itu adalah pilihan mu.
Aku tak ingin memaksakan kehendakku.
Untuk apa aku melakukannya ?
Membuatmu bahagia ?
Kurasa tidak, justru itu akan menyiksamu.
Jadi biarkan aku terus begini.
Biarkan aku mencintaimu dengan caraku sendiri.
Aku tak ingin terlalu berharap.
Karena Berharap hanya pantas kepada sang pengatur detak jantung.
Biarlah aku mengutarakannya lewat senandung doa.
Jika kau yang tertulis dilauhul mahfuz maka kita akan dipertemukan.
Entah itu dengan cara apapun.
Aku yakin kita akan di persatukan.
***
Assalmualaikum....
Yoroshiku minna san
Author balik lagi dengan story baru.
Maafkan author kalau ceritanya rada² gaje,gak nyambung,dan banyak typo.karena sesungguhnya kelebihan itu milik Allah SWT dan segala kekurang itu ada pada diri author.
So,Happy Reading dan jangan lupa vote + komen
-Af-
KAMU SEDANG MEMBACA
Unknown
SpiritualBisakah kau sejenak melihat ku ? Melihatku yang masih berdiri tegar ditempat yang kau hindari. Namun,ini adalah pilihan mu. Kau mau melihat ku atau tidak itu adalah pilihan mu. Memaksa mu untuk bersama ku ? Ku rasa tidak. sekali lagi ini adalah pili...
